Hummingbird merupakan film action terbaru yang dibintangi oleh Jason Statham, setelah sebelumnya bermain di film “Parker” bersama Jlo kini Jason Statham masih memerankan lakon action di Humminngbird. memang sepertinya sekarang ini aktor action telah lekat betul dalam diri JAson Statham.
Film ini berkisahnya tentang seorang mantan tentara pasukan khusus bernama Joey Jones (Jason Statham) yang kemudian menjadi seorang tunawisma setelah melarikan diri dari pengadilan militer.
Dia terjebak dalam dunia kriminal di kota London yang akhirnya secara tidak sengaja menggunakan identitas orang lain. Dengan identitas barunya dia berubah menjadi penyelamat para anak kecil yang terjebak dalam dunia perbudakan.
Sebuah kejutan terjadi saat warkop memperkenalkan deretan cast untuk film terbarunya. Siapa yang menyangka Aliando Syarief akan berperan sebagai Dono. Bagaimana ceritanya ini, kok aktor yang lekat dengan image ganteng kok bisa-bisanya mau memerankan sosok dono yang kocak itu. Pas pertama elihat kabar ini, memang rasanya seperti jokes saja. Tetapi naytanya falcon film selaku rumah produksi ternyata sangat serius dan tidak sedang bercanda. Dalam film Warkop DKI Reborn versi terbaru nanti, Alliando akan menggantikan peran Abimana Aryasatya.
Bagi Alliando sendiri, peran ini jelas sanga menantang kemampuan aktingnya. Ia sangat berharap dapat memberi warna yang berbeda pada film Warkop DKI reborn kali ini. “Perasaannya senang dan semoga kami bisa membuat Warkop dengan warna yang baru,” itulah yang Ali utarakan saat pengenalan cast film warkop terbaru.
Untuk lebih menyatu dengan peran, Aliando menjaga berat badanya agar mirip dengan Dono, selain itu ia juga harus membiasakan diri mengenakan gigi palsu agar selama syuting. Selain dari tampilan fisik, Alliando juga mempersiapkan diri dengan mempelajari logat jawa, sebagaimana Dono dikenal.
Aliando Warkop DKI Reborn
Menjadi sangat menarik untuk aksi Alliando di film wartkop kali ini, sebagaimana trailer yang sudah diunggah falcon film akting Alliando cukup menjanjikan. Beberapa gimmick dono terlihat sangat identik.
Sementara netizen banyak yang menyayangkan ada pergantian pemain lagi dalam tubuh film warkop DKI diluar formasi Vino, Abimana dan Tora. Rasanya seperti Warkop DKI Reborn-reborn, yang terlalu dipaksakan. Banyak yang menilai, bisa apasih Alliando yang bukan komedian dan juga kemarin sore dalam memerankan sosok besar DONO.
Sedangkan bagi yang pro, mereka menilai Alliando memiliki kapasitas yang mumpuni dalam memerankan DONO. Beragam talenta yang Alliando miliki katanya tidak akan kesulitan untuk berlakon dalam film ini. Tapi yang tak kalah lucu, masih ada saja yang berkomentar Alliando ganteng dan cakep, padahal di film ini kegantengan Alliando tentunya tak akan terlihat, dan berganti menjadi sosok Dono yang lucu dan kocak.
Lalu bagaimana menurutmu ??, mari kita tunggu saja.
Film Korea berjudul “The Roundup” ini menampilkan aksi detektif berotot yang diperankan oleh Ma Dong Seok. Penonton diajak untuk menyaksikan bagaimana detektif ini berusaha sekuat tenaga untuk menangkap penjahat kawakan yang tidak memiliki perasaan.
Film ini merupakan sekuel dari film sebelumnya yang berjudul “The Outlaws” yang rilis pada tahun 2017. The Roundup masih disutradarai oleh orang yang sama yakni Kang Sung Yoon.
The Outlaws begitu sukses dengan menjadi box office di Korea Selatan, ini karena storynya yang begitu bagus selain itu banyak sekali adegan aksi yang membuat jantung penonton berdetak kencang dari film tersebut. Seperti bagaimana bengisnya mafia “Jang Chen” yang tidak segan-segan melumpuhkan lawan-lawannya dengan sadis.
