Hummingbird merupakan film action terbaru yang dibintangi oleh Jason Statham, setelah sebelumnya bermain di film “Parker” bersama Jlo kini Jason Statham masih memerankan lakon action di Humminngbird. memang sepertinya sekarang ini aktor action telah lekat betul dalam diri JAson Statham.
Film ini berkisahnya tentang seorang mantan tentara pasukan khusus bernama Joey Jones (Jason Statham) yang kemudian menjadi seorang tunawisma setelah melarikan diri dari pengadilan militer.
Dia terjebak dalam dunia kriminal di kota London yang akhirnya secara tidak sengaja menggunakan identitas orang lain. Dengan identitas barunya dia berubah menjadi penyelamat para anak kecil yang terjebak dalam dunia perbudakan.
Setelah babak belur dihajar pandemi, Tahun 2022 bisa dibilang sebagai tahun kebangkitan bagi perfilman Indonesia. Rekor film paling banyak ditonton akhirnya dipecahkan oleh KKN Desa Penari setelah hampir 6 tahun dipegang oleh Warkop DKI Reborn. Selain itu, 10 film yang berada di list film terlaris tahun 2022 paling rendah juga mencatatkan diatas 1,5 juta penonton.
Bagaimanapun orang-orang rindu buat nonton di bioskop. Bayangkan betapa membosankannya setelah hampir dua tahun dipaksa untuk mengurangi kegiatan diluar rumah. Untuk itu film yang rilis di tahun ini mendapatkan perhatian yang sangat meriah.
Walaupun genre horor masih menjadi primadona bagi penonton tanah air, tetapi setidaknya kini sudah ada film genre lain ikut meraih banyak penonton. Ada film aksi remaja “Mencuri Raden Saleh“, atau film adaptasi dari Korea “Miracle in Cell no 7“, ada juga tema keluarga seperti “Ngeri-ngeri Sedap” dan “Sayap-sayap Patah“.
Film Horor Indonesia berjudul “Makmum” akan tayang di Bioskop pada bulan Agustus ini. Film ini adalah adaptasi dari film pendek garapan Riza pahlevi yang sebelumnya tayang di Youtube. Bagaimanapun, film ini menggabungkan dua hal yang benar-benar dekat dengan kehidupan orang Indonesia yaitu “Horor dan Agama“. Sangat menarik apakah film ini akan mampu menampilkan story yang apik dan memuaskan para penontonnya.
Diperankan oleh Titi Kamal, Ali Syakieb dan Tissa Biani Film Makmun akan perdana tayang pada tanggal 15 Agustus 2019.
Detail Film Makmum
Produser Dheeraj Kalwani
Sutradara Hadrah Daeng Ratu
Penulis Alim Sudio, Vidya Talisa Ariestya, Riza Pahlevi
Pemeran Titi Kamal, Ali Syakieb, Tissa Biani
Tanggal edar Thursday, 15 August 2019
Warna Warna
Sinopsis Flm Makmum
Film ini mengambil seting cerita di sebuah asrama yang dihantui oleh sosok ghaib yang mereka sebut sebagai “Makmum“. Sosok ini senantiasa mengganggu para penghuni asrama, dan intensitasnya semakin kerap sejak Rini (Titi Kamal) kembali datang dan tinggal di asrama untuk merawat Bu Kinanti (Jajang C Noer) yang kesehatannya terus memburuk.
Sebaliknya dengan pemimpin asrama Rosa (Reny Yuliana), ia sama sekali tidak percaya dengan sosok ghaib tersebut dan menganggap hanyala rekaan tiga siswi: Nurul (Tissa Bianni), Nisa (Bianca Hello), Putri (Adila Fitri) yang saat itu sedang diperbolehkan keluar asrama pada masa liburan, karena hasil ujian mereka yang buruk.
Putri semakin sering kesurupan, membuat suasana semakin tidak karuan. Rini menyadari ada sesuatu yang tidak beres diantara semua kejadian ini. Ia mencoba membantu teman-temannya dan berusaha memecahkan misteri tersebut. Keputusannya tersebut, ternyata dapat mengancam jiwanya.
Jet Li adalah salah satu legenda seni bela diri di dunia, film-filmnya telah mencapai kepopuleran yang luarbiasa selama lebih dari empat dekade. Dia membuat kungfu menjadi salah satu bentuk seni bela diri yang terkenal di dunia perfilman. Pertarungan jarak dekat yang memukau tanpa menggunakan efek CGI.
