Film Korea Daisy, diperankan oleh si cantik jeon ji hyeon yang saya kenal lewat akting nya di film korea yang fenomenal My Sassy Girl.
Kategory:Movies
Genre:Drama
Pemeran : Jeon Ji-Hyeon, Jeong Woo-Seong, Lee Song-Jae
Sutradara : Andrew Lau
Skenario : Felix Chong
Studio : i Film Co Ltd
Durasi : 110 menit
Kategori : >13 tahun (adegan kekerasan)
Segmen Penonton :
Perpaduan adegan aksi dan drama dalam satu cerita tentang dua kehidupan yang saling bertolak belakang. Kehidupan seorang gadis pelukis potret yang lembut bertemu dengan kehidupan keras seorang polisi dan seorang pembunuh bayaran. Cukup cocok buat kaum hawa yang cenderung akan lebih menyukai faktor drama di film ini, tapi juga cocok bagi kaum adam yang mencari adegan tembak-tembakan maupun pertumpahan darah. Suatu kombinasi yang dapat menarik minat baik penonton cowok maupun cewek.
Sinopsis :
Hye Young (Jeon Ji-hyeon) adalah seorang gadis lembut yang bekerja di toko antik kakeknya di Amsterdam. Selain itu, ia juga bekerja sebagai artis jalanan yang membuat lukisan potret bagi para turis. Kehidupannya setiap hari selalu diseliputi tanda tanya, karena ia selalu saja menerima kiriman bunga daisy tanpa ia pernah tahu siapa yang mengantarnya.
Semua berawal dari kejadian jatuhnya Hye Young dari sebuah jembatan kayu saat menyeberang melewati daerah pedesaan. Ketika seseorang tak dikenal telah memperbaiki jembatan itu khusus untuknya, dan juga mengembalikan tas gambar yang sebelumnya ikut hanyut saat ia jatuh, Hye Young mulai jatuh hati pada pangeran misteriusnya itu.
Suatu ketika, seorang pria muncul di hadapan Hye Young dengan menggenggam bunga daisy dan minta Hye Young untuk mengggambar potret dirinya. Melihat bunga daisy itu, Hye Young langsung merasa lelaki itu adalah sang pangeran misterius. Jeong Woo (Lee Seong Jae) sendiri sebenarnya adalah seorang petugas Interpol, yang memanfaatkan Hye Young sebagai kedok untuk mengamat-amati kegiatan kriminalitas yang sedang ditanganinya. Lama kelamaan, Jeong Woo akhirnya benar-benar jatuh hati kepada Hye Young.
Sampai suatu saat, terjadi adu tembak di lokasi itu, dan Hye Young terluka di leher yang membuat ia harus rela kehilangan suaranya. Merasa bersalah, Jeong Woo menghilang dari hidup Hye Young, dan itu malah membuat Hye Young semakin kehilangan. Hye Young belakangan lalu bertemu dengan Park Yi (Jeong Woo Seong), seorang pembunuh bayaran yang sangat perhatian kepadanya.
Walaupun begitu, perhatian yang diberikan Park Yi tetap tak bisa menghapus harapan Hye Young untuk bertemu kembali dengan Jeong Woo. Sampai akhirnya, Hye Young sadar bahwa sosok Park Yi yang baru dikenalnya itu, justru ternyata adalah orang yang selama-lama ini ia nantikan….
Film Lawless (2012) ini merupakan sebuah film adaptasi novel berjudul The Wettest County in The World (2008). Ini merupakan kisah nyata yang dituliskan oleh Matt Bondurant, cucu dari salah satu karakter yang diperankan dalam produksi film ini.