Sinopsis Film Korea The Roundup
Nah sekuelnya kali ini menceritakan rentang waktu 4 tahun dari kejadian di film The Outlaws. Setelah sukses menggulung mafia Jang Chen, kini detektif Ma Suk Do yang diperankan oleh Ma Dong Seok mendapatkan misi untuk membawa penjahat brutal yang kabur ke luar negeri. Penjahat ini bernama Kang Hae-Sang (Son Suk-Ku), Detektif Ma harus bisa membawanya kembali ke Korea Selatan.
Pemeran dan Jadwal tayang
The Roundup masih menampilkan Ma Dong Seok sebagai pemeran utama. Selain itu Park Gi Hwan masih berperan sebagai atasan dari Detektif Ma. Dari segi pemeran memang banyak berubah karena tuntutan dari cerita yang ditampilkan.
Jadwal tayang film korea The Roundup ini adalah 18 Mei 2022. Walaupun baru ditayangkan pada tahun ini, The Roundup sebenarnya telah menmulai proses syuting pada pertengahan tahun 2019 lalu.
Jet Li adalah salah satu legenda seni bela diri di dunia, film-filmnya telah mencapai kepopuleran yang luarbiasa selama lebih dari empat dekade. Dia membuat kungfu menjadi salah satu bentuk seni bela diri yang terkenal di dunia perfilman. Pertarungan jarak dekat yang memukau tanpa menggunakan efek CGI.
Jet Li Lahir pada tanggal 26 April 1963 di Beijing dan sejak tahun 2009 menjadi warga negara Singapura. Ia mulai berlatih wushu sejak usia delapan tahun di Beijing Sports and Exercise School. Pada saat ia berusia 11 tahun, Li telah mewakili Tiongkok di kompetisi wushu internasional. Namun, ia meninggalkan olahraga ini di usia remaja setelah memenangkan medali emas putra di kejuaraan nasional lima kali berturut-turut.
Sebelum berusia 20 tahun, Li meraih kesuksesan di dunia perfilman Hong Kong dengan film debutnya, Shaolin Temple. Sejak film tersebut ia terus memukau penonton dengan tampilan seni bela diri yang luar biasa di film dan mengukuhkan dirinya sebagai salah satu dari dua nama terbesar dalam genre ini, bersama dengan Jackie Chan.
Tidak seperti Chan, yang film-filmnya lebih banyak bergenre komedi, sebagian besar film Li sangat serius. Jet Li membuat film wuxia menjadi populer di dunia internasional selama karirnya. Wuxia adalah genre khusus yang berkisah tentang pahlawan seni bela diri legendaris dari Tiongkok kuno yang menampilkan kemampuan beladiri yang mumpuni. Berikut adalah daftar film Kungfu Jet Li yang sebaiknya kamu tonton.
Daftar Film Kungfu Jet Li
1. Shaolin Temple
Tanggal rilis: 21 Januari 1982
Disutradarai oleh: Chang Hsin-yen
Bintang lainnya: Yu Hai, Yu Chenghui, Ding Lan
Sinopsis: Berlatar belakang pada abad pertengahan Tiongkok, cerita ini mengisahkan Jue Yuan (Li) muda yang mencari perlindungan di Kuil Shaolin untuk mempelajari seni bela diri dan membalas kematian ayahnya di tangan seorang kaisar yang kejam. Semua orang di kuil menemukan diri mereka dalam bahaya ketika penguasa menyerangnya.
Film ini menandai debut Jet Li dan langsung melambungkannya menjadi bintang di Asia Timur. Dalam film ini ia masih memakai nama lahirnya, Li Lian-je. Setelah sukses besar, aktor ini mengubah namanya menjadi Jet Li.
Shaolin Temple secara luas dianggap sebagai film bersejarah karena merupakan film Hong Kong pertama yang mengambil lokasi shooting di Tiongkok Daratan dan film pertama yang mengambil lokasi syuting di Kuil Shaolin yang sebenarnya.
2. Once Upon a Time in China II
Tanggal rilis: 16 April 1992 (Hong Kong)/1 September 1993 (AS)
Disutradarai oleh: Tsui Hark
Bintang lainnya: Donnie Yen, Rosamund Kwan, Max Mok
Sinopsis: Sebuah kelompok tentara bayaran bernama White Lotus mengganggu kedamaian di Kanton (Guangzhou) pada tahun 1895, dengan menargetkan orang-orang Barat di kota tersebut. Ahli seni bela diri Wong Fei-hung (Li) dipaksa untuk melawan sekte tersebut dan juga seorang pejabat pemerintah setempat yang jahat bernama Komandan Lan (Yen) untuk melindungi kekasihnya yang berpakaian Eropa, Bibi ke-13 (Kwan), dan juga orang-orang Cina yang tidak bersalah yang terjebak dalam perselisihan politik.