Jet Li Lahir pada tanggal 26 April 1963 di Beijing dan sejak tahun 2009 menjadi warga negara Singapura. Ia mulai berlatih wushu sejak usia delapan tahun di Beijing Sports and Exercise School. Pada saat ia berusia 11 tahun, Li telah mewakili Tiongkok di kompetisi wushu internasional. Namun, ia meninggalkan olahraga ini di usia remaja setelah memenangkan medali emas putra di kejuaraan nasional lima kali berturut-turut.
Sebelum berusia 20 tahun, Li meraih kesuksesan di dunia perfilman Hong Kong dengan film debutnya, Shaolin Temple. Sejak film tersebut ia terus memukau penonton dengan tampilan seni bela diri yang luar biasa di film dan mengukuhkan dirinya sebagai salah satu dari dua nama terbesar dalam genre ini, bersama dengan Jackie Chan.
Tidak seperti Chan, yang film-filmnya lebih banyak bergenre komedi, sebagian besar film Li sangat serius. Jet Li membuat film wuxia menjadi populer di dunia internasional selama karirnya. Wuxia adalah genre khusus yang berkisah tentang pahlawan seni bela diri legendaris dari Tiongkok kuno yang menampilkan kemampuan beladiri yang mumpuni. Berikut adalah daftar film Kungfu Jet Li yang sebaiknya kamu tonton.
Daftar Film Kungfu Jet Li
1. Shaolin Temple
Tanggal rilis: 21 Januari 1982
Disutradarai oleh: Chang Hsin-yen
Bintang lainnya: Yu Hai, Yu Chenghui, Ding Lan
Sinopsis: Berlatar belakang pada abad pertengahan Tiongkok, cerita ini mengisahkan Jue Yuan (Li) muda yang mencari perlindungan di Kuil Shaolin untuk mempelajari seni bela diri dan membalas kematian ayahnya di tangan seorang kaisar yang kejam. Semua orang di kuil menemukan diri mereka dalam bahaya ketika penguasa menyerangnya.
Film ini menandai debut Jet Li dan langsung melambungkannya menjadi bintang di Asia Timur. Dalam film ini ia masih memakai nama lahirnya, Li Lian-je. Setelah sukses besar, aktor ini mengubah namanya menjadi Jet Li.
Shaolin Temple secara luas dianggap sebagai film bersejarah karena merupakan film Hong Kong pertama yang mengambil lokasi shooting di Tiongkok Daratan dan film pertama yang mengambil lokasi syuting di Kuil Shaolin yang sebenarnya.
2. Once Upon a Time in China II
Tanggal rilis: 16 April 1992 (Hong Kong)/1 September 1993 (AS)
Disutradarai oleh: Tsui Hark
Bintang lainnya: Donnie Yen, Rosamund Kwan, Max Mok
Sinopsis: Sebuah kelompok tentara bayaran bernama White Lotus mengganggu kedamaian di Kanton (Guangzhou) pada tahun 1895, dengan menargetkan orang-orang Barat di kota tersebut. Ahli seni bela diri Wong Fei-hung (Li) dipaksa untuk melawan sekte tersebut dan juga seorang pejabat pemerintah setempat yang jahat bernama Komandan Lan (Yen) untuk melindungi kekasihnya yang berpakaian Eropa, Bibi ke-13 (Kwan), dan juga orang-orang Cina yang tidak bersalah yang terjebak dalam perselisihan politik.
Film ini merupakan film kedua dari franchise Once Upon a Time in China. Li memainkan peran utama dalam tiga film pertama dan film keenam. Namun Once Upon a Time in China II dipuji sebagai yang terbaik dari semuanya oleh para kritikus dan penggemar. Film ini meraih rating 93 persen di Rotten Tomatoes dan rating 7,3 bintang di IMDb. Apresiasi ini terutama karena alur cerita dan adegan seni bela diri yang mendebarkan, terutama adegan perkelahian antara Li dan Yen.
3. Fong Sai Yuk/The legend
Tanggal rilis: 4 Maret 1993 (Hong Kong)
Disutradarai oleh: Corey Yuen
Bintang lainnya: Josephine Siao, Michelle Reis, Vincent Zhao
Sinopsis: Fong Sai-Yuk (Li) adalah seorang seniman bela diri luar biasa yang terlibat dalam sebuah kompetisi untuk merebut hati Lui Ting-ting (Reis) yang cantik. Kisah mengarah ke hal lain dan Fong harus berjuang untuk melindungi orang tuanya dan cintanya dari para pejabat kaisar brutal Dinasti Qing.