# Lawless Movie :
* Tayang Indonesia: Mei 2013
* Rilis Bioskop: 29 Agustus 2012 (Nation)
* Genre: Drama Crime
* Director: John Hillcoat
* Screenwriter: Nick Cave
* Companies: The Weinstein Company
* Rating: R
* Runtime: 110 minutes
* From: weinsteinco.com
* Official Site: Lawless-film.com
* Cast:
– Shia LaBeouf -as- Jack Bondurant
– Tom Hardy -as- Forrest Bondurant
– Jessica Chastain -as- Maggie
– Mia Wasikowska -as- Bertha Minnix
– Jason Clarke
– Guy Pearce -as- Special Agent Charlie Rakes
Sinopsis Film Terbaru Lawles
Diadaptasi dari novel kisah nyata berjudul The Wettest County in the World, film arahan sutradara John Hillcoat ini mengangkat kisah 3 bersaudara selama masa depresi di pinggiran Virginia. Karena krisis ekonomi, ke-3 bersaudara itu jadi pembuat minuman terlarang, dan dalam bisnis haram ini mereka mendapatkan banyak saingan.
Pada era ’20 – ’30-an di Franklin County, Virginia, Amerika Serikat, Bondurant bersaudara, Forrest (Tom Hardy), Howard (Jason Clarke), dan Jack (Shia LaBeouf), merupakan pengelola bisnis haram minuman keras terlarang. Produksi minuman keras mereka distribusikan ke rekanan bisnis mereka bernama Cricket Pate (Dane DeHaan) yang menggelola sebuah bar.
Usaha mereka sejauh ini tak mengalami hambatan hingga suatu ketika Jack menyaksikan seorang bandit bernama Floyd Banner (Gary Oldman) menghabisi kompetitor bisnis Bondurant bersaudara. Jack tak digubris oleh Floyd hingga ia selamat sampai ke bar milik kakaknya.
Tak lama berselang, seorang aparat penegak hukum bernama Charlie Rakes (Guy Pearce) datang berkunjung ke bar itu dan meminta uang perlindungan kepada siapa saja yang melakukan bisnis pembuatan minuman keras ilegal di wilayah Franklin. Forrest menolak memberi sogokan pada Rakes dan hal ini membuat Rakes berang.
Begitu Rakes pergi, Forrest lalu bersekongkol dengan para pembuat minuman terlarang di wilayah itu untuk melawan tindak korup Rakes. Tindakan Rakes selanjutnya yaitu menggerebek rumah Cricket Pate untuk mencari mesin penyulingan produk minuman keras. Karena tak menemui apa yang diincarnya, Rakes lalu memukuli Cricket Pate. Jack yang mencoba menengahi kebrutalan Rakes pun jadi sasaran bogem mentah sang polisi korup itu.
Mengetahui peristiwa itu, Forrest jadi gundah dan lalu mengajari Jack untuk bisa membela dirinya sendiri. Saat Forrest dan Howard tak jadi pergi ke Chicago untuk urusan bisnis mereka karena Forrest dikeroyok oleh orang suruhan Rakes, Jack terpaksa harus menggantikan mereka dan pergi bersama Cricket Pate. Sayangnya, kedatangan mereka ke Chicago justru merupakan jebakan. Untungnya Jack diselamatkan oleh Floyd.
Dari Floyd, Jack diberitahu siapa saja orang yang bertanggung jawab atas pengeroyokkan Forrest. Jack lalu menghabisi mereka untuk menyampaikan “pesan” pada Rakes. Rupanya “pesan” itu ditanggapi Rakes dengan mengincar Jack untuk mengarahkannya pada lokasi produksi penyulingan minuman terlarang milik Bondurant bersaudara.
Peristiwa itu membuat berang banyak pihak terutama mereka yang menjalankan bisnis haram tersebut dan merasakan kesewenangan Rakes. Mereka lalu mencegat Rakes dan gerombolannya hingga baku tembak pun tak bisa dielakkan.
Haymitch Abernathy (Woody Harrelson) mungkin hanya seorang pemabuk tapi orang akan tetap mengingat pria ini sebagai satu-satunya orang dari District 12 yang berhasil keluar sebagai pemenang dalam acara tahunan itu. Mereka menyebutnya The Hunger Games dan hanya mereka yang benar-benar tangguh yang bisa selamat dari permainan berbahaya ini.