Film ini merupakan film kedua dari franchise Once Upon a Time in China. Li memainkan peran utama dalam tiga film pertama dan film keenam. Namun Once Upon a Time in China II dipuji sebagai yang terbaik dari semuanya oleh para kritikus dan penggemar. Film ini meraih rating 93 persen di Rotten Tomatoes dan rating 7,3 bintang di IMDb. Apresiasi ini terutama karena alur cerita dan adegan seni bela diri yang mendebarkan, terutama adegan perkelahian antara Li dan Yen.
3. Fong Sai Yuk/The legend
Tanggal rilis: 4 Maret 1993 (Hong Kong)
Disutradarai oleh: Corey Yuen
Bintang lainnya: Josephine Siao, Michelle Reis, Vincent Zhao
Sinopsis: Fong Sai-Yuk (Li) adalah seorang seniman bela diri luar biasa yang terlibat dalam sebuah kompetisi untuk merebut hati Lui Ting-ting (Reis) yang cantik. Kisah mengarah ke hal lain dan Fong harus berjuang untuk melindungi orang tuanya dan cintanya dari para pejabat kaisar brutal Dinasti Qing.
Film ini juga dikenal sebagai The Legend, film aksi-komedi ini merupakan film pertama dari dua film yang dibintangi oleh Li sebagai Fong Sai-Yuk. Meskipun film kedua juga dirilis pada tahun yang sama dan disukai oleh para penggemar seni bela diri, film pertama menerima lebih banyak pujian kritis untuk cerita, penampilan, dan urutan aksinya yang memenangkan banyak penghargaan di Hong Kong dan Taiwan.
4. Tai Chi Master
Tanggal rilis: 18 November 1993 (Hong Kong)
Disutradarai oleh: Yuen Woo-ping
Bintang lainnya: Jet Li, Chin Siu-ho, Michelle Yeoh
Sinopsis: Dua sahabat (Li dan Chin) yang dilatih seni bela diri di Shaolin kemudian menemukan diri mereka berada di sisi yang berlawanan. Li berada di sisi dari pemberontak yang melawan gubernur otoriter. Sementara salah satu dari mereka termakan oleh nafsu akan kekuasaan dan kebrutalan. Li bergabung dengan Siu-lin (Yeoh) yang baik hati dan menemukan jurus Tai Chi yang dapat membantu melawan rezim.
Tai Chi Master adalah film pertama yang dibintangi Li bersama pemenang Academy Award, Michelle Yeoh. Meskipun Yeoh juga ikut berperan dalam film Li’s Fearless (2006) sebagai narator, namun baru setelah film Hollywood The Mummy: Tomb of the Dragon Emperor (2008) di mana keduanya membintangi peran utama.
5. Fist of Legend
Tanggal rilis: 22 Desember 1994
Disutradarai oleh: Gordon Chan
Bintang lainnya: Chin Siu-ho, Yasuaki Kurata, Shinobu Nakayama, Billy Chow, Paul Chun
Sinopsis: Seorang master seni bela diri Cina terbunuh dalam sebuah pertandingan melawan karateka Jepang di Shanghai yang diduduki Jepang pada tahun 1937. Murid sang guru, seorang siswa bernama Chen Zhen (Li), kemudian meninggalkan pelatihannya di Jepang untuk kembali ke Shanghai dan membalas dendam atas kematiannya, namun menemukan konspirasi yang lebih rumit.
Fist of Legend memiliki rating tertinggi di antara semua film Jet Li. Film ini merupakan remake dari Fist of Fury (1972) karya Bruce Lee, dengan plot yang sedikit berbeda.
6. Hero
Tanggal rilis: 24 Oktober 2002 (Shenzhen, Tiongkok)/27 Agustus 2004 (AS)
Disutradarai oleh: Zhang Yimou
Bintang lainnya: Tony Leung Chiu-wai, Maggie Cheung, Zhang Ziyi, Donnie Yen, Chen Daoming
Sinopsis: Seorang pejuang yang tidak disebutkan namanya (Li) diundang untuk bertemu dengan Raja Qin (Chen) setelah ia mengklaim telah membunuh tiga pembunuh yang kuat – Pedang Patah (Leung), Salju Terbang (Cheung) dan Langit Panjang (Yen) – yang ingin melenyapkan kaisar. Saat sang pejuang menceritakan kisahnya, sang Raja yang bijaksana mulai mempertanyakan keaslian klaimnya.
