Hanung Bramantyo kembali akan membuat film, dan kali ini diangkat dari Novel karya Pramudya Ananta Toer “Bumi Manusia”. Novel ini merupakan karya epik dari “Pram”, buku pertama dari tetralogi “Buru” yaitu empat novel yang ditulis Pram semasa menjalani tahanan di Pulau Buru. Sebuah karya adiluhung yang kemudian dipertaruhkan visualisasinya di tangan Hanung Bramantyo.
Pemeran Film Bumi Manusia
Iqbaal Ramadhan – Minke
Mawar Eva – Annelies
Ine Febriyanti – Nyi Ontosoroh
Dony Damara – Ayah Minke
Ayu Laksmi – Ibu Minke
Sinopsis Bumi Manusia Bumi Manusia bercerita tentang Minke, salah satu anak pribumi yang sekolah di HBS. Pada masa itu, yang dapat masuk ke sekolah HBS adalah orang-orang keturunan Eropa. Namun Minke, selain anak pesohor, juga pribumi yang pandai. Ia sangat piawai menulis.
Melihat kondisi di sekitarnya, Minke tergerak untuk memperjuangkan nasib pribumi melalui tulisan, yang menurutnya membuat suaranya tidak akan padam ditelan angin.
Bagaimanapun, kita tunggu saja karya Hanung ini. Dan semoga tidak mengecewakan seperti “Benyamin Biang Kerok” yang jeblok di pasaran.
Sebuah kejutan terjadi saat warkop memperkenalkan deretan cast untuk film terbarunya. Siapa yang menyangka Aliando Syarief akan berperan sebagai Dono. Bagaimana ceritanya ini, kok aktor yang lekat dengan image ganteng kok bisa-bisanya mau memerankan sosok dono yang kocak itu. Pas pertama elihat kabar ini, memang rasanya seperti jokes saja. Tetapi naytanya falcon film selaku rumah produksi ternyata sangat serius dan tidak sedang bercanda. Dalam film Warkop DKI Reborn versi terbaru nanti, Alliando akan menggantikan peran Abimana Aryasatya.
Bagi Alliando sendiri, peran ini jelas sanga menantang kemampuan aktingnya. Ia sangat berharap dapat memberi warna yang berbeda pada film Warkop DKI reborn kali ini. “Perasaannya senang dan semoga kami bisa membuat Warkop dengan warna yang baru,” itulah yang Ali utarakan saat pengenalan cast film warkop terbaru.
Untuk lebih menyatu dengan peran, Aliando menjaga berat badanya agar mirip dengan Dono, selain itu ia juga harus membiasakan diri mengenakan gigi palsu agar selama syuting. Selain dari tampilan fisik, Alliando juga mempersiapkan diri dengan mempelajari logat jawa, sebagaimana Dono dikenal.
Aliando Warkop DKI Reborn
Menjadi sangat menarik untuk aksi Alliando di film wartkop kali ini, sebagaimana trailer yang sudah diunggah falcon film akting Alliando cukup menjanjikan. Beberapa gimmick dono terlihat sangat identik.
Sementara netizen banyak yang menyayangkan ada pergantian pemain lagi dalam tubuh film warkop DKI diluar formasi Vino, Abimana dan Tora. Rasanya seperti Warkop DKI Reborn-reborn, yang terlalu dipaksakan. Banyak yang menilai, bisa apasih Alliando yang bukan komedian dan juga kemarin sore dalam memerankan sosok besar DONO.
Sedangkan bagi yang pro, mereka menilai Alliando memiliki kapasitas yang mumpuni dalam memerankan DONO. Beragam talenta yang Alliando miliki katanya tidak akan kesulitan untuk berlakon dalam film ini. Tapi yang tak kalah lucu, masih ada saja yang berkomentar Alliando ganteng dan cakep, padahal di film ini kegantengan Alliando tentunya tak akan terlihat, dan berganti menjadi sosok Dono yang lucu dan kocak.
Lalu bagaimana menurutmu ??, mari kita tunggu saja.