Film ini juga dikenal sebagai The Legend, film aksi-komedi ini merupakan film pertama dari dua film yang dibintangi oleh Li sebagai Fong Sai-Yuk. Meskipun film kedua juga dirilis pada tahun yang sama dan disukai oleh para penggemar seni bela diri, film pertama menerima lebih banyak pujian kritis untuk cerita, penampilan, dan urutan aksinya yang memenangkan banyak penghargaan di Hong Kong dan Taiwan.
4. Tai Chi Master
Tanggal rilis: 18 November 1993 (Hong Kong)
Disutradarai oleh: Yuen Woo-ping
Bintang lainnya: Jet Li, Chin Siu-ho, Michelle Yeoh
Sinopsis: Dua sahabat (Li dan Chin) yang dilatih seni bela diri di Shaolin kemudian menemukan diri mereka berada di sisi yang berlawanan. Li berada di sisi dari pemberontak yang melawan gubernur otoriter. Sementara salah satu dari mereka termakan oleh nafsu akan kekuasaan dan kebrutalan. Li bergabung dengan Siu-lin (Yeoh) yang baik hati dan menemukan jurus Tai Chi yang dapat membantu melawan rezim.
Tai Chi Master adalah film pertama yang dibintangi Li bersama pemenang Academy Award, Michelle Yeoh. Meskipun Yeoh juga ikut berperan dalam film Li’s Fearless (2006) sebagai narator, namun baru setelah film Hollywood The Mummy: Tomb of the Dragon Emperor (2008) di mana keduanya membintangi peran utama.
5. Fist of Legend
Tanggal rilis: 22 Desember 1994
Disutradarai oleh: Gordon Chan
Bintang lainnya: Chin Siu-ho, Yasuaki Kurata, Shinobu Nakayama, Billy Chow, Paul Chun
Sinopsis: Seorang master seni bela diri Cina terbunuh dalam sebuah pertandingan melawan karateka Jepang di Shanghai yang diduduki Jepang pada tahun 1937. Murid sang guru, seorang siswa bernama Chen Zhen (Li), kemudian meninggalkan pelatihannya di Jepang untuk kembali ke Shanghai dan membalas dendam atas kematiannya, namun menemukan konspirasi yang lebih rumit.
Fist of Legend memiliki rating tertinggi di antara semua film Jet Li. Film ini merupakan remake dari Fist of Fury (1972) karya Bruce Lee, dengan plot yang sedikit berbeda.
6. Hero
Tanggal rilis: 24 Oktober 2002 (Shenzhen, Tiongkok)/27 Agustus 2004 (AS)
Disutradarai oleh: Zhang Yimou
Bintang lainnya: Tony Leung Chiu-wai, Maggie Cheung, Zhang Ziyi, Donnie Yen, Chen Daoming
Sinopsis: Seorang pejuang yang tidak disebutkan namanya (Li) diundang untuk bertemu dengan Raja Qin (Chen) setelah ia mengklaim telah membunuh tiga pembunuh yang kuat – Pedang Patah (Leung), Salju Terbang (Cheung) dan Langit Panjang (Yen) – yang ingin melenyapkan kaisar. Saat sang pejuang menceritakan kisahnya, sang Raja yang bijaksana mulai mempertanyakan keaslian klaimnya.
Film ini: Dipuji secara sebagai salah satu film seni bela diri terhebat yang pernah diproduksi, Hero menerima pujian yang luas tidak hanya untuk adegan aksi dan ceritanya, tetapi juga untuk sinematografinya yang luar biasa oleh Christopher Doyle.
Film ini dinominasikan dalam kategori film berbahasa asing terbaik di Golden Globes dan Academy Awards, setelah dirilis di Tiongkok. Sutradara dan produser film Amerika, Quentin Tarantino, memainkan peran utama dalam perilisan film ini di Amerika Serikat dengan meyakinkan Miramax dan menyetujui persyaratan mereka bahwa film ini akan dipasarkan sebagai film yang “dipersembahkan oleh” Tarantino.