Film ini: Dipuji secara sebagai salah satu film seni bela diri terhebat yang pernah diproduksi, Hero menerima pujian yang luas tidak hanya untuk adegan aksi dan ceritanya, tetapi juga untuk sinematografinya yang luar biasa oleh Christopher Doyle.
Film ini dinominasikan dalam kategori film berbahasa asing terbaik di Golden Globes dan Academy Awards, setelah dirilis di Tiongkok. Sutradara dan produser film Amerika, Quentin Tarantino, memainkan peran utama dalam perilisan film ini di Amerika Serikat dengan meyakinkan Miramax dan menyetujui persyaratan mereka bahwa film ini akan dipasarkan sebagai film yang “dipersembahkan oleh” Tarantino.
7. Fearless
Tanggal rilis: 26 Januari 2006 (Hong Kong) / 22 September 2006 (AS)
Disutradarai oleh: Ronny Yu
Bintang lainnya: Dong Yong, Nakamura Shidō II, Sun Li
Sinopsis: Sebuah tragedi memaksa seorang ahli bela diri muda dan sombong, Huo Yuanjia, untuk mengasingkan diri di sebuah desa terpencil. Dalam perawatan seorang gadis desa yang buta, Yueci (Sun) dan neneknya, Huo belajar kerendahan hati dan kebutuhan untuk mengendalikan kekuatannya. Namun, ketika ia kembali ke kotanya sebagai seorang pria yang telah berubah, ia mendapati dirinya harus mempertahankan kehormatan Tiongkok di tengah-tengah masalah politik.
Film ini didasarkan pada kehidupan ikon seni bela diri Huo Yuanjia di dunia nyata, yang mendirikan Asosiasi Atletik Chin Woo di Shanghai dan dielu-elukan di Tiongkok hingga saat ini karena telah mengalahkan banyak petarung asing di awal tahun 1900-an untuk mempertahankan kehormatan nasional. Li adalah salah satu dari sekian banyak aktor yang pernah memerankan Huo. Untuk penampilannya, ia mendapatkan nominasi aktor terbaik pertamanya di Penghargaan Film Hong Kong yang bergengsi.
8. The Forbidden Kingdom
The Forbidden Kingdom
Tanggal rilis: 18 April 2008
Disutradarai oleh: Rob Minkoff
Bintang lainnya: Jackie Chan, Liu Yifei, Li Bingbing, Michael Angarano
Sinopsis: Jason (Angarano) adalah seorang remaja Amerika yang menyukai film kung fu. Suatu hari, ia secara tidak sengaja menemukan sebuah artefak di sebuah toko gadai yang membawanya ke Cina kuno. Dia menemukan dirinya bergabung dengan seorang pria bernama Lu Yan (Chan) dan seorang biksu pendiam (Li) dalam sebuah misi untuk membebaskan Sun Wukong atau Raja Kera yang dipenjara (juga Li).
The Forbidden Kingdom adalah salah satu film yang paling ditunggu-tunggu pada saat perilisannya karena merupakan film pertama yang dibintangi oleh Jackie Chan dan Jet Li. Film ini menerima ulasan positif dan diapresiasi oleh para penggemar, dengan pujian khusus untuk adegan aksi yang menampilkan dua legenda seni bela diri.
Hanung Bramantyo kembali akan membuat film, dan kali ini diangkat dari Novel karya Pramudya Ananta Toer “Bumi Manusia”. Novel ini merupakan karya epik dari “Pram”, buku pertama dari tetralogi “Buru” yaitu empat novel yang ditulis Pram semasa menjalani tahanan di Pulau Buru. Sebuah karya adiluhung yang kemudian dipertaruhkan visualisasinya di tangan Hanung Bramantyo.
Pemeran Film Bumi Manusia
Iqbaal Ramadhan – Minke
Mawar Eva – Annelies
Ine Febriyanti – Nyi Ontosoroh
Dony Damara – Ayah Minke
Ayu Laksmi – Ibu Minke
Sinopsis Bumi Manusia Bumi Manusia bercerita tentang Minke, salah satu anak pribumi yang sekolah di HBS. Pada masa itu, yang dapat masuk ke sekolah HBS adalah orang-orang keturunan Eropa. Namun Minke, selain anak pesohor, juga pribumi yang pandai. Ia sangat piawai menulis.