Acara yang ditayangkan di televisi secara nasional ini sebenarnya dimaksudkan sebagai intimidasi bagi 12 District yang kini menjadi jajahan Panem. Setiap tahunnya, masing-masing distrik mengirim dua orang wakil mereka untuk berlaga di The Hunger Games.medan, aturan, dan tingkat partisipasi penonton dapat berubah namunsatu hal konstan: membunuh atau dibunuh. Nantinya, mereka akan menyabung nyawa sampai hanya satu orang saja yang masih hidup. Tahun ini, District 12 diwakili oleh Katniss Everdeen (Jennifer Lawrence) dan Peeta Mellark (Josh Hutcherson).
Katniss, berusia 16 tahun yang tinggal bersama ibu dan adik perempuannya di distrik termiskin, Panem . Katnis sebenarnya tak terpilih namun ia nekat mengajukan diri untuk menggantikan Primrose (Willow Shields), adiknya yang baru berusia 11 tahun. Katnis memang tak punya peluang untuk menang. Ia bukan apa-apa dibanding para kontestan lain yang memang sudah mempersiapkan diri seumur hidup mereka. Satu-satunya peluang Katnis dan Peeta untuk menang adalah bimbingan dari Haymitch Abernathy.
Film korea bertema tentang misteri ini berjudul “Guimoon”. Dibintangi oleh Kim Kang Woo yang juga baru saja terlibat dalam film ” Recalled”. Dalam film ini ia akan beradu akting dengan Kim So Hye mantan anggota grup I.O.I. Film ini dijadwalkan untuk tayang pada tanggal 25 Agustus nanti di Korea Selatan.
Detail film Guimoon
Movie: Guimoon
Revised romanization: Guimoon
Hangul: 귀문
Director: Sim Deok-Geun
Release Date: August 25, 2021
Genre: Horror / Mystery
Distributor: CJ CGV Screen X
Language: Korean
Country: South Korea
Sinopsis Film Guimoon
Pada tahun 1990, seorang petugas kebersihan, yang bekerja di sebuah pusat pelatihan di Guisari, membunuh para tamu dan kemudian membunuh dirinya sendiri. Sejak itu, bunuh diri atau kematian karena kecelakaan sering terjadi di pusat pelatihan setiap tahun. Hal ini menyebabkan pusat pelatihan ditutup dan kemudian ditinggalkan selama bertahun-tahun.
Rumor guimoon (pintu yang hanya digunakan oleh hantu), terkait dengan pusat pelatihan menyebar. Desas-desus guimoon adalah bahwa orang-orang pergi ke pusat pelatihan, tetapi tidak ada yang bisa kembali dari sana.
Do-Jin (Kim Kang-Woo) adalah direktur lembaga penelitian psikis. Ibunya meninggal, saat dia melakukan eksorsisme di pusat pelatihan. Dia pergi ke pusat pelatihan untuk mencari jawaban tentang kematian ibunya. Sementara itu, 3 mahasiswa Hye-Young (Kim So-Hye), Tae-Hoon dan Won-Jae pergi ke pusat pelatihan untuk merekam video untuk sebuah kontes.
25 tahun berselang, 3 sekuel telah dibuat: Die Hard 2 (1990), Die Hard With a Vengeance (1995), dan Live Free or Die Hard (2007). Namun, John McClane seperti belum kehabisan bahan bakar untuk terus menghajar penjahat. Di film ke-5 ini, ia bahkan bukan beraksi di negaranya, Amerika Serikat, melainkan Rusia.
Dalam film berjudul A Good Day To Die Hard tersebut, aktor Bruce Willis AKA Detective “John McClane” akan mengunjungi Moscow untuk sebuah reuni kecil dengan putranya Jack McClane yang diperankan oleh bintang serial Spartacus: Blood and Sands Jai Courtney.
