Sebuah film korea dengan latar belakang sejarah akan segera ditayangkan. Film ini tepatnya akan mengambil latar kisah pada zaman Goguryeo dan akan menampilkan pertempuran yang intens orang korea melawan pasukan Tiongkok. Pemeran utama “The Great Battle” adalah Jo In Sung, setelah sebelumnya Park Bo Gum dan Lee Byung Hun menolak untuk membintangi film ini. Sangat menarik untuk menonton kisah heroik dan melihat kiprah sutradara Kim Kwang Sik membesut film ini.
Movie: The Great Battle (English title) / Ansi Fortress (literal title)
Revised romanization: Ansisung
Hangul: 안시성
Director: Kim Kwang-Sik
Writer:
Producer:
Cinematographer:
Release Date: September, 2018
Runtime:
Distributor: Next Entertainment World
Language: Korean
Country: South Korea
Sinopis Film The Great Battle.
Pada 645, Yang Man-Chun (Zo In-Sung) dan tentara Goguryeo mempertahankan Benteng Ansi melawan setengah juta pasukan Tang yang menyerang.
Film korea bertema tentang misteri ini berjudul “Guimoon”. Dibintangi oleh Kim Kang Woo yang juga baru saja terlibat dalam film ” Recalled”. Dalam film ini ia akan beradu akting dengan Kim So Hye mantan anggota grup I.O.I. Film ini dijadwalkan untuk tayang pada tanggal 25 Agustus nanti di Korea Selatan.
Detail film Guimoon
Movie: Guimoon
Revised romanization: Guimoon
Hangul: 귀문
Director: Sim Deok-Geun
Release Date: August 25, 2021
Genre: Horror / Mystery
Distributor: CJ CGV Screen X
Language: Korean
Country: South Korea
Sinopsis Film Guimoon
Pada tahun 1990, seorang petugas kebersihan, yang bekerja di sebuah pusat pelatihan di Guisari, membunuh para tamu dan kemudian membunuh dirinya sendiri. Sejak itu, bunuh diri atau kematian karena kecelakaan sering terjadi di pusat pelatihan setiap tahun. Hal ini menyebabkan pusat pelatihan ditutup dan kemudian ditinggalkan selama bertahun-tahun.
Rumor guimoon (pintu yang hanya digunakan oleh hantu), terkait dengan pusat pelatihan menyebar. Desas-desus guimoon adalah bahwa orang-orang pergi ke pusat pelatihan, tetapi tidak ada yang bisa kembali dari sana.
Do-Jin (Kim Kang-Woo) adalah direktur lembaga penelitian psikis. Ibunya meninggal, saat dia melakukan eksorsisme di pusat pelatihan. Dia pergi ke pusat pelatihan untuk mencari jawaban tentang kematian ibunya. Sementara itu, 3 mahasiswa Hye-Young (Kim So-Hye), Tae-Hoon dan Won-Jae pergi ke pusat pelatihan untuk merekam video untuk sebuah kontes.
Dhrisyam adalah salah satu film India yang mindblowing dan benar-benar apik dalam menguraikan kepingan-kepingan kisahnya. Upaya dari seorang ayah untuk melindungi anak gadisnya melalui alibi yang rumit bisa dinikmati dengan paripurna. Dan kini setelah 7 tahun, sequelnya dirilis apakah sebagus film pertama? Yuk disimak.
Dhrisyam adalah film yang versi originalnya merupakan film berbahasa malayalam, sebuah wilayah di selatan India. Jadi, film yang dibintangi oleh Ajay Devgan merupakan versi adapatasinya. Ketika tahun 2021 Dhrisyam 2 versi malayalamnya rilis, berselang kemudian versi hindinya dirilis pada November 2022.
Dhrisyam 2 mengambil latar kisah 7 tahun setelah kejadian peristiwa pembunuhan itu. Vijay Salgaonkar (Ajay Devgn) kehidupannya kini telah jauh lebih baik. Dari yang sebelumnya hanya seorang operator kabel kini menjelma menjadi pemilik bioskop. Namun walaupun begitu, keluarga ini tetap tidak bahagia karena masih dibayangi peristiwa pada malam jahanam tersebut.
Bahkan masyarakat di sekitar Vijay pun mulai meragukan mereka. Kasak kusuk semakin kencang mempertanyakan apakah dia benar-benar melakukan kejahatan tersebut.