Melihat kondisi di sekitarnya, Minke tergerak untuk memperjuangkan nasib pribumi melalui tulisan, yang menurutnya membuat suaranya tidak akan padam ditelan angin.
Bagaimanapun, kita tunggu saja karya Hanung ini. Dan semoga tidak mengecewakan seperti “Benyamin Biang Kerok” yang jeblok di pasaran.
Secara jumlah penonton, film Danur Sunyarari ini bisa dikatakan sukses karena di hari ke sepuluh pemutarannya telah ditonton oleh lebih dari 1.5 juta orang. Tetapi jika dibandingkan dengan Danur 2 yang mencetak 2.5 juta penonton rasanya Danur 3 ini masih jauh dikatakan untuk dikatakan sukses.
Film Danur 3 ini cukup spesial, secara teknis ia adalah film menjadi film horor pertama di Indonesia yang memakai teknologi Dolby Atmos. Dengan tata suara tersebut penonton bisa merasakan adegan yang tersaji dengan lebih intens. Kengerian selama menonton sangat bisa meneror selama film ditayangkan.
Sinopsis Film Danur 3 : Sunyaruri
Prilly Latuconsina masih dipercaya untuk memerankan Risa di film ini, kini ia dikisahkan mulai beranjak dewasa dan mengenal cinta. Setelah bertahun-tahun bersahabat dengan hantu-hantu kecilnya, Risa (Prilly Latuconsina) mulai merasa bahwa dirinya harus memiliki kehidupan normal seperti perempuan lainnya. Apalagi sekarang Risa sudah memiliki pacar bernama Dimas (Rizky Nazar), penyiar radio.
Risa tidak menceritakan kepada Dimas tentang kemampuannya melihat hantu, dan kenyataan bahwa dia memiliki lima sahabat kecil yang bukan manusia. Persahabatan Risa dengan Peter (Yassien Omar) dkk menjadi goyah, setelah dia merasa Peter dkk mulai mengusili Dimas. Risa akhirnya memilih menutup mata batinnya agar bisa hidup normal. Tapi mulai terjadi kejadian aneh. Dia memang tidak bisa lagi melihat Peter dkk, tapi kembali mencium bau danur.. Ada hantu jahat masuk ke rumah lewat hujan deras: hantu perempuan jahat yang bukan hanya mengancam hidupnya, tapi juga Peter dkk.
Miracle in Cell No.7 Film Korea yang menyentuh hati, beberapa hari yang lalu saya menonton film ini dan rasanya film ini cukup membekas dalam ingatan, dalam film ini ada beberapa adegan yang begitu manis dan juga beberapa adegan yang begitu miris untuk dilihat. Di korea Selatan Sendiri film ini cukup menuai sukses Dalam sebulan penayangan sejak perilisannya, film ini sukses menjaring 10 juta penonton lebih. Menjadikannya sebagai film Korea ke-8 yang memperoleh laba tertinggi, karena berhasil memperoleh 10 kali lipat biaya produksinya.
Dirilis di awal tahun 2013 kemarin dan film ini baru saya tonton bulan september 2013, hohoho baru nemu link nya sih 🙂 , Film ini di dukung oleh Park Shin Ye lho, namun kehadiran nya di film ini sangat minimal hanya hadir di beberapa scene sebagai Ye Seung besar. Di sepanjang film kita malah akan melihat Ye -Seung kecil diperankan oleh Kal-So-Won begitu menggemaskan, sekaligus sangat tegar menghadapi setiap konflik yang dialami nya.
Film ini mengambil alur cerita maju mundur, kita akan disuguhi kisah Ye-seung besar saat menjadi pengacara dan ye-seung kecil yang menggemaskan di tahun 1997.