Bagi kamu yang sedang mencari referensi film korea yang bagus, sebentar lagi “Sunset in My Hometown” akan dirilis pada bulan Juli nanti. Film ini termasuk bukan film sembarangn lho, pasalnya untuk pemeran utama wanita adalah “Kim Go Eun” yang sebelumnya telah meraih kepopuleran dengan perannya di Drama “Goblin”. Sementara untuk pemeran prianya adalah “Park Jung Min” yang sebelumnya membintangi drama “Entourage” dan Film Phsykokinesis.
Movie: Sunset In My Hometown (English title)
Revised romanization: Byeonsan
Hangul: 변산
Director: Lee Joon-Ik
Writer:
Producer:
Cinematographer:
Release Date: July 4, 2018
Runtime: 123 min.
Distributor: Megabox Plus M
Language: Korean
Country: South Korea
Sinopsis Film Korea “Sunset in My Hometown”
Disutradarai oleh Lee Joon-ik Film ini menampilkan Kim Go Eun dengan berbeda, ia bertransformasi menjadi gadis desa yang chubby. Bobot tubuhnya bertambah delapan kilogram untuk peran Seon-mi, teman sekolah dari pemeran utama laku-laki Hak-soo yang merupakan mantan rapper yang kini menjadi pegawai di kantor kecamatan desa.
Kedua karakter bertemu untuk pertama kalinya dalam 10 tahun ketika Hak-soo, rapper tak populer yang menjalani kehidupan berat di Seoul, kembali ke kampung halaman di Byeonsan setelah mendapat telepon dari rumah.
Hummingbird merupakan film action terbaru yang dibintangi oleh Jason Statham, setelah sebelumnya bermain di film “Parker” bersama Jlo kini Jason Statham masih memerankan lakon action di Humminngbird. memang sepertinya sekarang ini aktor action telah lekat betul dalam diri JAson Statham.
Film ini berkisahnya tentang seorang mantan tentara pasukan khusus bernama Joey Jones (Jason Statham) yang kemudian menjadi seorang tunawisma setelah melarikan diri dari pengadilan militer.
Dia terjebak dalam dunia kriminal di kota London yang akhirnya secara tidak sengaja menggunakan identitas orang lain. Dengan identitas barunya dia berubah menjadi penyelamat para anak kecil yang terjebak dalam dunia perbudakan.
Film korea yang akan membuka tahun 2020 ini terlihat sangat menjanjikan, dengan tema bencana yang tidak biasa film ini juga didukung oleh aktris dan aktor top Korea Selatan. Lee byung Hun, Ma Dong Seok, Bae Suzy, dan Han Jung Woo tercatat berada dalam jajaran pemeran film berjudul “Ashfall”. Film disebutkan memulai syuting pada Februari 2019 dan selesai pada Juli 2019. Dijadwalkan akan tayang di Indonesia juga pada tanggal 20 Januari 2020.
Movie: Ashfall (English title) / Baekdu Mountain (literal title)
Revised romanization: Baekdusan
Hangul: 백두산
Director: Lee Hae-Jun, Kim Byung-Seo
Writer: Lee Hae-Jun, Kim Byung-Seo
Producer:
Cinematographer:
Release Date: December 19, 2019
Runtime:
Genre: Action / Disaster
Distributor: CJ Entertainment
Language: Korean
Country: South Korea
Sebuah gunung berapi, Gunung Baekdu tiba-tiba meletus. Kekacauan terjadi di semenanjung Korea, dengan lebih banyak letusan diprediksi di daerah tersebut.
Untuk mencegah bencana lain, Jeon Yoo-Kyung (Jeon Hye-Jin) merencanakan tindakan berdasarkan teori oleh Profesor Kang Bong-Rae (Ma Dong-Seok). Dia telah mempelajari Gunung Baekdu dan kemungkinan letusannya.
Jo In-Chang (Ha Jung-Woo) adalah kapten tim pasukan khusus. Dia ditugaskan untuk mengambil bagian dalam operasi yang akan menentukan nasib Korea Selatan dan Utara dan menghindarkan dari kehancuran. Jo In-Chang menghubungi Lee Joon-Pyeong (Lee Byung-Hun) yang merupakan bagian dari Kementerian Angkatan Bersenjata Rakyat Korea Utara. Sementara itu, istri Jo In-Chang Choi Ji-Young (Bae Suzy) sendirian di Seoul. Dia berjuang untuk bertahan melawan bencana.