7. Fearless
Tanggal rilis: 26 Januari 2006 (Hong Kong) / 22 September 2006 (AS)
Disutradarai oleh: Ronny Yu
Bintang lainnya: Dong Yong, Nakamura Shidō II, Sun Li
Sinopsis: Sebuah tragedi memaksa seorang ahli bela diri muda dan sombong, Huo Yuanjia, untuk mengasingkan diri di sebuah desa terpencil. Dalam perawatan seorang gadis desa yang buta, Yueci (Sun) dan neneknya, Huo belajar kerendahan hati dan kebutuhan untuk mengendalikan kekuatannya. Namun, ketika ia kembali ke kotanya sebagai seorang pria yang telah berubah, ia mendapati dirinya harus mempertahankan kehormatan Tiongkok di tengah-tengah masalah politik.
Film ini didasarkan pada kehidupan ikon seni bela diri Huo Yuanjia di dunia nyata, yang mendirikan Asosiasi Atletik Chin Woo di Shanghai dan dielu-elukan di Tiongkok hingga saat ini karena telah mengalahkan banyak petarung asing di awal tahun 1900-an untuk mempertahankan kehormatan nasional. Li adalah salah satu dari sekian banyak aktor yang pernah memerankan Huo. Untuk penampilannya, ia mendapatkan nominasi aktor terbaik pertamanya di Penghargaan Film Hong Kong yang bergengsi.
8. The Forbidden Kingdom
The Forbidden Kingdom
Tanggal rilis: 18 April 2008
Disutradarai oleh: Rob Minkoff
Bintang lainnya: Jackie Chan, Liu Yifei, Li Bingbing, Michael Angarano
Sinopsis: Jason (Angarano) adalah seorang remaja Amerika yang menyukai film kung fu. Suatu hari, ia secara tidak sengaja menemukan sebuah artefak di sebuah toko gadai yang membawanya ke Cina kuno. Dia menemukan dirinya bergabung dengan seorang pria bernama Lu Yan (Chan) dan seorang biksu pendiam (Li) dalam sebuah misi untuk membebaskan Sun Wukong atau Raja Kera yang dipenjara (juga Li).
The Forbidden Kingdom adalah salah satu film yang paling ditunggu-tunggu pada saat perilisannya karena merupakan film pertama yang dibintangi oleh Jackie Chan dan Jet Li. Film ini menerima ulasan positif dan diapresiasi oleh para penggemar, dengan pujian khusus untuk adegan aksi yang menampilkan dua legenda seni bela diri.
Bagi kamu yang sedang mencari referensi film korea yang bagus, sebentar lagi “Sunset in My Hometown” akan dirilis pada bulan Juli nanti. Film ini termasuk bukan film sembarangn lho, pasalnya untuk pemeran utama wanita adalah “Kim Go Eun” yang sebelumnya telah meraih kepopuleran dengan perannya di Drama “Goblin”. Sementara untuk pemeran prianya adalah “Park Jung Min” yang sebelumnya membintangi drama “Entourage” dan Film Phsykokinesis.
Movie: Sunset In My Hometown (English title)
Revised romanization: Byeonsan
Hangul: 변산
Director: Lee Joon-Ik
Writer:
Producer:
Cinematographer:
Release Date: July 4, 2018
Runtime: 123 min.
Distributor: Megabox Plus M
Language: Korean
Country: South Korea
Sinopsis Film Korea “Sunset in My Hometown”
Disutradarai oleh Lee Joon-ik Film ini menampilkan Kim Go Eun dengan berbeda, ia bertransformasi menjadi gadis desa yang chubby. Bobot tubuhnya bertambah delapan kilogram untuk peran Seon-mi, teman sekolah dari pemeran utama laku-laki Hak-soo yang merupakan mantan rapper yang kini menjadi pegawai di kantor kecamatan desa.
Kedua karakter bertemu untuk pertama kalinya dalam 10 tahun ketika Hak-soo, rapper tak populer yang menjalani kehidupan berat di Seoul, kembali ke kampung halaman di Byeonsan setelah mendapat telepon dari rumah.
Hanung Bramantyo kembali akan membuat film, dan kali ini diangkat dari Novel karya Pramudya Ananta Toer “Bumi Manusia”. Novel ini merupakan karya epik dari “Pram”, buku pertama dari tetralogi “Buru” yaitu empat novel yang ditulis Pram semasa menjalani tahanan di Pulau Buru. Sebuah karya adiluhung yang kemudian dipertaruhkan visualisasinya di tangan Hanung Bramantyo.
