Sebuah film korea dengan latar belakang sejarah akan segera ditayangkan. Film ini tepatnya akan mengambil latar kisah pada zaman Goguryeo dan akan menampilkan pertempuran yang intens orang korea melawan pasukan Tiongkok. Pemeran utama “The Great Battle” adalah Jo In Sung, setelah sebelumnya Park Bo Gum dan Lee Byung Hun menolak untuk membintangi film ini. Sangat menarik untuk menonton kisah heroik dan melihat kiprah sutradara Kim Kwang Sik membesut film ini.
Movie: The Great Battle (English title) / Ansi Fortress (literal title)
Revised romanization: Ansisung
Hangul: 안시성
Director: Kim Kwang-Sik
Writer:
Producer:
Cinematographer:
Release Date: September, 2018
Runtime:
Distributor: Next Entertainment World
Language: Korean
Country: South Korea
Sinopis Film The Great Battle.
Pada 645, Yang Man-Chun (Zo In-Sung) dan tentara Goguryeo mempertahankan Benteng Ansi melawan setengah juta pasukan Tang yang menyerang.
Film “Madagascar 3: Europe’s Most Wanted” Tayang di Indonesia mulai tanggal 8 Juni. Masih setia dengan konsep petualangan seru dan banyolan yang segar, DreamWorks masih berharap “Madagascar 3” ini akan mengikuti jejak kesuksesan dua film sebelumnya, “Madagascar” (2005) dan “Madagascar: Escape 2 Africa”. Sekuel film ini bahkan berhasil meraih penghargaan sebagai Film Animasi Terfavorit di ajang Kids’ Choice Award 2009.
Harapan DreamWorks itu bisa saja terjadi karena “Madagascar 3” dilengkapi bekal yang cukup mumpuni. Mulai dari plot cerita seru serta efek 3D (3 Dimensi) yang memanjakan visualisasi penontonnya. Tidak perlu khawatir bagi yang tidak menonton versi 3D-nya. Pasalnya, DreamWorks memakai warna-warna cerah dan efek grafis memukau yang tetap bisa membuat penonton tanpa kacamata 3D membatin “wow…keren”.
Dari segi cerita, “Madagascar 3” tetap mengusung kisah petualangan Alex (Ben Stiller), Marty (Chris Rock), Gloria (Jada Pinkett Smith) dan Melman (David Schwimmer). Kali ini kisah dimulai ketika Alex ingin kembali ke kebun binatang Central Park, New York, tempat dia dibesarkan. Alex pun mantap meninggalkan Afrika bersama teman-temannya. Mereka kemudian menemui para Pinguin ber-IQ tinggi (karena digambarkan selalu cerdas dan punya seribu jurus jitu dalam melewati masalah) dan para simpanse yang menjadi rekan kerja Pinguin di Casino Monte.
Dalam perjuangannya kembali pulang, Alex cs dihadang oleh pengawas binatang asal Perancis yang ganas, Chantel Dubois (Frances McDormand). Penonton bakal dibuat tertawa (atau setidaknya terkikik) saat disuguhi adegan kejar-kejaran antara Alex cs dan Dubois yang lucu di awal film.
Alex cs kemudian ditolong oleh rombongan Sirkus yang kehilangan masa kejayaannya. Menyamar sebagai pemain sirkus, Alex semakin menyadari bahwa kebun binatang bukanlah tempat terbaik untuknya. Beberapa pesan moral ikut diselipkan sutradara Eric Darnell, Tom McGrath dan Conrad Vernon ke dalam film berdurasi sekitar 1,5 jam itu.
Namun karakter pendukung yang justru menjadi daya tarik utama film ini sepertinya Sonya, beruang betina yang menjadi cinta pada pandangan pertama King Julian XIII (si Raja Lemur yang lebay). Baik penonton dewasa dan anak-anak bakal dijamin tertawa melihat kisah cinta Sonya dan King Julian.
Bisa dibilang setiap adegan Sonya dan King Julian-lah yang mengandung unsur humor paling tinggi dibanding adegan karakter lainnya. Mulai saat adegan slow motion Sonya makan ikan (yang dibuat bak iklan shampo) sehingga membuat King Julian jatuh cinta, adegan saat mereka pergi bersama ke Roma (dan mencuri cincin emas Paus di Vatikan), hingga sepeda Sonya patah tapi oleh King Julian diganti dengan motor Ducati (bisa dibayangkan beruang besar imut nan cute naik motor Ducati yang macho).