Haymitch Abernathy (Woody Harrelson) mungkin hanya seorang pemabuk tapi orang akan tetap mengingat pria ini sebagai satu-satunya orang dari District 12 yang berhasil keluar sebagai pemenang dalam acara tahunan itu. Mereka menyebutnya The Hunger Games dan hanya mereka yang benar-benar tangguh yang bisa selamat dari permainan berbahaya ini.
Acara yang ditayangkan di televisi secara nasional ini sebenarnya dimaksudkan sebagai intimidasi bagi 12 District yang kini menjadi jajahan Panem. Setiap tahunnya, masing-masing distrik mengirim dua orang wakil mereka untuk berlaga di The Hunger Games.medan, aturan, dan tingkat partisipasi penonton dapat berubah namunsatu hal konstan: membunuh atau dibunuh. Nantinya, mereka akan menyabung nyawa sampai hanya satu orang saja yang masih hidup. Tahun ini, District 12 diwakili oleh Katniss Everdeen (Jennifer Lawrence) dan Peeta Mellark (Josh Hutcherson).
Katniss, berusia 16 tahun yang tinggal bersama ibu dan adik perempuannya di distrik termiskin, Panem . Katnis sebenarnya tak terpilih namun ia nekat mengajukan diri untuk menggantikan Primrose (Willow Shields), adiknya yang baru berusia 11 tahun. Katnis memang tak punya peluang untuk menang. Ia bukan apa-apa dibanding para kontestan lain yang memang sudah mempersiapkan diri seumur hidup mereka. Satu-satunya peluang Katnis dan Peeta untuk menang adalah bimbingan dari Haymitch Abernathy.
Film “Madagascar 3: Europe’s Most Wanted” Tayang di Indonesia mulai tanggal 8 Juni. Masih setia dengan konsep petualangan seru dan banyolan yang segar, DreamWorks masih berharap “Madagascar 3” ini akan mengikuti jejak kesuksesan dua film sebelumnya, “Madagascar” (2005) dan “Madagascar: Escape 2 Africa”. Sekuel film ini bahkan berhasil meraih penghargaan sebagai Film Animasi Terfavorit di ajang Kids’ Choice Award 2009.
Harapan DreamWorks itu bisa saja terjadi karena “Madagascar 3” dilengkapi bekal yang cukup mumpuni. Mulai dari plot cerita seru serta efek 3D (3 Dimensi) yang memanjakan visualisasi penontonnya. Tidak perlu khawatir bagi yang tidak menonton versi 3D-nya. Pasalnya, DreamWorks memakai warna-warna cerah dan efek grafis memukau yang tetap bisa membuat penonton tanpa kacamata 3D membatin “wow…keren”.
Dari segi cerita, “Madagascar 3” tetap mengusung kisah petualangan Alex (Ben Stiller), Marty (Chris Rock), Gloria (Jada Pinkett Smith) dan Melman (David Schwimmer). Kali ini kisah dimulai ketika Alex ingin kembali ke kebun binatang Central Park, New York, tempat dia dibesarkan. Alex pun mantap meninggalkan Afrika bersama teman-temannya. Mereka kemudian menemui para Pinguin ber-IQ tinggi (karena digambarkan selalu cerdas dan punya seribu jurus jitu dalam melewati masalah) dan para simpanse yang menjadi rekan kerja Pinguin di Casino Monte.
Dalam perjuangannya kembali pulang, Alex cs dihadang oleh pengawas binatang asal Perancis yang ganas, Chantel Dubois (Frances McDormand). Penonton bakal dibuat tertawa (atau setidaknya terkikik) saat disuguhi adegan kejar-kejaran antara Alex cs dan Dubois yang lucu di awal film.
Alex cs kemudian ditolong oleh rombongan Sirkus yang kehilangan masa kejayaannya. Menyamar sebagai pemain sirkus, Alex semakin menyadari bahwa kebun binatang bukanlah tempat terbaik untuknya. Beberapa pesan moral ikut diselipkan sutradara Eric Darnell, Tom McGrath dan Conrad Vernon ke dalam film berdurasi sekitar 1,5 jam itu.