Pemeran Film Bumi Manusia
Iqbaal Ramadhan – Minke
Mawar Eva – Annelies
Ine Febriyanti – Nyi Ontosoroh
Dony Damara – Ayah Minke
Ayu Laksmi – Ibu Minke
Sinopsis Bumi Manusia Bumi Manusia bercerita tentang Minke, salah satu anak pribumi yang sekolah di HBS. Pada masa itu, yang dapat masuk ke sekolah HBS adalah orang-orang keturunan Eropa. Namun Minke, selain anak pesohor, juga pribumi yang pandai. Ia sangat piawai menulis.
Melihat kondisi di sekitarnya, Minke tergerak untuk memperjuangkan nasib pribumi melalui tulisan, yang menurutnya membuat suaranya tidak akan padam ditelan angin.
Bagaimanapun, kita tunggu saja karya Hanung ini. Dan semoga tidak mengecewakan seperti “Benyamin Biang Kerok” yang jeblok di pasaran.
Film “Madagascar 3: Europe’s Most Wanted” Tayang di Indonesia mulai tanggal 8 Juni. Masih setia dengan konsep petualangan seru dan banyolan yang segar, DreamWorks masih berharap “Madagascar 3” ini akan mengikuti jejak kesuksesan dua film sebelumnya, “Madagascar” (2005) dan “Madagascar: Escape 2 Africa”. Sekuel film ini bahkan berhasil meraih penghargaan sebagai Film Animasi Terfavorit di ajang Kids’ Choice Award 2009.
Harapan DreamWorks itu bisa saja terjadi karena “Madagascar 3” dilengkapi bekal yang cukup mumpuni. Mulai dari plot cerita seru serta efek 3D (3 Dimensi) yang memanjakan visualisasi penontonnya. Tidak perlu khawatir bagi yang tidak menonton versi 3D-nya. Pasalnya, DreamWorks memakai warna-warna cerah dan efek grafis memukau yang tetap bisa membuat penonton tanpa kacamata 3D membatin “wow…keren”.
Dari segi cerita, “Madagascar 3” tetap mengusung kisah petualangan Alex (Ben Stiller), Marty (Chris Rock), Gloria (Jada Pinkett Smith) dan Melman (David Schwimmer). Kali ini kisah dimulai ketika Alex ingin kembali ke kebun binatang Central Park, New York, tempat dia dibesarkan. Alex pun mantap meninggalkan Afrika bersama teman-temannya. Mereka kemudian menemui para Pinguin ber-IQ tinggi (karena digambarkan selalu cerdas dan punya seribu jurus jitu dalam melewati masalah) dan para simpanse yang menjadi rekan kerja Pinguin di Casino Monte.
Dalam perjuangannya kembali pulang, Alex cs dihadang oleh pengawas binatang asal Perancis yang ganas, Chantel Dubois (Frances McDormand). Penonton bakal dibuat tertawa (atau setidaknya terkikik) saat disuguhi adegan kejar-kejaran antara Alex cs dan Dubois yang lucu di awal film.
Alex cs kemudian ditolong oleh rombongan Sirkus yang kehilangan masa kejayaannya. Menyamar sebagai pemain sirkus, Alex semakin menyadari bahwa kebun binatang bukanlah tempat terbaik untuknya. Beberapa pesan moral ikut diselipkan sutradara Eric Darnell, Tom McGrath dan Conrad Vernon ke dalam film berdurasi sekitar 1,5 jam itu.
Namun karakter pendukung yang justru menjadi daya tarik utama film ini sepertinya Sonya, beruang betina yang menjadi cinta pada pandangan pertama King Julian XIII (si Raja Lemur yang lebay). Baik penonton dewasa dan anak-anak bakal dijamin tertawa melihat kisah cinta Sonya dan King Julian.
Bisa dibilang setiap adegan Sonya dan King Julian-lah yang mengandung unsur humor paling tinggi dibanding adegan karakter lainnya. Mulai saat adegan slow motion Sonya makan ikan (yang dibuat bak iklan shampo) sehingga membuat King Julian jatuh cinta, adegan saat mereka pergi bersama ke Roma (dan mencuri cincin emas Paus di Vatikan), hingga sepeda Sonya patah tapi oleh King Julian diganti dengan motor Ducati (bisa dibayangkan beruang besar imut nan cute naik motor Ducati yang macho).