Bagai buah apel yang jatuh tak jauh dari pohonnya, Jack McClane sendiri
memiliki temperamen yang kurang lebih hampir sama seperti ayahnya,
bahkan aksi ketangguhan dan nekat dari sosok John McClane-pun turut
menurun ke putranya. Keduanyapun akan dihadapkan pada plot aksi penuh ledakan yang melibatkan sejumlah kalimat Fwords di dinginnya cuaca Russia yang mematikan. John tidak tahu apa pekerjaan Jack, karena ia sudah lama berpisah dengan Holly, istrinya, dan jarang mendapat kabar tentang keluarganya. Tidak disangka, ternyata Jack adalah seorang agen rahasia CIA terlatih yang sedang menjalankan misi berbahaya di Moskow. Ia tengah menyusup ke dalam sebuah organisasi teroris yang berencana mencuri senjata nuklir.
Saat identitas Jack terungkap, keadaan menjadi berbalik, dan ia menjadi sasaran para teroris Rusia. Di tengah pelariannya lah, Jack bertemu sang ayah. Meskipun sangat terkejut mengetahui putranya adalah seorang agen rahasia, tidak butuh waktu lama bagi John untuk memberikan bantuannya. Kini, tim ayah-anak tersebut bahu membahu bekerja sama menggagalkan rencana organisasi teroris nuklir itu.
Ketika film ke-4, Live Free or Die Hard (LFoDH), rilis 6 tahun lalu,
banyak penggemar yang kecewa, karena film tersebut diberi rating PG-13, alias untuk remaja. Ini seolah mengkhianati tradisi Die Hard yang selalu memiliki rating R (Dewasa), dengan adegan yang penuh kekerasan, darah, dan umpatan. Meskipun LFoDH sukses secara komersil, konten film yang lebih ‘aman’ membuatnya seperti bukan bagian dari Die Hard. Seolah mendengar keluhan penggemar, A Good Day to Die Hard kembali ke akar dengan rating R. Jadi, penonton bisa mengharapkan adegan-adegan aksi yang brutal, umpatan-umpatan, serta tentunya versi bebas sensor dari “Yippee Ki-Yay, Motherf*cker!”
Jet Li adalah salah satu legenda seni bela diri di dunia, film-filmnya telah mencapai kepopuleran yang luarbiasa selama lebih dari empat dekade. Dia membuat kungfu menjadi salah satu bentuk seni bela diri yang terkenal di dunia perfilman. Pertarungan jarak dekat yang memukau tanpa menggunakan efek CGI.
Jet Li Lahir pada tanggal 26 April 1963 di Beijing dan sejak tahun 2009 menjadi warga negara Singapura. Ia mulai berlatih wushu sejak usia delapan tahun di Beijing Sports and Exercise School. Pada saat ia berusia 11 tahun, Li telah mewakili Tiongkok di kompetisi wushu internasional. Namun, ia meninggalkan olahraga ini di usia remaja setelah memenangkan medali emas putra di kejuaraan nasional lima kali berturut-turut.
Sebelum berusia 20 tahun, Li meraih kesuksesan di dunia perfilman Hong Kong dengan film debutnya, Shaolin Temple. Sejak film tersebut ia terus memukau penonton dengan tampilan seni bela diri yang luar biasa di film dan mengukuhkan dirinya sebagai salah satu dari dua nama terbesar dalam genre ini, bersama dengan Jackie Chan.
Tidak seperti Chan, yang film-filmnya lebih banyak bergenre komedi, sebagian besar film Li sangat serius. Jet Li membuat film wuxia menjadi populer di dunia internasional selama karirnya. Wuxia adalah genre khusus yang berkisah tentang pahlawan seni bela diri legendaris dari Tiongkok kuno yang menampilkan kemampuan beladiri yang mumpuni. Berikut adalah daftar film Kungfu Jet Li yang sebaiknya kamu tonton.
