Film Korea Aloners mengangkat tema kriminal misteri, ini adalah proyek film pertama dari Gong Seung Yeon di layar lebar. Sebelumnya ia telah banyak membintangi drama korea, seperti “Are you Human? dan Flower Crew: Joseon Marriage Agency“.
Aloners dijadwalkan tayang perdana pada perhelatan Jeonju Film Festival yang berlangsung pada tanggal 29April hingga 8 Mei lalu. Film yang memiliki durasi 91 menit ini akankah menarik untuk ditonton? simak dulu sinopsinya yuk.
Detail Film Korea Aloners
Movie: Aloners
Revised romanization: Honja Saneun Saramdeul
Hangul: 혼자 사는 사람들
Director: Hong Sung-Eun
Writer:
Producer:
Cinematographer:
World Premiere: April 30, 2021 (Jeonju IFF)
Release Date: May 19, 2021
Runtime: 91 min.
Distributor: Deokub
Language: Korean
Country: South Korea
Sinopsis Drama Aloners
Jin-A yang diperankan oleh Gong Seung-Yeon adalah seorang karyawan yang bekerja di bagian call center kartu kredit. Dia melakukan pekerjaannya dengan baik, tetapi dia seorang yang tertutup sehingga tidak memiliki hubungan dengan siapa pun di tempat kerja atau dalam kehidupan pribadinya.
Dia tinggal sendiri dan bekerja sendiri. Suatu hari, tetangganya yang terkadang mengobrol dengannya ditemukan tewas. Tubuhnya ditemukan seminggu setelah dia meninggal. Jin-A kaget dengan kematiannya. Dia memutuskan untuk menyalakan kamera yang dipasang di rumah ibunya sejak lama.
Film “Madagascar 3: Europe’s Most Wanted” Tayang di Indonesia mulai tanggal 8 Juni. Masih setia dengan konsep petualangan seru dan banyolan yang segar, DreamWorks masih berharap “Madagascar 3” ini akan mengikuti jejak kesuksesan dua film sebelumnya, “Madagascar” (2005) dan “Madagascar: Escape 2 Africa”. Sekuel film ini bahkan berhasil meraih penghargaan sebagai Film Animasi Terfavorit di ajang Kids’ Choice Award 2009.
Harapan DreamWorks itu bisa saja terjadi karena “Madagascar 3” dilengkapi bekal yang cukup mumpuni. Mulai dari plot cerita seru serta efek 3D (3 Dimensi) yang memanjakan visualisasi penontonnya. Tidak perlu khawatir bagi yang tidak menonton versi 3D-nya. Pasalnya, DreamWorks memakai warna-warna cerah dan efek grafis memukau yang tetap bisa membuat penonton tanpa kacamata 3D membatin “wow…keren”.
Dari segi cerita, “Madagascar 3” tetap mengusung kisah petualangan Alex (Ben Stiller), Marty (Chris Rock), Gloria (Jada Pinkett Smith) dan Melman (David Schwimmer). Kali ini kisah dimulai ketika Alex ingin kembali ke kebun binatang Central Park, New York, tempat dia dibesarkan. Alex pun mantap meninggalkan Afrika bersama teman-temannya. Mereka kemudian menemui para Pinguin ber-IQ tinggi (karena digambarkan selalu cerdas dan punya seribu jurus jitu dalam melewati masalah) dan para simpanse yang menjadi rekan kerja Pinguin di Casino Monte.
Dalam perjuangannya kembali pulang, Alex cs dihadang oleh pengawas binatang asal Perancis yang ganas, Chantel Dubois (Frances McDormand). Penonton bakal dibuat tertawa (atau setidaknya terkikik) saat disuguhi adegan kejar-kejaran antara Alex cs dan Dubois yang lucu di awal film.