Judul: Miracle in Cell No.7 (English title) / Number 7 Room’s Gift (literal title)
Judul Korea: 7beonbangui Seonmool Hangul: 7번방의 선물 Director: Lee Hwan-Kyung Penulis Skenario: Lee Hwan-Kyung, Kim Hwang-Sung, Kim Young-Suk Producer: Lim Min-Sub Cinematographer: Kang Seung-Ki Rilis: 23 January 2013 Runtime: 127 min. Genre: Drama / Comedy / Tearjerker / Prison / Father & Daughter / Law Distributor: Next Entertainment World Bahasa: Korean
Film Korea Miracle in Cell No.7 mengisahkan kehidupan seorang ayah bernama Yong Goo yang keterbelakangan mental. Namun,walaupun begitu ia sangat mencintai
putrinya Ye Seung yang berusia 6 tahun. Suatu
hari, Ayah dan anak ini sedang berada di depan toko tas, mereka memperhatikan sebuah tas kuning bergambar sailormon, Tas Kuning ini sudah lama di idamkan Ye-Seung kecil, sang ayah yang keterbelakangan mental tersebut berjanji akan membelikan tas tersebut setelah besok akan gajian. Namun tas yang terlihat hanya tinggal 1 itu kemudian dibeli oleh orang lain, bapak Young Go kemudian masuk kedalam toko dan berusaha menjelaskan bahwa tas itu akan dibeli nya, malang si ayah anak pembeli tas itu malah memukuli nya.
Besok hari nya adalah hari gajian,Ye seung kecil mengantarkan ayah nya ke luar rumah untuk berangkat kerja, sebelum ayahnya pergi Ye-Seung kecil memberi air minum untuk ayahnya supaya ayahnya jangan meminum air dari keran juga meminta ayahnya untuk jangan lupa makan .Menjelang pergi Ye-seung kecil menghitung 1,2,3 dan ayahnya nya pun berbalik dan melambai sembari melakukan gerakan aneh (best moment kalau menurutku).
Ye seung kecil melakukan gerakan aneh
Ayahnya bekerja sebagai juru parkir di sebuah gedung, tanpa diduga anak yang kemarin membeli tas datang menemui Ayah Young Go, dia menayakan apakah sudah membeli tas Sailormoon?? dan mengajak nya pergi ke toko lain untuk membeli tas Sailormoon itu. Ayah Youn Go mengikuti kemana anak itu pergi, sepnajang ayah Young Go mengikuti anak itu dia terus memperhatikan Tas Sailormoon dan bertingkah aneh. Tiba-tiba Scene berubah , Seorang ahjuma muncul dan melihat ayah Young go yang sedang membuka celana anak tersebut dan mencium nya, ahjuma berteriak dan terkejut.
Akhirnya Ayah Youn-go ditangkap polisi, anak tersebut Tewas dan ayah Young go menjadi tersangka Utama . Apa yang terjadi sesungguhnya??? Sementara itu Ye seung kecil menunggu Ayah Young Go sampai larut malam di luar rumah ia sangat bersedih. Ayah Young Go di kantor polisi sangat ingin pulang untuk meneui Ye Seung kecil, namun malah dipukuli oleh Polisi.
Esok nya Ye-seung berniat ke sekolah namun ayah nya belum juga kembali, di tempat lain Ayah Young Go dibawa ke tempat kejadian untuk melaksanakan reka ulang,Ternyata anak yang meninggal tersebut adalah anak seorang Komisaris Polisi. Di tengah hari yang hujan Ayah Young go diarahkan untuk melakukan adegan reka ulang sesuai keinginan polisi. Karena Ayah Youn Go keterbelakangan mental dia tak mengerti dan menurut saja. Ye Seung kecil. Ye seung kecil yang melihat kerumunan yang menonton reka ulang itu pun tertarik untuk melihat, tak dinyana ternyata ayah nya terlihat disana ia berteriak teriak memanggil ayahnya. Ayah Young go yang mendengar teriakan Ye Seung pun menoleh dan membalas nya, sayang ia di bawa kembali oleh Polisi dan tak boleh menyapa Ye Seung kecil.
Ayah dan anak ini pun terpisah, Ye-sung dikirim ke sebuah lembaga pengasuhan. Sedangkan, Yong Goo dimasukan dalam sel no.7 di sebuah penjara dengan tingkat keamanan tinggi. Penghuni lain di dalam sel ini pada akirnya menjadi sangat simpatik pada ayah Yong Goo yang hanya memiliki satu keinginan: melihat putrinya, Ye Seung. Tetapi karena sel mereka memiliki peraturan tidak diperbolehkan menerima kunjungan, maka seluruh penghuni sel 7 yang dipimpin gangster kocak yang nyawanya diselamatkan Yong Goo berusaha mewujudkan keinginannya masing-masing termasuk berusaha agar Ye Seung dapat menemui ayahnya.
bermalam di sel no 7 dengan lampu yang indah banget
berniat kabur dengan balon udara malah nyangkut di pagar penjara
Bagaimana kisah selanjutnya? tentunya film ini kan sangat asyik jika menontonya langsung ^_^ , cocok ditonton bagi kamu yang suka dengan film dengan tema keluarga. Film ini memberikan pelajaran yang berharga dari sebuah peristiwa salah tangkap yang merusak kehidupan seseorang dan juga perjuangan anak yang begitu tegar menghadapi semuanya.