Daftar Film Kungfu Jet Li
1. Shaolin Temple
Tanggal rilis: 21 Januari 1982
Disutradarai oleh: Chang Hsin-yen
Bintang lainnya: Yu Hai, Yu Chenghui, Ding Lan
Sinopsis: Berlatar belakang pada abad pertengahan Tiongkok, cerita ini mengisahkan Jue Yuan (Li) muda yang mencari perlindungan di Kuil Shaolin untuk mempelajari seni bela diri dan membalas kematian ayahnya di tangan seorang kaisar yang kejam. Semua orang di kuil menemukan diri mereka dalam bahaya ketika penguasa menyerangnya.
Film ini menandai debut Jet Li dan langsung melambungkannya menjadi bintang di Asia Timur. Dalam film ini ia masih memakai nama lahirnya, Li Lian-je. Setelah sukses besar, aktor ini mengubah namanya menjadi Jet Li.
Shaolin Temple secara luas dianggap sebagai film bersejarah karena merupakan film Hong Kong pertama yang mengambil lokasi shooting di Tiongkok Daratan dan film pertama yang mengambil lokasi syuting di Kuil Shaolin yang sebenarnya.
2. Once Upon a Time in China II
Tanggal rilis: 16 April 1992 (Hong Kong)/1 September 1993 (AS)
Disutradarai oleh: Tsui Hark
Bintang lainnya: Donnie Yen, Rosamund Kwan, Max Mok
Sinopsis: Sebuah kelompok tentara bayaran bernama White Lotus mengganggu kedamaian di Kanton (Guangzhou) pada tahun 1895, dengan menargetkan orang-orang Barat di kota tersebut. Ahli seni bela diri Wong Fei-hung (Li) dipaksa untuk melawan sekte tersebut dan juga seorang pejabat pemerintah setempat yang jahat bernama Komandan Lan (Yen) untuk melindungi kekasihnya yang berpakaian Eropa, Bibi ke-13 (Kwan), dan juga orang-orang Cina yang tidak bersalah yang terjebak dalam perselisihan politik.
Film ini merupakan film kedua dari franchise Once Upon a Time in China. Li memainkan peran utama dalam tiga film pertama dan film keenam. Namun Once Upon a Time in China II dipuji sebagai yang terbaik dari semuanya oleh para kritikus dan penggemar. Film ini meraih rating 93 persen di Rotten Tomatoes dan rating 7,3 bintang di IMDb. Apresiasi ini terutama karena alur cerita dan adegan seni bela diri yang mendebarkan, terutama adegan perkelahian antara Li dan Yen.
3. Fong Sai Yuk/The legend
Tanggal rilis: 4 Maret 1993 (Hong Kong)
Disutradarai oleh: Corey Yuen
Bintang lainnya: Josephine Siao, Michelle Reis, Vincent Zhao
Sinopsis: Fong Sai-Yuk (Li) adalah seorang seniman bela diri luar biasa yang terlibat dalam sebuah kompetisi untuk merebut hati Lui Ting-ting (Reis) yang cantik. Kisah mengarah ke hal lain dan Fong harus berjuang untuk melindungi orang tuanya dan cintanya dari para pejabat kaisar brutal Dinasti Qing.
Film ini juga dikenal sebagai The Legend, film aksi-komedi ini merupakan film pertama dari dua film yang dibintangi oleh Li sebagai Fong Sai-Yuk. Meskipun film kedua juga dirilis pada tahun yang sama dan disukai oleh para penggemar seni bela diri, film pertama menerima lebih banyak pujian kritis untuk cerita, penampilan, dan urutan aksinya yang memenangkan banyak penghargaan di Hong Kong dan Taiwan.
4. Tai Chi Master
Tanggal rilis: 18 November 1993 (Hong Kong)
Disutradarai oleh: Yuen Woo-ping
Bintang lainnya: Jet Li, Chin Siu-ho, Michelle Yeoh
Sinopsis: Dua sahabat (Li dan Chin) yang dilatih seni bela diri di Shaolin kemudian menemukan diri mereka berada di sisi yang berlawanan. Li berada di sisi dari pemberontak yang melawan gubernur otoriter. Sementara salah satu dari mereka termakan oleh nafsu akan kekuasaan dan kebrutalan. Li bergabung dengan Siu-lin (Yeoh) yang baik hati dan menemukan jurus Tai Chi yang dapat membantu melawan rezim.