Alex cs kemudian ditolong oleh rombongan Sirkus yang kehilangan masa kejayaannya. Menyamar sebagai pemain sirkus, Alex semakin menyadari bahwa kebun binatang bukanlah tempat terbaik untuknya. Beberapa pesan moral ikut diselipkan sutradara Eric Darnell, Tom McGrath dan Conrad Vernon ke dalam film berdurasi sekitar 1,5 jam itu.
Namun karakter pendukung yang justru menjadi daya tarik utama film ini sepertinya Sonya, beruang betina yang menjadi cinta pada pandangan pertama King Julian XIII (si Raja Lemur yang lebay). Baik penonton dewasa dan anak-anak bakal dijamin tertawa melihat kisah cinta Sonya dan King Julian.
Bisa dibilang setiap adegan Sonya dan King Julian-lah yang mengandung unsur humor paling tinggi dibanding adegan karakter lainnya. Mulai saat adegan slow motion Sonya makan ikan (yang dibuat bak iklan shampo) sehingga membuat King Julian jatuh cinta, adegan saat mereka pergi bersama ke Roma (dan mencuri cincin emas Paus di Vatikan), hingga sepeda Sonya patah tapi oleh King Julian diganti dengan motor Ducati (bisa dibayangkan beruang besar imut nan cute naik motor Ducati yang macho).
Cerita dari manhwa “Postman to Heaven’ karangan Eriko Kitagawa ini tidak jauh berbeda dari filmnya, yang bercerita tentang ada sebuah kotak surat di padang rumput luas di atas bukit. Tidak sembarang orang bisa memasuki padang rumput itu. Bila seseorang memasukkan surat ke sana, surat itu akan dikirim ke surga. Dan kalau beruntung, dia bisa bertemu dengan pengantar suratnya. Pengantar surat tampan itu akan membantu orang-orang yang terluka karena cinta untuk menemukan kedamaian.
Harga sekitar Rp 25.000,- Tebalnya 200hlm.
Ukuran bukunya seperti manhwa baru yg lain, yg lebih besar dr manga.
Film Man of Taichi adalah film besutan Keanu Reaves yang bertindak sebagai sutradara dan juga pemeran, Selain beberapa bintang film dunia Iko Uwais pun turut dalam pembuatan film ini, iko bermain dalam Man Of Tai Chi sebagai petarung.
Iko Uwais Berkesempatan Untuk berakting bersama bintang terkenal Hollywood yaitu Keanu Reeves dalam Film Yang
berjudul Man of Tai Chi Keanu Reeves Selain Berperan Bersama Iko Uwais ia juga sekaligus yang akan mengarahkan Iko dalam filmnya ini karena Reeves juga menjabat sebagai Sutradara Man of Tai Chi mengisahkan tentang seorang Pria yang menguasai ilmu bela diri yang kemudian harus berjuang dan juga berkorban untuk hidupnya dan orang orang disekitarnya Selain Iko Uwais dan Keanu Reeves, film ini juga dibintangi oleh ahli beladiri dari Asia seperti Jeremy Marinas, Brahim Accabakhe, dan Tiger Hu Chen
25 tahun berselang, 3 sekuel telah dibuat: Die Hard 2 (1990), Die Hard With a Vengeance (1995), dan Live Free or Die Hard (2007). Namun, John McClane seperti belum kehabisan bahan bakar untuk terus menghajar penjahat. Di film ke-5 ini, ia bahkan bukan beraksi di negaranya, Amerika Serikat, melainkan Rusia.
Dalam film berjudul A Good Day To Die Hard tersebut, aktor Bruce Willis AKA Detective “John McClane” akan mengunjungi Moscow untuk sebuah reuni kecil dengan putranya Jack McClane yang diperankan oleh bintang serial Spartacus: Blood and Sands Jai Courtney.