Sebuah film thriller baru dari Korea Selatan akan segera tayang, mengusung tema agen mata-mata yang menegangkan antara dua negara seteru abadi. Kisah akan melompat ke dekade 90an dimana seorang agen Korea Selatan dikisahkan menyusup ke jantung pemerintahan Korea Utara. Sebuah tema yang cukup berat dengan latar belakang kisah nyata yang pernah terjadi. Film “The Spy Going North” didukung oleh aktor-aktor jempolan Korea Selatan seperti Hwang Jung Min, Lee Sung Min, dan Choi Jin Wong. Tiga aktor papan atas yang selalu sukses dengan peran yang berkualitas di setiap film yang dibintanginya.
The Spy Going North akan direncanakan tayang 8 Agustsu 2018 nanti, setelah sebelumnya juga dirilis dalam gelaran festival cannes. Film ini disutradarai oleh Yoon Jong Bin yang sebelumnya terlibat dalam film “Berlin File, Nameless Gangster“.
Movie: The Spy Gone North (English title) / Operation (literal title)
Revised romanization: Gongjak
Hangul: 공작
Director: Yoon Jong-Bin
Writer: Yoon Jong-Bin
Producer:
Cinematographer: Choi Chan-Min
World Premiere: May 11, 2018 (Cannes Film Festival)
Release Date: August 8, 2018
Runtime:
Distributor: CJ Entertainment
Language: Korean
Country: South Korea
Sinopsis Film The Spy Going North
Film ini mengusung latar kisah pada dekade 90an, menceritakan kisah nyata seorang operator mata-mata bernama Black Venus. Ia menyamar sebagai pengusaha dari Korea Selatan dengan ambisi untuk memata-matai program nuklir Korea Utara. Ia berhasil menyusup ke tingkat tertinggi rezim, kemudian dikendalikan oleh Kim Jong-il yang sama-sama absurd dan mengintimidasi.
Itu hanya setengah dari cerita, kemudian intrik politik diwakili sebagai ancaman besar terhadap keselamatan Black Venus sebagai pengawal pribadi Pemimpin Tertinggi. Karena terdesak oleh keadaan, dia menjadi agen ganda korban dari bisnis perdamaian yang buruk.
Secara jumlah penonton, film Danur Sunyarari ini bisa dikatakan sukses karena di hari ke sepuluh pemutarannya telah ditonton oleh lebih dari 1.5 juta orang. Tetapi jika dibandingkan dengan Danur 2 yang mencetak 2.5 juta penonton rasanya Danur 3 ini masih jauh dikatakan untuk dikatakan sukses.
Film Danur 3 ini cukup spesial, secara teknis ia adalah film menjadi film horor pertama di Indonesia yang memakai teknologi Dolby Atmos. Dengan tata suara tersebut penonton bisa merasakan adegan yang tersaji dengan lebih intens. Kengerian selama menonton sangat bisa meneror selama film ditayangkan.
Sinopsis Film Danur 3 : Sunyaruri
Prilly Latuconsina masih dipercaya untuk memerankan Risa di film ini, kini ia dikisahkan mulai beranjak dewasa dan mengenal cinta. Setelah bertahun-tahun bersahabat dengan hantu-hantu kecilnya, Risa (Prilly Latuconsina) mulai merasa bahwa dirinya harus memiliki kehidupan normal seperti perempuan lainnya. Apalagi sekarang Risa sudah memiliki pacar bernama Dimas (Rizky Nazar), penyiar radio.
Risa tidak menceritakan kepada Dimas tentang kemampuannya melihat hantu, dan kenyataan bahwa dia memiliki lima sahabat kecil yang bukan manusia. Persahabatan Risa dengan Peter (Yassien Omar) dkk menjadi goyah, setelah dia merasa Peter dkk mulai mengusili Dimas. Risa akhirnya memilih menutup mata batinnya agar bisa hidup normal. Tapi mulai terjadi kejadian aneh. Dia memang tidak bisa lagi melihat Peter dkk, tapi kembali mencium bau danur.. Ada hantu jahat masuk ke rumah lewat hujan deras: hantu perempuan jahat yang bukan hanya mengancam hidupnya, tapi juga Peter dkk.
Film Lawless (2012) ini merupakan sebuah film adaptasi novel berjudul The Wettest County in The World (2008). Ini merupakan kisah nyata yang dituliskan oleh Matt Bondurant, cucu dari salah satu karakter yang diperankan dalam produksi film ini.