Tai Chi Master adalah film pertama yang dibintangi Li bersama pemenang Academy Award, Michelle Yeoh. Meskipun Yeoh juga ikut berperan dalam film Li’s Fearless (2006) sebagai narator, namun baru setelah film Hollywood The Mummy: Tomb of the Dragon Emperor (2008) di mana keduanya membintangi peran utama.
5. Fist of Legend
Tanggal rilis: 22 Desember 1994
Disutradarai oleh: Gordon Chan
Bintang lainnya: Chin Siu-ho, Yasuaki Kurata, Shinobu Nakayama, Billy Chow, Paul Chun
Sinopsis: Seorang master seni bela diri Cina terbunuh dalam sebuah pertandingan melawan karateka Jepang di Shanghai yang diduduki Jepang pada tahun 1937. Murid sang guru, seorang siswa bernama Chen Zhen (Li), kemudian meninggalkan pelatihannya di Jepang untuk kembali ke Shanghai dan membalas dendam atas kematiannya, namun menemukan konspirasi yang lebih rumit.
Fist of Legend memiliki rating tertinggi di antara semua film Jet Li. Film ini merupakan remake dari Fist of Fury (1972) karya Bruce Lee, dengan plot yang sedikit berbeda.
6. Hero
Tanggal rilis: 24 Oktober 2002 (Shenzhen, Tiongkok)/27 Agustus 2004 (AS)
Disutradarai oleh: Zhang Yimou
Bintang lainnya: Tony Leung Chiu-wai, Maggie Cheung, Zhang Ziyi, Donnie Yen, Chen Daoming
Sinopsis: Seorang pejuang yang tidak disebutkan namanya (Li) diundang untuk bertemu dengan Raja Qin (Chen) setelah ia mengklaim telah membunuh tiga pembunuh yang kuat – Pedang Patah (Leung), Salju Terbang (Cheung) dan Langit Panjang (Yen) – yang ingin melenyapkan kaisar. Saat sang pejuang menceritakan kisahnya, sang Raja yang bijaksana mulai mempertanyakan keaslian klaimnya.
Film ini: Dipuji secara sebagai salah satu film seni bela diri terhebat yang pernah diproduksi, Hero menerima pujian yang luas tidak hanya untuk adegan aksi dan ceritanya, tetapi juga untuk sinematografinya yang luar biasa oleh Christopher Doyle.
Film ini dinominasikan dalam kategori film berbahasa asing terbaik di Golden Globes dan Academy Awards, setelah dirilis di Tiongkok. Sutradara dan produser film Amerika, Quentin Tarantino, memainkan peran utama dalam perilisan film ini di Amerika Serikat dengan meyakinkan Miramax dan menyetujui persyaratan mereka bahwa film ini akan dipasarkan sebagai film yang “dipersembahkan oleh” Tarantino.
7. Fearless
Tanggal rilis: 26 Januari 2006 (Hong Kong) / 22 September 2006 (AS)
Disutradarai oleh: Ronny Yu
Bintang lainnya: Dong Yong, Nakamura Shidō II, Sun Li
Sinopsis: Sebuah tragedi memaksa seorang ahli bela diri muda dan sombong, Huo Yuanjia, untuk mengasingkan diri di sebuah desa terpencil. Dalam perawatan seorang gadis desa yang buta, Yueci (Sun) dan neneknya, Huo belajar kerendahan hati dan kebutuhan untuk mengendalikan kekuatannya. Namun, ketika ia kembali ke kotanya sebagai seorang pria yang telah berubah, ia mendapati dirinya harus mempertahankan kehormatan Tiongkok di tengah-tengah masalah politik.