Bagai buah apel yang jatuh tak jauh dari pohonnya, Jack McClane sendiri
memiliki temperamen yang kurang lebih hampir sama seperti ayahnya,
bahkan aksi ketangguhan dan nekat dari sosok John McClane-pun turut
menurun ke putranya. Keduanyapun akan dihadapkan pada plot aksi penuh ledakan yang melibatkan sejumlah kalimat Fwords di dinginnya cuaca Russia yang mematikan. John tidak tahu apa pekerjaan Jack, karena ia sudah lama berpisah dengan Holly, istrinya, dan jarang mendapat kabar tentang keluarganya. Tidak disangka, ternyata Jack adalah seorang agen rahasia CIA terlatih yang sedang menjalankan misi berbahaya di Moskow. Ia tengah menyusup ke dalam sebuah organisasi teroris yang berencana mencuri senjata nuklir.
Saat identitas Jack terungkap, keadaan menjadi berbalik, dan ia menjadi sasaran para teroris Rusia. Di tengah pelariannya lah, Jack bertemu sang ayah. Meskipun sangat terkejut mengetahui putranya adalah seorang agen rahasia, tidak butuh waktu lama bagi John untuk memberikan bantuannya. Kini, tim ayah-anak tersebut bahu membahu bekerja sama menggagalkan rencana organisasi teroris nuklir itu.
Ketika film ke-4, Live Free or Die Hard (LFoDH), rilis 6 tahun lalu,
banyak penggemar yang kecewa, karena film tersebut diberi rating PG-13, alias untuk remaja. Ini seolah mengkhianati tradisi Die Hard yang selalu memiliki rating R (Dewasa), dengan adegan yang penuh kekerasan, darah, dan umpatan. Meskipun LFoDH sukses secara komersil, konten film yang lebih ‘aman’ membuatnya seperti bukan bagian dari Die Hard. Seolah mendengar keluhan penggemar, A Good Day to Die Hard kembali ke akar dengan rating R. Jadi, penonton bisa mengharapkan adegan-adegan aksi yang brutal, umpatan-umpatan, serta tentunya versi bebas sensor dari “Yippee Ki-Yay, Motherf*cker!”
Teror film horor ternyata kembali berlanjut di tahun 2023, beberapa judul fim masih mengusung genre ini. Termasuk juga film horor ikonik Suzzana Malam Jumat Kliwon yang akan segera tayang tahun ini.
Pemeran Film Suzzana Malam Jumat Kliwon
Sejauh ini rumah produksi Soraya Intercine Films masih menutup rapat info detail tentang film ini. Posternya saja baru dirilis pas malam Jumat Kliwon 2 Februari 2023. Sosok seorang wanita yang berdiri dengan siluet yang tidak terlalu jelas. Poster ini seperti sengaja memantik rasa penasaran.
Namun diyakini pemeran utama film ini masih Luna Maya yang sebelumnya sukses memerankan Suzzana pada tahun 2018. Film Bernafas Dalam Kubur waktu itu mampu mengumpulkan 3,3 juta penonton.
Sinopsis Film Suzzana Malam Jumat Kliwon
Film ini sepertinya juga merupakan remake dari film Suzzana di dekade 80an. Pada film tersebut, Suzanna berperan sebagai Ayu yang bekerja sebagai penulis novel misteri.
Pada suatu hari, Ayu memutuskan untuk pergi ke pedesaan dan kekasihnya, Anton (Alan Nuari) datang ke rumah tidak berpenghuni yang berada di sebuah perkampungan. Lalu, Ayu memutuskan untuk menulis novel di rumah tersebut.
Setelah diizinkan, Ayu tinggal disana dengan diawasi penjaga rumah. Betapa kagetnya Ayu ketika melihat penampakan Sundel Bolong. Paras Minati alias Sundel Bolong tersebut disebut-sebut mirip dengan Ayu.
Untuk versi tahun 2023 ini mungkin saja ada penyesuaian cerita dan latar. So kita tunggu saja.
Film Horor Indonesia berjudul “Makmum” akan tayang di Bioskop pada bulan Agustus ini. Film ini adalah adaptasi dari film pendek garapan Riza pahlevi yang sebelumnya tayang di Youtube. Bagaimanapun, film ini menggabungkan dua hal yang benar-benar dekat dengan kehidupan orang Indonesia yaitu “Horor dan Agama“. Sangat menarik apakah film ini akan mampu menampilkan story yang apik dan memuaskan para penontonnya.