Sementara dari pihak keluarga korban juga tidak menyerah, mereka masih mengincar Salgaonkar. Meera Deshmukh (Tabu) bekerjasama dengan IG Tarun Ahlawat (Akshaye Khanna), seorang polisi yang dikatakan punya kecerdasan tinggi untuk mengungkapkan sebuah kasus. Mereka berusaha keras mengungkapkan misteri yang terjadi.
Ia mengumpulkan bukti dengan menempatkan agen polisi sebagai tetangga Vijay dan memasang penyadap. Selama dua tahun mereka berusaha mencari petunjuk. Hingga akhinya petunjuk itu datang, Istri Vijay secara tidak sengaja mengatakan sesuatu tentang persitiwa pembunuhan.
Bukti telah didapat, dan kini Polisi dan Meera berusaha mencari jasad anaknya. Mereka kebingungan menentukan dimana jasad itu dikubur. Tidak hilang akal, mereka membuat sayembara. Kejahatan yang nyaris sempurna ini ternyata memiliki saksi, seorang mantan napi datang memberikan petunjuk penting lainnya.
Pada paruh kedua, film ini bercerita tentang bagaimana Vijay kembali melakukan segala cara untuk melindungi keluarganya agar tidak dipenjara atas kejahatan yang telah mereka lakukan.
Apakah Dhrisyam 2 menyenangkan untuk ditonton?
Sejujurnya kisah Dhrisyam sudah berakhir di film pertama, bahwa Salgaonkar lolos dari hukum itu sudah sangat melegakan. Namun dari sisi keluarga keluarga yaitu Meera, ini tentu saja sangat menyakitkan dimana sang pelaku masih bebas berkeliaran.
Pada film Dhrisyam 2 penonton diajak untuk mencoba menyelami kedua perasaan yang bertenyangan antara kedua kubu ini. Namun sayangnya, entah kenapa Dhrisyam 2 ini tidak terasa menegangkan, dan tidak memantik rasa penasaran dengan apa yang terjadi. Kita seperti dituntun dari setiap petunjuk yang ada. Tidak ada kesan mengejutkan yang terasa mindblowing.
Walaupun ada plot twist yang membelokan cerita, namun, eksekusinya terasa tampak dibuat-buat dan beberapa situasi terlalu berlebihan. Karena itu, Dhrisyam 2 ini bagi saya tidak terasa spesial.
Cerita dari manhwa “Postman to Heaven’ karangan Eriko Kitagawa ini tidak jauh berbeda dari filmnya, yang bercerita tentang ada sebuah kotak surat di padang rumput luas di atas bukit. Tidak sembarang orang bisa memasuki padang rumput itu. Bila seseorang memasukkan surat ke sana, surat itu akan dikirim ke surga. Dan kalau beruntung, dia bisa bertemu dengan pengantar suratnya. Pengantar surat tampan itu akan membantu orang-orang yang terluka karena cinta untuk menemukan kedamaian.
Harga sekitar Rp 25.000,- Tebalnya 200hlm.
Ukuran bukunya seperti manhwa baru yg lain, yg lebih besar dr manga.
Film korea terbaru ini dijadwalkan tayang pada 4 April 2019 ini, dibintangi oleh Soyoung eks SNSD dan Sunsuke Tanaka. Film ini terinspirasi dari kumpulan cerita pendek “Deddo Endo no Omoide” karya Banana Yoshimoto. Menjadi menarik untuk disimak film kolaborasi antara Korea Selatan dan Jepang ini dengan genre drama dan percintaan. Menilik pemerannyapun cukup menjanjikan dan layak untuk ditonton.
Movie: Memories of a Dead End
Revised romanization: Makdareun Kolmokui Chueok
Hangul: 막다른 골목의 추억
Director: Choi Hyun-Young
Writer: Banana Yoshimoto (short story)
Producer:
Cinematographer:
World Premiere: October, 2018 (Busan IFF)
Release Date: April 4, 2019 (South Korea) / February 16, 2019 (Japan)
Runtime: 89 min.
Language: Korean, Japanese
Country: South Korea, Japan
Sinopsis Film Korea “Memories of a Dead End”.