Yuk berbagi kesan kamu saat menonton film ini, tinggalin koment ya,.. ditunggu ….
Film Horor Indonesia berjudul “Makmum” akan tayang di Bioskop pada bulan Agustus ini. Film ini adalah adaptasi dari film pendek garapan Riza pahlevi yang sebelumnya tayang di Youtube. Bagaimanapun, film ini menggabungkan dua hal yang benar-benar dekat dengan kehidupan orang Indonesia yaitu “Horor dan Agama“. Sangat menarik apakah film ini akan mampu menampilkan story yang apik dan memuaskan para penontonnya.
Diperankan oleh Titi Kamal, Ali Syakieb dan Tissa Biani Film Makmun akan perdana tayang pada tanggal 15 Agustus 2019.
Detail Film Makmum
Produser Dheeraj Kalwani
Sutradara Hadrah Daeng Ratu
Penulis Alim Sudio, Vidya Talisa Ariestya, Riza Pahlevi
Pemeran Titi Kamal, Ali Syakieb, Tissa Biani
Tanggal edar Thursday, 15 August 2019
Warna Warna
Sinopsis Flm Makmum
Film ini mengambil seting cerita di sebuah asrama yang dihantui oleh sosok ghaib yang mereka sebut sebagai “Makmum“. Sosok ini senantiasa mengganggu para penghuni asrama, dan intensitasnya semakin kerap sejak Rini (Titi Kamal) kembali datang dan tinggal di asrama untuk merawat Bu Kinanti (Jajang C Noer) yang kesehatannya terus memburuk.
Sebaliknya dengan pemimpin asrama Rosa (Reny Yuliana), ia sama sekali tidak percaya dengan sosok ghaib tersebut dan menganggap hanyala rekaan tiga siswi: Nurul (Tissa Bianni), Nisa (Bianca Hello), Putri (Adila Fitri) yang saat itu sedang diperbolehkan keluar asrama pada masa liburan, karena hasil ujian mereka yang buruk.
Putri semakin sering kesurupan, membuat suasana semakin tidak karuan. Rini menyadari ada sesuatu yang tidak beres diantara semua kejadian ini. Ia mencoba membantu teman-temannya dan berusaha memecahkan misteri tersebut. Keputusannya tersebut, ternyata dapat mengancam jiwanya.
Sebuah film thriller baru dari Korea Selatan akan segera tayang, mengusung tema agen mata-mata yang menegangkan antara dua negara seteru abadi. Kisah akan melompat ke dekade 90an dimana seorang agen Korea Selatan dikisahkan menyusup ke jantung pemerintahan Korea Utara. Sebuah tema yang cukup berat dengan latar belakang kisah nyata yang pernah terjadi. Film “The Spy Going North” didukung oleh aktor-aktor jempolan Korea Selatan seperti Hwang Jung Min, Lee Sung Min, dan Choi Jin Wong. Tiga aktor papan atas yang selalu sukses dengan peran yang berkualitas di setiap film yang dibintanginya.
The Spy Going North akan direncanakan tayang 8 Agustsu 2018 nanti, setelah sebelumnya juga dirilis dalam gelaran festival cannes. Film ini disutradarai oleh Yoon Jong Bin yang sebelumnya terlibat dalam film “Berlin File, Nameless Gangster“.
Movie: The Spy Gone North (English title) / Operation (literal title)
Revised romanization: Gongjak
Hangul: 공작
Director: Yoon Jong-Bin
Writer: Yoon Jong-Bin
Producer:
Cinematographer: Choi Chan-Min
World Premiere: May 11, 2018 (Cannes Film Festival)
Release Date: August 8, 2018
Runtime:
Distributor: CJ Entertainment
Language: Korean
Country: South Korea
Sinopsis Film The Spy Going North
Film ini mengusung latar kisah pada dekade 90an, menceritakan kisah nyata seorang operator mata-mata bernama Black Venus. Ia menyamar sebagai pengusaha dari Korea Selatan dengan ambisi untuk memata-matai program nuklir Korea Utara. Ia berhasil menyusup ke tingkat tertinggi rezim, kemudian dikendalikan oleh Kim Jong-il yang sama-sama absurd dan mengintimidasi.