Diperankan oleh Titi Kamal, Ali Syakieb dan Tissa Biani Film Makmun akan perdana tayang pada tanggal 15 Agustus 2019.
Detail Film Makmum
Produser Dheeraj Kalwani
Sutradara Hadrah Daeng Ratu
Penulis Alim Sudio, Vidya Talisa Ariestya, Riza Pahlevi
Pemeran Titi Kamal, Ali Syakieb, Tissa Biani
Tanggal edar Thursday, 15 August 2019
Warna Warna
Sinopsis Flm Makmum
Film ini mengambil seting cerita di sebuah asrama yang dihantui oleh sosok ghaib yang mereka sebut sebagai “Makmum“. Sosok ini senantiasa mengganggu para penghuni asrama, dan intensitasnya semakin kerap sejak Rini (Titi Kamal) kembali datang dan tinggal di asrama untuk merawat Bu Kinanti (Jajang C Noer) yang kesehatannya terus memburuk.
Sebaliknya dengan pemimpin asrama Rosa (Reny Yuliana), ia sama sekali tidak percaya dengan sosok ghaib tersebut dan menganggap hanyala rekaan tiga siswi: Nurul (Tissa Bianni), Nisa (Bianca Hello), Putri (Adila Fitri) yang saat itu sedang diperbolehkan keluar asrama pada masa liburan, karena hasil ujian mereka yang buruk.
Putri semakin sering kesurupan, membuat suasana semakin tidak karuan. Rini menyadari ada sesuatu yang tidak beres diantara semua kejadian ini. Ia mencoba membantu teman-temannya dan berusaha memecahkan misteri tersebut. Keputusannya tersebut, ternyata dapat mengancam jiwanya.
Dhrisyam adalah salah satu film India yang mindblowing dan benar-benar apik dalam menguraikan kepingan-kepingan kisahnya. Upaya dari seorang ayah untuk melindungi anak gadisnya melalui alibi yang rumit bisa dinikmati dengan paripurna. Dan kini setelah 7 tahun, sequelnya dirilis apakah sebagus film pertama? Yuk disimak.
Dhrisyam adalah film yang versi originalnya merupakan film berbahasa malayalam, sebuah wilayah di selatan India. Jadi, film yang dibintangi oleh Ajay Devgan merupakan versi adapatasinya. Ketika tahun 2021 Dhrisyam 2 versi malayalamnya rilis, berselang kemudian versi hindinya dirilis pada November 2022.
Dhrisyam 2 mengambil latar kisah 7 tahun setelah kejadian peristiwa pembunuhan itu. Vijay Salgaonkar (Ajay Devgn) kehidupannya kini telah jauh lebih baik. Dari yang sebelumnya hanya seorang operator kabel kini menjelma menjadi pemilik bioskop. Namun walaupun begitu, keluarga ini tetap tidak bahagia karena masih dibayangi peristiwa pada malam jahanam tersebut.
Bahkan masyarakat di sekitar Vijay pun mulai meragukan mereka. Kasak kusuk semakin kencang mempertanyakan apakah dia benar-benar melakukan kejahatan tersebut.
Sementara dari pihak keluarga korban juga tidak menyerah, mereka masih mengincar Salgaonkar. Meera Deshmukh (Tabu) bekerjasama dengan IG Tarun Ahlawat (Akshaye Khanna), seorang polisi yang dikatakan punya kecerdasan tinggi untuk mengungkapkan sebuah kasus. Mereka berusaha keras mengungkapkan misteri yang terjadi.
Ia mengumpulkan bukti dengan menempatkan agen polisi sebagai tetangga Vijay dan memasang penyadap. Selama dua tahun mereka berusaha mencari petunjuk. Hingga akhinya petunjuk itu datang, Istri Vijay secara tidak sengaja mengatakan sesuatu tentang persitiwa pembunuhan.
