Teror film horor ternyata kembali berlanjut di tahun 2023, beberapa judul fim masih mengusung genre ini. Termasuk juga film horor ikonik Suzzana Malam Jumat Kliwon yang akan segera tayang tahun ini.
Pemeran Film Suzzana Malam Jumat Kliwon
Sejauh ini rumah produksi Soraya Intercine Films masih menutup rapat info detail tentang film ini. Posternya saja baru dirilis pas malam Jumat Kliwon 2 Februari 2023. Sosok seorang wanita yang berdiri dengan siluet yang tidak terlalu jelas. Poster ini seperti sengaja memantik rasa penasaran.
Namun diyakini pemeran utama film ini masih Luna Maya yang sebelumnya sukses memerankan Suzzana pada tahun 2018. Film Bernafas Dalam Kubur waktu itu mampu mengumpulkan 3,3 juta penonton.
Sinopsis Film Suzzana Malam Jumat Kliwon
Film ini sepertinya juga merupakan remake dari film Suzzana di dekade 80an. Pada film tersebut, Suzanna berperan sebagai Ayu yang bekerja sebagai penulis novel misteri.
Pada suatu hari, Ayu memutuskan untuk pergi ke pedesaan dan kekasihnya, Anton (Alan Nuari) datang ke rumah tidak berpenghuni yang berada di sebuah perkampungan. Lalu, Ayu memutuskan untuk menulis novel di rumah tersebut.
Setelah diizinkan, Ayu tinggal disana dengan diawasi penjaga rumah. Betapa kagetnya Ayu ketika melihat penampakan Sundel Bolong. Paras Minati alias Sundel Bolong tersebut disebut-sebut mirip dengan Ayu.
Untuk versi tahun 2023 ini mungkin saja ada penyesuaian cerita dan latar. So kita tunggu saja.
Film korea terbaru ini dijadwalkan tayang pada 4 April 2019 ini, dibintangi oleh Soyoung eks SNSD dan Sunsuke Tanaka. Film ini terinspirasi dari kumpulan cerita pendek “Deddo Endo no Omoide” karya Banana Yoshimoto. Menjadi menarik untuk disimak film kolaborasi antara Korea Selatan dan Jepang ini dengan genre drama dan percintaan. Menilik pemerannyapun cukup menjanjikan dan layak untuk ditonton.
Movie: Memories of a Dead End
Revised romanization: Makdareun Kolmokui Chueok
Hangul: 막다른 골목의 추억
Director: Choi Hyun-Young
Writer: Banana Yoshimoto (short story)
Producer:
Cinematographer:
World Premiere: October, 2018 (Busan IFF)
Release Date: April 4, 2019 (South Korea) / February 16, 2019 (Japan)
Runtime: 89 min.
Language: Korean, Japanese
Country: South Korea, Japan
Sinopsis Film Korea “Memories of a Dead End”.
Tunangan Yoo-Mi (Sooyoung) Tae-Goo (Ahn Bo-Hyun) saat ini bekerja di luar negeri di Nagoya, Jepang. Dia memutuskan untuk pergi ke Nagoya untuk menemuinya. Sesampai di sana, Yoo-Mi mengetahui bahwa ia jatuh cinta dengan wanita lain. Yoo-Mi juga mengetahui bahwa Tae-Goo dan wanita itu bertunangan.
Yoo-Mi jatuh dalam keputusasaan. Dia berkeliaran di sekitar kota Nagoya yang tidak dikenal dan kebetulan berakhir di End Point Cafe dan Guest House. Di sana, dia bertemu dengan manajer Nishiyama (Shunsuke Tanaka). Yoo-Mi memutuskan untuk tinggal di wisma. Dia bertemu orang-orang di sana dengan berbagai kisah mereka.
Film korea yang akan tayang pada bulan oktober 2019 ini mengambil tema percintaan romantis. Berjudul “Love Again”, film ini akan dibintangi oleh aktor veteran korea “Kwon Sang Woo” yang akan beradu akting dengan “Lee Jung Hyun”.
Cerita film ini berseting pada kehidupan orang -orang yang telah matang di rentang usia 30an, dan sedang bermasalah dengan kehidupan cintanya.
Movie: Love, Again (English title) / Shall We Do It Twice (literal title)
Revised romanization: Doobeonhalkkayo
Hangul: 두번할까요
Director: Park Yong-Jib
Writer: Park Yong-Jib
Producer:
Cinematographer:
Release Date: October 17, 2019 —
Runtime: 112 min.