Tunangan Yoo-Mi (Sooyoung) Tae-Goo (Ahn Bo-Hyun) saat ini bekerja di luar negeri di Nagoya, Jepang. Dia memutuskan untuk pergi ke Nagoya untuk menemuinya. Sesampai di sana, Yoo-Mi mengetahui bahwa ia jatuh cinta dengan wanita lain. Yoo-Mi juga mengetahui bahwa Tae-Goo dan wanita itu bertunangan.
Yoo-Mi jatuh dalam keputusasaan. Dia berkeliaran di sekitar kota Nagoya yang tidak dikenal dan kebetulan berakhir di End Point Cafe dan Guest House. Di sana, dia bertemu dengan manajer Nishiyama (Shunsuke Tanaka). Yoo-Mi memutuskan untuk tinggal di wisma. Dia bertemu orang-orang di sana dengan berbagai kisah mereka.
Hummingbird merupakan film action terbaru yang dibintangi oleh Jason Statham, setelah sebelumnya bermain di film “Parker” bersama Jlo kini Jason Statham masih memerankan lakon action di Humminngbird. memang sepertinya sekarang ini aktor action telah lekat betul dalam diri JAson Statham.
Film ini berkisahnya tentang seorang mantan tentara pasukan khusus bernama Joey Jones (Jason Statham) yang kemudian menjadi seorang tunawisma setelah melarikan diri dari pengadilan militer.
Dia terjebak dalam dunia kriminal di kota London yang akhirnya secara tidak sengaja menggunakan identitas orang lain. Dengan identitas barunya dia berubah menjadi penyelamat para anak kecil yang terjebak dalam dunia perbudakan.
Sebuah film thriller baru dari Korea Selatan akan segera tayang, mengusung tema agen mata-mata yang menegangkan antara dua negara seteru abadi. Kisah akan melompat ke dekade 90an dimana seorang agen Korea Selatan dikisahkan menyusup ke jantung pemerintahan Korea Utara. Sebuah tema yang cukup berat dengan latar belakang kisah nyata yang pernah terjadi. Film “The Spy Going North” didukung oleh aktor-aktor jempolan Korea Selatan seperti Hwang Jung Min, Lee Sung Min, dan Choi Jin Wong. Tiga aktor papan atas yang selalu sukses dengan peran yang berkualitas di setiap film yang dibintanginya.
The Spy Going North akan direncanakan tayang 8 Agustsu 2018 nanti, setelah sebelumnya juga dirilis dalam gelaran festival cannes. Film ini disutradarai oleh Yoon Jong Bin yang sebelumnya terlibat dalam film “Berlin File, Nameless Gangster“.
Movie: The Spy Gone North (English title) / Operation (literal title)
Revised romanization: Gongjak
Hangul: 공작
Director: Yoon Jong-Bin
Writer: Yoon Jong-Bin
Producer:
Cinematographer: Choi Chan-Min
World Premiere: May 11, 2018 (Cannes Film Festival)
Release Date: August 8, 2018
Runtime:
Distributor: CJ Entertainment
Language: Korean
Country: South Korea
Sinopsis Film The Spy Going North
Film ini mengusung latar kisah pada dekade 90an, menceritakan kisah nyata seorang operator mata-mata bernama Black Venus. Ia menyamar sebagai pengusaha dari Korea Selatan dengan ambisi untuk memata-matai program nuklir Korea Utara. Ia berhasil menyusup ke tingkat tertinggi rezim, kemudian dikendalikan oleh Kim Jong-il yang sama-sama absurd dan mengintimidasi.
Itu hanya setengah dari cerita, kemudian intrik politik diwakili sebagai ancaman besar terhadap keselamatan Black Venus sebagai pengawal pribadi Pemimpin Tertinggi. Karena terdesak oleh keadaan, dia menjadi agen ganda korban dari bisnis perdamaian yang buruk.
Setelah babak belur dihajar pandemi, Tahun 2022 bisa dibilang sebagai tahun kebangkitan bagi perfilman Indonesia. Rekor film paling banyak ditonton akhirnya dipecahkan oleh KKN Desa Penari setelah hampir 6 tahun dipegang oleh Warkop DKI Reborn. Selain itu, 10 film yang berada di list film terlaris tahun 2022 paling rendah juga mencatatkan diatas 1,5 juta penonton.
Bagaimanapun orang-orang rindu buat nonton di bioskop. Bayangkan betapa membosankannya setelah hampir dua tahun dipaksa untuk mengurangi kegiatan diluar rumah. Untuk itu film yang rilis di tahun ini mendapatkan perhatian yang sangat meriah.