Bukti telah didapat, dan kini Polisi dan Meera berusaha mencari jasad anaknya. Mereka kebingungan menentukan dimana jasad itu dikubur. Tidak hilang akal, mereka membuat sayembara. Kejahatan yang nyaris sempurna ini ternyata memiliki saksi, seorang mantan napi datang memberikan petunjuk penting lainnya.
Pada paruh kedua, film ini bercerita tentang bagaimana Vijay kembali melakukan segala cara untuk melindungi keluarganya agar tidak dipenjara atas kejahatan yang telah mereka lakukan.
Apakah Dhrisyam 2 menyenangkan untuk ditonton?
Sejujurnya kisah Dhrisyam sudah berakhir di film pertama, bahwa Salgaonkar lolos dari hukum itu sudah sangat melegakan. Namun dari sisi keluarga keluarga yaitu Meera, ini tentu saja sangat menyakitkan dimana sang pelaku masih bebas berkeliaran.
Pada film Dhrisyam 2 penonton diajak untuk mencoba menyelami kedua perasaan yang bertenyangan antara kedua kubu ini. Namun sayangnya, entah kenapa Dhrisyam 2 ini tidak terasa menegangkan, dan tidak memantik rasa penasaran dengan apa yang terjadi. Kita seperti dituntun dari setiap petunjuk yang ada. Tidak ada kesan mengejutkan yang terasa mindblowing.
Walaupun ada plot twist yang membelokan cerita, namun, eksekusinya terasa tampak dibuat-buat dan beberapa situasi terlalu berlebihan. Karena itu, Dhrisyam 2 ini bagi saya tidak terasa spesial.
Secara jumlah penonton, film Danur Sunyarari ini bisa dikatakan sukses karena di hari ke sepuluh pemutarannya telah ditonton oleh lebih dari 1.5 juta orang. Tetapi jika dibandingkan dengan Danur 2 yang mencetak 2.5 juta penonton rasanya Danur 3 ini masih jauh dikatakan untuk dikatakan sukses.
Film Danur 3 ini cukup spesial, secara teknis ia adalah film menjadi film horor pertama di Indonesia yang memakai teknologi Dolby Atmos. Dengan tata suara tersebut penonton bisa merasakan adegan yang tersaji dengan lebih intens. Kengerian selama menonton sangat bisa meneror selama film ditayangkan.
Sinopsis Film Danur 3 : Sunyaruri
Prilly Latuconsina masih dipercaya untuk memerankan Risa di film ini, kini ia dikisahkan mulai beranjak dewasa dan mengenal cinta. Setelah bertahun-tahun bersahabat dengan hantu-hantu kecilnya, Risa (Prilly Latuconsina) mulai merasa bahwa dirinya harus memiliki kehidupan normal seperti perempuan lainnya. Apalagi sekarang Risa sudah memiliki pacar bernama Dimas (Rizky Nazar), penyiar radio.
Risa tidak menceritakan kepada Dimas tentang kemampuannya melihat hantu, dan kenyataan bahwa dia memiliki lima sahabat kecil yang bukan manusia. Persahabatan Risa dengan Peter (Yassien Omar) dkk menjadi goyah, setelah dia merasa Peter dkk mulai mengusili Dimas. Risa akhirnya memilih menutup mata batinnya agar bisa hidup normal. Tapi mulai terjadi kejadian aneh. Dia memang tidak bisa lagi melihat Peter dkk, tapi kembali mencium bau danur.. Ada hantu jahat masuk ke rumah lewat hujan deras: hantu perempuan jahat yang bukan hanya mengancam hidupnya, tapi juga Peter dkk.
Luv Ranjan menciptakan multiverse-nya dan berhasil membuat sebuah dunia romantis dalam film ini. Ia tahu apa yang penontonnya inginkan dan mencoba untuk memberikannya.