Film ini didasarkan pada kehidupan ikon seni bela diri Huo Yuanjia di dunia nyata, yang mendirikan Asosiasi Atletik Chin Woo di Shanghai dan dielu-elukan di Tiongkok hingga saat ini karena telah mengalahkan banyak petarung asing di awal tahun 1900-an untuk mempertahankan kehormatan nasional. Li adalah salah satu dari sekian banyak aktor yang pernah memerankan Huo. Untuk penampilannya, ia mendapatkan nominasi aktor terbaik pertamanya di Penghargaan Film Hong Kong yang bergengsi.
8. The Forbidden Kingdom
The Forbidden Kingdom
Tanggal rilis: 18 April 2008
Disutradarai oleh: Rob Minkoff
Bintang lainnya: Jackie Chan, Liu Yifei, Li Bingbing, Michael Angarano
Sinopsis: Jason (Angarano) adalah seorang remaja Amerika yang menyukai film kung fu. Suatu hari, ia secara tidak sengaja menemukan sebuah artefak di sebuah toko gadai yang membawanya ke Cina kuno. Dia menemukan dirinya bergabung dengan seorang pria bernama Lu Yan (Chan) dan seorang biksu pendiam (Li) dalam sebuah misi untuk membebaskan Sun Wukong atau Raja Kera yang dipenjara (juga Li).
The Forbidden Kingdom adalah salah satu film yang paling ditunggu-tunggu pada saat perilisannya karena merupakan film pertama yang dibintangi oleh Jackie Chan dan Jet Li. Film ini menerima ulasan positif dan diapresiasi oleh para penggemar, dengan pujian khusus untuk adegan aksi yang menampilkan dua legenda seni bela diri.
Film Horor Indonesia berjudul “Makmum” akan tayang di Bioskop pada bulan Agustus ini. Film ini adalah adaptasi dari film pendek garapan Riza pahlevi yang sebelumnya tayang di Youtube. Bagaimanapun, film ini menggabungkan dua hal yang benar-benar dekat dengan kehidupan orang Indonesia yaitu “Horor dan Agama“. Sangat menarik apakah film ini akan mampu menampilkan story yang apik dan memuaskan para penontonnya.
Diperankan oleh Titi Kamal, Ali Syakieb dan Tissa Biani Film Makmun akan perdana tayang pada tanggal 15 Agustus 2019.
Detail Film Makmum
Produser Dheeraj Kalwani
Sutradara Hadrah Daeng Ratu
Penulis Alim Sudio, Vidya Talisa Ariestya, Riza Pahlevi
Pemeran Titi Kamal, Ali Syakieb, Tissa Biani
Tanggal edar Thursday, 15 August 2019
Warna Warna
Sinopsis Flm Makmum
Film ini mengambil seting cerita di sebuah asrama yang dihantui oleh sosok ghaib yang mereka sebut sebagai “Makmum“. Sosok ini senantiasa mengganggu para penghuni asrama, dan intensitasnya semakin kerap sejak Rini (Titi Kamal) kembali datang dan tinggal di asrama untuk merawat Bu Kinanti (Jajang C Noer) yang kesehatannya terus memburuk.
Sebaliknya dengan pemimpin asrama Rosa (Reny Yuliana), ia sama sekali tidak percaya dengan sosok ghaib tersebut dan menganggap hanyala rekaan tiga siswi: Nurul (Tissa Bianni), Nisa (Bianca Hello), Putri (Adila Fitri) yang saat itu sedang diperbolehkan keluar asrama pada masa liburan, karena hasil ujian mereka yang buruk.
Putri semakin sering kesurupan, membuat suasana semakin tidak karuan. Rini menyadari ada sesuatu yang tidak beres diantara semua kejadian ini. Ia mencoba membantu teman-temannya dan berusaha memecahkan misteri tersebut. Keputusannya tersebut, ternyata dapat mengancam jiwanya.