Namun karakter pendukung yang justru menjadi daya tarik utama film ini sepertinya Sonya, beruang betina yang menjadi cinta pada pandangan pertama King Julian XIII (si Raja Lemur yang lebay). Baik penonton dewasa dan anak-anak bakal dijamin tertawa melihat kisah cinta Sonya dan King Julian.
Bisa dibilang setiap adegan Sonya dan King Julian-lah yang mengandung unsur humor paling tinggi dibanding adegan karakter lainnya. Mulai saat adegan slow motion Sonya makan ikan (yang dibuat bak iklan shampo) sehingga membuat King Julian jatuh cinta, adegan saat mereka pergi bersama ke Roma (dan mencuri cincin emas Paus di Vatikan), hingga sepeda Sonya patah tapi oleh King Julian diganti dengan motor Ducati (bisa dibayangkan beruang besar imut nan cute naik motor Ducati yang macho).
Trend film horor sepertinya masih terus berlanjut, dan sebentar lagi insan film tanah air akan disuguhi film baru berjudul “Sabrina”. Film ini merupakan bagian dari “The Doll” yang telah lebih dulu meneror bioskop dan sukses menjadi box office. Deretan bintang menjadi pelakon dalam film “Sabrina” sebut saja Luna Maya, Christian Sugiono, Sara Wijayanto, Jeremy Thomas dan Rizky Hanggono.
“Sabrina” mengangkat kisah tentang roh jahat yang menjadikan boneka sebagai mediumnya. Menariknya Selain tayang di Indonesia, Sabrina juga akan tayang di beberapa negara seperti, Malaysia, Thailand, Singapura, Brunei Darussalam dan Hongkong.
Sinopsis Film Sabrina.
Maira hidup bahagia di pernikahan barunya bersama Aiden, pembuat boneka Sabrina sekaligus pemilik sebuah perusahaan mainan. Tapi Vanya, anak angkat sekaligus keponakan Aiden yang piatu belum bisa menerima kehadiran Maira sebagai ibunya. Vanya belum bisa merelakan kepergian Andini, bundanya yang meninggal. Suatu hari Vanya melakukan permainan ‘Pensil Charlie’ untuk memanggil bundanya.
Kejanggalan-kejanggalan pun mulai terjadi. Boneka Sabrina berpindah tempat sendiri, kotak musik Aba-Aba berbunyi, dan Vanya suka mengobrol sendirian, bahkan sering kali bilang bahwa bundanya telah datang. Maira dan Aiden tak percaya, hingga akhirnya Maira mengalami serentetan kejadian menakutkan dan mereka melihat sendiri sosok Andini. Maira pun memanggil Bu Laras, paranormal yang dulu pernah membantunya. Andini ternyata bukanlah Andini, melainkan iblis keji bernama Baghiah yang menetap di boneka Sabrina dan menginginkan tubuh manusia.
25 tahun berselang, 3 sekuel telah dibuat: Die Hard 2 (1990), Die Hard With a Vengeance (1995), dan Live Free or Die Hard (2007). Namun, John McClane seperti belum kehabisan bahan bakar untuk terus menghajar penjahat. Di film ke-5 ini, ia bahkan bukan beraksi di negaranya, Amerika Serikat, melainkan Rusia.
Dalam film berjudul A Good Day To Die Hard tersebut, aktor Bruce Willis AKA Detective “John McClane” akan mengunjungi Moscow untuk sebuah reuni kecil dengan putranya Jack McClane yang diperankan oleh bintang serial Spartacus: Blood and Sands Jai Courtney.
Bagai buah apel yang jatuh tak jauh dari pohonnya, Jack McClane sendiri
memiliki temperamen yang kurang lebih hampir sama seperti ayahnya,
bahkan aksi ketangguhan dan nekat dari sosok John McClane-pun turut
menurun ke putranya. Keduanyapun akan dihadapkan pada plot aksi penuh ledakan yang melibatkan sejumlah kalimat Fwords di dinginnya cuaca Russia yang mematikan. John tidak tahu apa pekerjaan Jack, karena ia sudah lama berpisah dengan Holly, istrinya, dan jarang mendapat kabar tentang keluarganya. Tidak disangka, ternyata Jack adalah seorang agen rahasia CIA terlatih yang sedang menjalankan misi berbahaya di Moskow. Ia tengah menyusup ke dalam sebuah organisasi teroris yang berencana mencuri senjata nuklir.