Walaupun genre horor masih menjadi primadona bagi penonton tanah air, tetapi setidaknya kini sudah ada film genre lain ikut meraih banyak penonton. Ada film aksi remaja “Mencuri Raden Saleh“, atau film adaptasi dari Korea “Miracle in Cell no 7“, ada juga tema keluarga seperti “Ngeri-ngeri Sedap” dan “Sayap-sayap Patah“.
Haymitch Abernathy (Woody Harrelson) mungkin hanya seorang pemabuk tapi orang akan tetap mengingat pria ini sebagai satu-satunya orang dari District 12 yang berhasil keluar sebagai pemenang dalam acara tahunan itu. Mereka menyebutnya The Hunger Games dan hanya mereka yang benar-benar tangguh yang bisa selamat dari permainan berbahaya ini.
Acara yang ditayangkan di televisi secara nasional ini sebenarnya dimaksudkan sebagai intimidasi bagi 12 District yang kini menjadi jajahan Panem. Setiap tahunnya, masing-masing distrik mengirim dua orang wakil mereka untuk berlaga di The Hunger Games.medan, aturan, dan tingkat partisipasi penonton dapat berubah namunsatu hal konstan: membunuh atau dibunuh. Nantinya, mereka akan menyabung nyawa sampai hanya satu orang saja yang masih hidup. Tahun ini, District 12 diwakili oleh Katniss Everdeen (Jennifer Lawrence) dan Peeta Mellark (Josh Hutcherson).
Katniss, berusia 16 tahun yang tinggal bersama ibu dan adik perempuannya di distrik termiskin, Panem . Katnis sebenarnya tak terpilih namun ia nekat mengajukan diri untuk menggantikan Primrose (Willow Shields), adiknya yang baru berusia 11 tahun. Katnis memang tak punya peluang untuk menang. Ia bukan apa-apa dibanding para kontestan lain yang memang sudah mempersiapkan diri seumur hidup mereka. Satu-satunya peluang Katnis dan Peeta untuk menang adalah bimbingan dari Haymitch Abernathy.
Film korea yang akan membuka tahun 2020 ini terlihat sangat menjanjikan, dengan tema bencana yang tidak biasa film ini juga didukung oleh aktris dan aktor top Korea Selatan. Lee byung Hun, Ma Dong Seok, Bae Suzy, dan Han Jung Woo tercatat berada dalam jajaran pemeran film berjudul “Ashfall”. Film disebutkan memulai syuting pada Februari 2019 dan selesai pada Juli 2019. Dijadwalkan akan tayang di Indonesia juga pada tanggal 20 Januari 2020.
Movie: Ashfall (English title) / Baekdu Mountain (literal title)
Revised romanization: Baekdusan
Hangul: 백두산
Director: Lee Hae-Jun, Kim Byung-Seo
Writer: Lee Hae-Jun, Kim Byung-Seo
Producer:
Cinematographer:
Release Date: December 19, 2019
Runtime:
Genre: Action / Disaster
Distributor: CJ Entertainment
Language: Korean
Country: South Korea
Sebuah gunung berapi, Gunung Baekdu tiba-tiba meletus. Kekacauan terjadi di semenanjung Korea, dengan lebih banyak letusan diprediksi di daerah tersebut.
Untuk mencegah bencana lain, Jeon Yoo-Kyung (Jeon Hye-Jin) merencanakan tindakan berdasarkan teori oleh Profesor Kang Bong-Rae (Ma Dong-Seok). Dia telah mempelajari Gunung Baekdu dan kemungkinan letusannya.
Jo In-Chang (Ha Jung-Woo) adalah kapten tim pasukan khusus. Dia ditugaskan untuk mengambil bagian dalam operasi yang akan menentukan nasib Korea Selatan dan Utara dan menghindarkan dari kehancuran. Jo In-Chang menghubungi Lee Joon-Pyeong (Lee Byung-Hun) yang merupakan bagian dari Kementerian Angkatan Bersenjata Rakyat Korea Utara. Sementara itu, istri Jo In-Chang Choi Ji-Young (Bae Suzy) sendirian di Seoul. Dia berjuang untuk bertahan melawan bencana.
Jet Li adalah salah satu legenda seni bela diri di dunia, film-filmnya telah mencapai kepopuleran yang luarbiasa selama lebih dari empat dekade. Dia membuat...