Satu lagi film korea terbaru akan tayang pada bulan september nanti. Film ini berjudul “Woderful Ghost” dan akan dibintangi oleh Ma Dong Seok dan Kim Young Kwang. Menarik untuk melihat peran Ma Dong Seok yang sebelumnya telah sukses berperan dalam 1987 When The Day Comes dan Train To Busan. Tema yang diangkat oleh film ini juga cukup unik yakni melibatkan Hantu!.
Movie: Wonderful Ghost
Revised romanization: Wondeopool Goseuteu
Hangul: 원더풀 고스트
Director: Jo Won-Hee
Writer:
Producer:
Cinematographer:
Release Date: September, 2018
Runtime:
Language: Korean
Country: South Korea
Sinopsis Film Wonderful Ghost.
Jang-Soo (Ma Dong-Seok) menjalankan sebuah tempat olahraga judo. Dia tidak peduli dengan ketidakadilan, tapi ia sangat tertarik dengan hantu. Tae-Jin (Kim Young-Kwang), yang adalah seorang petugas polisi mulai mengikutinya. Karena hantu, Jang-Soo terlibat dalam sebuah kasus.
Genre: Horor/Dewasa
Durasi: 100minutes
Jenis Film : Horror
Produser : Barbara Muschietti, J. Miles Dale
Produksi : UNIVERSAL PICTURES
Sutradara : Andy Muschietti
Homepage : www.mamamovie.com/
Cast:
Jessica Chastain berperan sebagai Annabel
Nikolaj Coster-Waldau berperan sebagai Lucas
Megan Charpentier berperan sebagai Victoria
Isabelle Nelisse berperan sebagai Lilly
Sinopsis:
Lima tahun yang lalu, Victoria dan Lilly menghilang tanpa jejak. Sejak itu, paman mereka, Lucas (Nikolaj Coster-Waldau) dan kekasihnya, Annabel (Jessica Chastain), terus mencari. Secara mengejutkan Victoria dan Lily ditemukan disebuah kabin tua, pasangan ini tak pernah menduga bahwa gadis-gadis kecil tersebut bukanlah satu-satunya tamu yang mereka sambut dirumah mereka.
Annabel mencoba untuk memperkenalkan kehidupan
normal pada Victoria dan Lily sekaligus yakin bahwa ada roh jahat di rumah mereka. Apakah kakak beradik ini mengalami stres traumatis?. Bagaimana mereka dapat bertahan tahun-tahun sendirian di dalam hutan?. Saat mencoba mencari jawabannya, ia mengetahui bahwa kematian mengincarnya.
Bagi kamu yang menginginkan sensasi berbeda saat menonton film korea, cobalah untuk menonton Film Horor “The Whispering”. Kebanyakan film korea memang mengambil tema drama atau action, tetapi jika sudah bicara horor biasanya akan sangat menakutkan seperti yang disajikan dalam film “The Wailing” dan “The Mimic”. Nah dalam film The Whispering ini, kita akan diajak untuk menyelami kisah sekumpulan remaja yang terjebak di tempat misterius.
Film ini dibintangi oleh Soo Jo Yeon, yang relatif masih baru dalam dunia entertainment korea. Selain itu ada juga Kim Min Kyu yang beberapa kali hadir menjadi cameo di drama “Because This Is My Firts Live” sebagai Bok-Nam.
Movie: The Whispering
Revised romanization: Sokdaksokdak
Hangul: 속닥속닥
Director: Choi Sang-Hun
Writer:
Producer:
Cinematographer:
Release Date: July 13, 2018
Runtime: 91 min.
Genre: Mystery
Language: Korean
Country: South Korea
Sinopsis Film The Whispering
Setelah mengikuti ujian masuk perguruan tinggi, 6 siswa sekolah menengah menemukan taman hiburan yang terlantar. Mereka melihat rumah hantu di taman hiburan dan memutuskan untuk masuk. Para siswa mulai mendengar bisikan dan mulai menghilang satu per satu.
Jet Li adalah salah satu legenda seni bela diri di dunia, film-filmnya telah mencapai kepopuleran yang luarbiasa selama lebih dari empat dekade. Dia membuat...