# Lawless Movie :
* Tayang Indonesia: Mei 2013
* Rilis Bioskop: 29 Agustus 2012 (Nation)
* Genre: Drama Crime
* Director: John Hillcoat
* Screenwriter: Nick Cave
* Companies: The Weinstein Company
* Rating: R
* Runtime: 110 minutes
* From: weinsteinco.com
* Official Site: Lawless-film.com
* Cast:
– Shia LaBeouf -as- Jack Bondurant
– Tom Hardy -as- Forrest Bondurant
– Jessica Chastain -as- Maggie
– Mia Wasikowska -as- Bertha Minnix
– Jason Clarke
– Guy Pearce -as- Special Agent Charlie Rakes
Sinopsis Film Terbaru Lawles
Diadaptasi dari novel kisah nyata berjudul The Wettest County in the World, film arahan sutradara John Hillcoat ini mengangkat kisah 3 bersaudara selama masa depresi di pinggiran Virginia. Karena krisis ekonomi, ke-3 bersaudara itu jadi pembuat minuman terlarang, dan dalam bisnis haram ini mereka mendapatkan banyak saingan.
Pada era ’20 – ’30-an di Franklin County, Virginia, Amerika Serikat, Bondurant bersaudara, Forrest (Tom Hardy), Howard (Jason Clarke), dan Jack (Shia LaBeouf), merupakan pengelola bisnis haram minuman keras terlarang. Produksi minuman keras mereka distribusikan ke rekanan bisnis mereka bernama Cricket Pate (Dane DeHaan) yang menggelola sebuah bar.
Usaha mereka sejauh ini tak mengalami hambatan hingga suatu ketika Jack menyaksikan seorang bandit bernama Floyd Banner (Gary Oldman) menghabisi kompetitor bisnis Bondurant bersaudara. Jack tak digubris oleh Floyd hingga ia selamat sampai ke bar milik kakaknya.
Tak lama berselang, seorang aparat penegak hukum bernama Charlie Rakes (Guy Pearce) datang berkunjung ke bar itu dan meminta uang perlindungan kepada siapa saja yang melakukan bisnis pembuatan minuman keras ilegal di wilayah Franklin. Forrest menolak memberi sogokan pada Rakes dan hal ini membuat Rakes berang.
Begitu Rakes pergi, Forrest lalu bersekongkol dengan para pembuat minuman terlarang di wilayah itu untuk melawan tindak korup Rakes. Tindakan Rakes selanjutnya yaitu menggerebek rumah Cricket Pate untuk mencari mesin penyulingan produk minuman keras. Karena tak menemui apa yang diincarnya, Rakes lalu memukuli Cricket Pate. Jack yang mencoba menengahi kebrutalan Rakes pun jadi sasaran bogem mentah sang polisi korup itu.
Mengetahui peristiwa itu, Forrest jadi gundah dan lalu mengajari Jack untuk bisa membela dirinya sendiri. Saat Forrest dan Howard tak jadi pergi ke Chicago untuk urusan bisnis mereka karena Forrest dikeroyok oleh orang suruhan Rakes, Jack terpaksa harus menggantikan mereka dan pergi bersama Cricket Pate. Sayangnya, kedatangan mereka ke Chicago justru merupakan jebakan. Untungnya Jack diselamatkan oleh Floyd.
Dari Floyd, Jack diberitahu siapa saja orang yang bertanggung jawab atas pengeroyokkan Forrest. Jack lalu menghabisi mereka untuk menyampaikan “pesan” pada Rakes. Rupanya “pesan” itu ditanggapi Rakes dengan mengincar Jack untuk mengarahkannya pada lokasi produksi penyulingan minuman terlarang milik Bondurant bersaudara.
Peristiwa itu membuat berang banyak pihak terutama mereka yang menjalankan bisnis haram tersebut dan merasakan kesewenangan Rakes. Mereka lalu mencegat Rakes dan gerombolannya hingga baku tembak pun tak bisa dielakkan.
Cast: Ryan Gosling, Josh Brolin, Emma Stone, Sean Penn, Nick Nolte, Anthony Mackie, Giovanni Ribisi
Director: Ruben Fleischer
Sinopsis: Kerajaan kelam yang dipimpin oleh Mickey Cohen (Sean Penn) dengan
sukses mengatur bisnis narkotik, senjata dan prostitusi di bawah
lindungan para politisi dan penegak hukum yang dibayar. Geram melihat
bisnis jahat yang bergeliat hebat ini, kelompok LAPD rahasia dipimpin
oleh Sersan John O’Mara (Josh Brolin) dan Jerry Wooters (Ryan Gosling)
mencari cara untuk menggulingkan mereka.
Setelah babak belur dihajar pandemi, Tahun 2022 bisa dibilang sebagai tahun kebangkitan bagi perfilman Indonesia. Rekor film paling banyak ditonton akhirnya dipecahkan oleh KKN Desa Penari setelah hampir 6 tahun dipegang oleh Warkop DKI Reborn. Selain itu, 10 film yang berada di list film terlaris tahun 2022 paling rendah juga mencatatkan diatas 1,5 juta penonton.