Itu hanya setengah dari cerita, kemudian intrik politik diwakili sebagai ancaman besar terhadap keselamatan Black Venus sebagai pengawal pribadi Pemimpin Tertinggi. Karena terdesak oleh keadaan, dia menjadi agen ganda korban dari bisnis perdamaian yang buruk.
Dhrisyam adalah salah satu film India yang mindblowing dan benar-benar apik dalam menguraikan kepingan-kepingan kisahnya. Upaya dari seorang ayah untuk melindungi anak gadisnya melalui alibi yang rumit bisa dinikmati dengan paripurna. Dan kini setelah 7 tahun, sequelnya dirilis apakah sebagus film pertama? Yuk disimak.
Dhrisyam adalah film yang versi originalnya merupakan film berbahasa malayalam, sebuah wilayah di selatan India. Jadi, film yang dibintangi oleh Ajay Devgan merupakan versi adapatasinya. Ketika tahun 2021 Dhrisyam 2 versi malayalamnya rilis, berselang kemudian versi hindinya dirilis pada November 2022.
Dhrisyam 2 mengambil latar kisah 7 tahun setelah kejadian peristiwa pembunuhan itu. Vijay Salgaonkar (Ajay Devgn) kehidupannya kini telah jauh lebih baik. Dari yang sebelumnya hanya seorang operator kabel kini menjelma menjadi pemilik bioskop. Namun walaupun begitu, keluarga ini tetap tidak bahagia karena masih dibayangi peristiwa pada malam jahanam tersebut.
Bahkan masyarakat di sekitar Vijay pun mulai meragukan mereka. Kasak kusuk semakin kencang mempertanyakan apakah dia benar-benar melakukan kejahatan tersebut.
Sementara dari pihak keluarga korban juga tidak menyerah, mereka masih mengincar Salgaonkar. Meera Deshmukh (Tabu) bekerjasama dengan IG Tarun Ahlawat (Akshaye Khanna), seorang polisi yang dikatakan punya kecerdasan tinggi untuk mengungkapkan sebuah kasus. Mereka berusaha keras mengungkapkan misteri yang terjadi.
Ia mengumpulkan bukti dengan menempatkan agen polisi sebagai tetangga Vijay dan memasang penyadap. Selama dua tahun mereka berusaha mencari petunjuk. Hingga akhinya petunjuk itu datang, Istri Vijay secara tidak sengaja mengatakan sesuatu tentang persitiwa pembunuhan.
Bukti telah didapat, dan kini Polisi dan Meera berusaha mencari jasad anaknya. Mereka kebingungan menentukan dimana jasad itu dikubur. Tidak hilang akal, mereka membuat sayembara. Kejahatan yang nyaris sempurna ini ternyata memiliki saksi, seorang mantan napi datang memberikan petunjuk penting lainnya.
Pada paruh kedua, film ini bercerita tentang bagaimana Vijay kembali melakukan segala cara untuk melindungi keluarganya agar tidak dipenjara atas kejahatan yang telah mereka lakukan.
Apakah Dhrisyam 2 menyenangkan untuk ditonton?
Sejujurnya kisah Dhrisyam sudah berakhir di film pertama, bahwa Salgaonkar lolos dari hukum itu sudah sangat melegakan. Namun dari sisi keluarga keluarga yaitu Meera, ini tentu saja sangat menyakitkan dimana sang pelaku masih bebas berkeliaran.
Pada film Dhrisyam 2 penonton diajak untuk mencoba menyelami kedua perasaan yang bertenyangan antara kedua kubu ini. Namun sayangnya, entah kenapa Dhrisyam 2 ini tidak terasa menegangkan, dan tidak memantik rasa penasaran dengan apa yang terjadi. Kita seperti dituntun dari setiap petunjuk yang ada. Tidak ada kesan mengejutkan yang terasa mindblowing.
Walaupun ada plot twist yang membelokan cerita, namun, eksekusinya terasa tampak dibuat-buat dan beberapa situasi terlalu berlebihan. Karena itu, Dhrisyam 2 ini bagi saya tidak terasa spesial.
Jet Li adalah salah satu legenda seni bela diri di dunia, film-filmnya telah mencapai kepopuleran yang luarbiasa selama lebih dari empat dekade. Dia membuat...