Haymitch Abernathy (Woody Harrelson) mungkin hanya seorang pemabuk tapi orang akan tetap mengingat pria ini sebagai satu-satunya orang dari District 12 yang berhasil keluar sebagai pemenang dalam acara tahunan itu. Mereka menyebutnya The Hunger Games dan hanya mereka yang benar-benar tangguh yang bisa selamat dari permainan berbahaya ini.
Acara yang ditayangkan di televisi secara nasional ini sebenarnya dimaksudkan sebagai intimidasi bagi 12 District yang kini menjadi jajahan Panem. Setiap tahunnya, masing-masing distrik mengirim dua orang wakil mereka untuk berlaga di The Hunger Games.medan, aturan, dan tingkat partisipasi penonton dapat berubah namunsatu hal konstan: membunuh atau dibunuh. Nantinya, mereka akan menyabung nyawa sampai hanya satu orang saja yang masih hidup. Tahun ini, District 12 diwakili oleh Katniss Everdeen (Jennifer Lawrence) dan Peeta Mellark (Josh Hutcherson).
Katniss, berusia 16 tahun yang tinggal bersama ibu dan adik perempuannya di distrik termiskin, Panem . Katnis sebenarnya tak terpilih namun ia nekat mengajukan diri untuk menggantikan Primrose (Willow Shields), adiknya yang baru berusia 11 tahun. Katnis memang tak punya peluang untuk menang. Ia bukan apa-apa dibanding para kontestan lain yang memang sudah mempersiapkan diri seumur hidup mereka. Satu-satunya peluang Katnis dan Peeta untuk menang adalah bimbingan dari Haymitch Abernathy.
Secara jumlah penonton, film Danur Sunyarari ini bisa dikatakan sukses karena di hari ke sepuluh pemutarannya telah ditonton oleh lebih dari 1.5 juta orang. Tetapi jika dibandingkan dengan Danur 2 yang mencetak 2.5 juta penonton rasanya Danur 3 ini masih jauh dikatakan untuk dikatakan sukses.
Film Danur 3 ini cukup spesial, secara teknis ia adalah film menjadi film horor pertama di Indonesia yang memakai teknologi Dolby Atmos. Dengan tata suara tersebut penonton bisa merasakan adegan yang tersaji dengan lebih intens. Kengerian selama menonton sangat bisa meneror selama film ditayangkan.
Sinopsis Film Danur 3 : Sunyaruri
Prilly Latuconsina masih dipercaya untuk memerankan Risa di film ini, kini ia dikisahkan mulai beranjak dewasa dan mengenal cinta. Setelah bertahun-tahun bersahabat dengan hantu-hantu kecilnya, Risa (Prilly Latuconsina) mulai merasa bahwa dirinya harus memiliki kehidupan normal seperti perempuan lainnya. Apalagi sekarang Risa sudah memiliki pacar bernama Dimas (Rizky Nazar), penyiar radio.
Risa tidak menceritakan kepada Dimas tentang kemampuannya melihat hantu, dan kenyataan bahwa dia memiliki lima sahabat kecil yang bukan manusia. Persahabatan Risa dengan Peter (Yassien Omar) dkk menjadi goyah, setelah dia merasa Peter dkk mulai mengusili Dimas. Risa akhirnya memilih menutup mata batinnya agar bisa hidup normal. Tapi mulai terjadi kejadian aneh. Dia memang tidak bisa lagi melihat Peter dkk, tapi kembali mencium bau danur.. Ada hantu jahat masuk ke rumah lewat hujan deras: hantu perempuan jahat yang bukan hanya mengancam hidupnya, tapi juga Peter dkk.
Cast: Ryan Gosling, Josh Brolin, Emma Stone, Sean Penn, Nick Nolte, Anthony Mackie, Giovanni Ribisi
Director: Ruben Fleischer
Sinopsis: Kerajaan kelam yang dipimpin oleh Mickey Cohen (Sean Penn) dengan
sukses mengatur bisnis narkotik, senjata dan prostitusi di bawah
lindungan para politisi dan penegak hukum yang dibayar. Geram melihat
bisnis jahat yang bergeliat hebat ini, kelompok LAPD rahasia dipimpin
oleh Sersan John O’Mara (Josh Brolin) dan Jerry Wooters (Ryan Gosling)
mencari cara untuk menggulingkan mereka.
Jet Li adalah salah satu legenda seni bela diri di dunia, film-filmnya telah mencapai kepopuleran yang luarbiasa selama lebih dari empat dekade. Dia membuat...