Bagaimanapun orang-orang rindu buat nonton di bioskop. Bayangkan betapa membosankannya setelah hampir dua tahun dipaksa untuk mengurangi kegiatan diluar rumah. Untuk itu film yang rilis di tahun ini mendapatkan perhatian yang sangat meriah.
Walaupun genre horor masih menjadi primadona bagi penonton tanah air, tetapi setidaknya kini sudah ada film genre lain ikut meraih banyak penonton. Ada film aksi remaja “Mencuri Raden Saleh“, atau film adaptasi dari Korea “Miracle in Cell no 7“, ada juga tema keluarga seperti “Ngeri-ngeri Sedap” dan “Sayap-sayap Patah“.
Sebuah film korea bertema misteri akan segera ditayangkan, Film ini berjudul “Intruder”. Setelah melakukan serangkaian syuting selama 13 Februari hingga 14 Mei 2019, akhirnya “Intruder” dijadwalkan untuk dirilis pada 21 Mei 2020 nanti.
Dari deretan castnya terlihat cukup menjanjikan, sebagai lead female ada sang Ace Song ji Hyo yang akan beradu peran dengan Kim Mo Yul. Dengan tema thriller misteri pastinya akan menyajikan kisah yang mencekam dan penuh intrik.
Movie: Intruder (English & literal title)
Revised romanization: Chimibja
Hangul: 침입자
Director: Son Won-Pyeong
Writer: Son Won-Pyeong
Producer:
Cinematographer:
Release Date: May 21, 2020
Runtime:
Genre: Mystery / Thriller
Distributor: Acemaker Movie Works
Language: Korean
Country: South Korea
Sinopsis Film Korea Intruder
Seo-Jin (Kim Moo-Yul) adalah arsitek yang populer. Dia menderita trauma ketika adik perempuannya Yoo-Jin hilang. Hilangnya saudara perempuannya ini terjadi ketika Seo-Jin masih kecil.
25 tahun setelah kepergiannya, tiba-tiba Yoo-Jin kembali ke keluarganya. Namun Seo-Jin merasakan ada sesuatu yang tidak beres dengan Yoo-Jin (Song Ji-Hyo).
Bagi kamu yang sedang mencari referensi film korea yang bagus, sebentar lagi “Sunset in My Hometown” akan dirilis pada bulan Juli nanti. Film ini termasuk bukan film sembarangn lho, pasalnya untuk pemeran utama wanita adalah “Kim Go Eun” yang sebelumnya telah meraih kepopuleran dengan perannya di Drama “Goblin”. Sementara untuk pemeran prianya adalah “Park Jung Min” yang sebelumnya membintangi drama “Entourage” dan Film Phsykokinesis.
Movie: Sunset In My Hometown (English title)
Revised romanization: Byeonsan
Hangul: 변산
Director: Lee Joon-Ik
Writer:
Producer:
Cinematographer:
Release Date: July 4, 2018
Runtime: 123 min.
Distributor: Megabox Plus M
Language: Korean
Country: South Korea
Sinopsis Film Korea “Sunset in My Hometown”
Disutradarai oleh Lee Joon-ik Film ini menampilkan Kim Go Eun dengan berbeda, ia bertransformasi menjadi gadis desa yang chubby. Bobot tubuhnya bertambah delapan kilogram untuk peran Seon-mi, teman sekolah dari pemeran utama laku-laki Hak-soo yang merupakan mantan rapper yang kini menjadi pegawai di kantor kecamatan desa.
Kedua karakter bertemu untuk pertama kalinya dalam 10 tahun ketika Hak-soo, rapper tak populer yang menjalani kehidupan berat di Seoul, kembali ke kampung halaman di Byeonsan setelah mendapat telepon dari rumah.
Cerita dari manhwa “Postman to Heaven’ karangan Eriko Kitagawa ini tidak jauh berbeda dari filmnya, yang bercerita tentang ada sebuah kotak surat di padang rumput luas di atas bukit. Tidak sembarang orang bisa memasuki padang rumput itu. Bila seseorang memasukkan surat ke sana, surat itu akan dikirim ke surga. Dan kalau beruntung, dia bisa bertemu dengan pengantar suratnya. Pengantar surat tampan itu akan membantu orang-orang yang terluka karena cinta untuk menemukan kedamaian.
Harga sekitar Rp 25.000,- Tebalnya 200hlm.
Ukuran bukunya seperti manhwa baru yg lain, yg lebih besar dr manga.
Jet Li adalah salah satu legenda seni bela diri di dunia, film-filmnya telah mencapai kepopuleran yang luarbiasa selama lebih dari empat dekade. Dia membuat...