Film ini tentang bercerita tentang generasi kedua pengusaha yang berbasis di Delhi bernama Mickey (Ranbir Kapoor). Selain itu Dia juga memiliki bisnis sampingan yang unik yaitu membantu orang memutuskan sebuah hubungan. Tidak ada orang lain di keluarga yang tahu tentang bisnis sampingan Mickey kecuali keponakannya.
Dunia Mickey terdiri dari keluarga besar yang ramai, dikepalai oleh Dimple Kapadia. Dia berperan sebagai ibu yang keras namun perhatian. Keponakan perempuan (Inayat Verma) adalah anak bungsu dari keluarga. Adegannya dengan Ranbir sangat mengundang tawa.
Bro-romance antara Ranbir dan Anubhav Singh Bassi memiliki hubungan yang hangat. Kita langsung merasa relate dengan persahabatan mereka. Anubhav Singh Bassi berperan sebagai sahabat sekaligus mitra bisnis Mickey. Mickey percaya bahwa apa yang dia lakukan ini adalah seni.
Selama liburan, Mickey melihat Nisha Malhotra (Shraddha Kapoor). Hal-hal berubah secara tak terduga, dia terjebak untuk melakukan pekerjaan yang tidak ia harapkan. Nisha ingin putus dengan Mickey dan dia menghubunginya untuk meminta bantuan, tanpa mengetahui bahwa dia adalah orang yang sama dengan siapa dia mencoba untuk berpisah. Kisah selanjutnya adalah tentang mengapa Nisha ingin putus dengan Mickey dan apa yang akhirnya terjadi.
Film yang Asyik, Romantis dan Lucu
Skenario film Tu Jhoothi Main Makkaar ditulis oleh Rahul Mody dan Luv Ranjan, berkisah tentang seorang pria yang disewa untuk memutuskan sebuah hubungan asmara.
Ranbir Kapoor dan Shraddha Kapoor adalah pilihan pemeran yang sangat berani mengingat tidak ada yang dapat membayangkan keduanya dalam kisah seperti ini. Bagi Ranbir, ini adalah sebuah karakter yang sangat mudah karena ia telah berkarir dengan berbagai image playboy.
Sementara bagi Shraddha Kapoor, Ia membantu Ranbir memberikan lebih banyak warna pada kisah ini dengan tetap terlihat sangat glamor. Ia berjalan jauh keluar dari zona nyamannya.
Karakter Shraddha sebagai gadis yang berorientasi pada karier dan membutuhkan ruangnya sendiri dalam hidup. Ketakutannya tentang menyesuaikan diri dengan keluarga besar adalah sesuatu yang dapat dirasakan oleh banyak gadis.
Dimple Kapadia harus menjadi bagian terbaik dari film ini. 20 menit terakhir adalah kekacauan dan dialah yang membuat film ini begitu menyenangkan. Lelucon-leluconnya yang didukung oleh Boney Kapoor secara mengejutkan sangat lucu dan mengimbangi segala sesuatu yang menjadi kekurangan dari film ini.
Lagu Soundtrack yang sangat cocok.
Film romantis tidak akan terasa sempurna tanpa soundtrack yang cocok. Dan film ini berhasil mengatasinya. Lagu karya Pritam kembali tampil bersama Tu Jhoothi Main Makkar. Selain itu ada lagu-lagu asyik “Tere Pyaar Mein” dan “Pyaar Hota Kayi Baar Hai”.
“O Bedardeya” juga adalah lagu romantis yang penuh perasaan di mana rasa sakit dan kerentanan Mickey disampaikan dengan indah oleh Ranbir.
Singkatnya, Tu Jhoothi Main Makkar berhasil menghidupkan kembali genre komedi romantis. Meskipun ada beberapa plot hole di babak pertama, tetapi lebih banyak hal yang bisa dinikmati di sini.
Jet Li adalah salah satu legenda seni bela diri di dunia, film-filmnya telah mencapai kepopuleran yang luarbiasa selama lebih dari empat dekade. Dia membuat...