Saat identitas Jack terungkap, keadaan menjadi berbalik, dan ia menjadi sasaran para teroris Rusia. Di tengah pelariannya lah, Jack bertemu sang ayah. Meskipun sangat terkejut mengetahui putranya adalah seorang agen rahasia, tidak butuh waktu lama bagi John untuk memberikan bantuannya. Kini, tim ayah-anak tersebut bahu membahu bekerja sama menggagalkan rencana organisasi teroris nuklir itu.
Ketika film ke-4, Live Free or Die Hard (LFoDH), rilis 6 tahun lalu,
banyak penggemar yang kecewa, karena film tersebut diberi rating PG-13, alias untuk remaja. Ini seolah mengkhianati tradisi Die Hard yang selalu memiliki rating R (Dewasa), dengan adegan yang penuh kekerasan, darah, dan umpatan. Meskipun LFoDH sukses secara komersil, konten film yang lebih ‘aman’ membuatnya seperti bukan bagian dari Die Hard. Seolah mendengar keluhan penggemar, A Good Day to Die Hard kembali ke akar dengan rating R. Jadi, penonton bisa mengharapkan adegan-adegan aksi yang brutal, umpatan-umpatan, serta tentunya versi bebas sensor dari “Yippee Ki-Yay, Motherf*cker!”
Film yang mengharu biru ini dirilis sudah cukup lama yakni pada tahun 2017 yang lalu. Kisahnya begitu dramatis dan mengharu biru, sehingga di ganjar skor 8.4 di IMDB. Diangkat kisah nyata membuat film ini semakin menarik untuk ditonton. Tokoh Suleyman yang asli meninggal pada tahun 2017 pada usia 91 tahun, berselang dua bulan sejak film tersebut rilis.
Film: Ayla: The Daughter of War
Judul Asli: 아일라
Juga Dikenal Sebagai: Ayla
Genre: Drama, Sejarah, Perang
Didistribusikan oleh: Warner Bros.
Tanggal rilis: 27 Oktober 2017
Waktu berjalan: 124 menit
Bahasa: Turki, Korea, Inggris
Negara: Turki, Korea Selatan
Sinopsis Ayla The Daughter of War
Pada tahun 1950, di tengah berlangsungnya Perang Korea, Sersan Süleyman tersandung pada seorang gadis kecil yang setengah beku, tanpa orang tua dan tidak ada bantuan yang terlihat. Panik, takut dan di ambang kematian, gadis kecil ini membuat hati Süleyman terenyuh. Ia mempertaruhkan nyawanya sendiri untuk menyelamatkannya, menyelundupkannya ke pangkalan Angkatan Darat dan mengeluarkannya dari bahaya.
ia tidak mengetahui namanya dan juga tidak dapat berkomunikasi dengannya, Süleyman menamainya Ayla, untuk mengenang bulan pada malam saat mereka bertemu. Keduanya membentuk ikatan yang tak terpisahkan, dan Ayla, membawa kegembiraan luar biasa bagi brigade Turki yang masih terlibat dalam cengkeraman perang.
Namun, saat perang berakhir, brigade Süleyman diberitahu bahwa mereka akan kembali ke rumah. Süleyman tidak tega meninggalkan Ayla, dan melakukan segala daya untuk membawanya bersamanya. Setelah kegagalan berulang kali, dia terpaksa memberikan Ayla ke panti asuhan, tetapi ia tidak menyerah dan memiliki harapan pada suatu hari bisa bersatu kembali dengannya.
Pemeran
Çetin Tekindor as Süleyman (old)
Ismail Hacioglu as Süleyman (young)
Lee Kyung-jin as Ayla (adult)
Kim Seol as Ayla (child)
Jet Li adalah salah satu legenda seni bela diri di dunia, film-filmnya telah mencapai kepopuleran yang luarbiasa selama lebih dari empat dekade. Dia membuat...