Genre: Romantic-Comedy
Distributor: Little Big Pictures
Language: Korean
Country: South Korea
Sinopsis Film LOve Again.
Hyun-Woo (Kwon Sang-Woo) dan Sun-Young (Lee Jung-Hyun) menjalani upacara perceraian dan mereka sekarang secara resmi bercerai. Hyun-Woo menikmati status lajang, tetapi mantan istrinya tiba-tiba muncul di depannya suatu hari.
Sun-Young bersama pacar barunya Sang-Cheol (Lee Jong-Hyuk). Sang-Cheol tidak menyadari bahwa Sun-Young pernah menikah dengan Hyun-Woo.
25 tahun berselang, 3 sekuel telah dibuat: Die Hard 2 (1990), Die Hard With a Vengeance (1995), dan Live Free or Die Hard (2007). Namun, John McClane seperti belum kehabisan bahan bakar untuk terus menghajar penjahat. Di film ke-5 ini, ia bahkan bukan beraksi di negaranya, Amerika Serikat, melainkan Rusia.
Dalam film berjudul A Good Day To Die Hard tersebut, aktor Bruce Willis AKA Detective “John McClane” akan mengunjungi Moscow untuk sebuah reuni kecil dengan putranya Jack McClane yang diperankan oleh bintang serial Spartacus: Blood and Sands Jai Courtney.
Bagai buah apel yang jatuh tak jauh dari pohonnya, Jack McClane sendiri
memiliki temperamen yang kurang lebih hampir sama seperti ayahnya,
bahkan aksi ketangguhan dan nekat dari sosok John McClane-pun turut
menurun ke putranya. Keduanyapun akan dihadapkan pada plot aksi penuh ledakan yang melibatkan sejumlah kalimat Fwords di dinginnya cuaca Russia yang mematikan. John tidak tahu apa pekerjaan Jack, karena ia sudah lama berpisah dengan Holly, istrinya, dan jarang mendapat kabar tentang keluarganya. Tidak disangka, ternyata Jack adalah seorang agen rahasia CIA terlatih yang sedang menjalankan misi berbahaya di Moskow. Ia tengah menyusup ke dalam sebuah organisasi teroris yang berencana mencuri senjata nuklir.
Saat identitas Jack terungkap, keadaan menjadi berbalik, dan ia menjadi sasaran para teroris Rusia. Di tengah pelariannya lah, Jack bertemu sang ayah. Meskipun sangat terkejut mengetahui putranya adalah seorang agen rahasia, tidak butuh waktu lama bagi John untuk memberikan bantuannya. Kini, tim ayah-anak tersebut bahu membahu bekerja sama menggagalkan rencana organisasi teroris nuklir itu.
Ketika film ke-4, Live Free or Die Hard (LFoDH), rilis 6 tahun lalu,
banyak penggemar yang kecewa, karena film tersebut diberi rating PG-13, alias untuk remaja. Ini seolah mengkhianati tradisi Die Hard yang selalu memiliki rating R (Dewasa), dengan adegan yang penuh kekerasan, darah, dan umpatan. Meskipun LFoDH sukses secara komersil, konten film yang lebih ‘aman’ membuatnya seperti bukan bagian dari Die Hard. Seolah mendengar keluhan penggemar, A Good Day to Die Hard kembali ke akar dengan rating R. Jadi, penonton bisa mengharapkan adegan-adegan aksi yang brutal, umpatan-umpatan, serta tentunya versi bebas sensor dari “Yippee Ki-Yay, Motherf*cker!”
Film “Madagascar 3: Europe’s Most Wanted” Tayang di Indonesia mulai tanggal 8 Juni. Masih setia dengan konsep petualangan seru dan banyolan yang segar, DreamWorks masih berharap “Madagascar 3” ini akan mengikuti jejak kesuksesan dua film sebelumnya, “Madagascar” (2005) dan “Madagascar: Escape 2 Africa”. Sekuel film ini bahkan berhasil meraih penghargaan sebagai Film Animasi Terfavorit di ajang Kids’ Choice Award 2009.
Harapan DreamWorks itu bisa saja terjadi karena “Madagascar 3” dilengkapi bekal yang cukup mumpuni. Mulai dari plot cerita seru serta efek 3D (3 Dimensi) yang memanjakan visualisasi penontonnya. Tidak perlu khawatir bagi yang tidak menonton versi 3D-nya. Pasalnya, DreamWorks memakai warna-warna cerah dan efek grafis memukau yang tetap bisa membuat penonton tanpa kacamata 3D membatin “wow…keren”.
Dari segi cerita, “Madagascar 3” tetap mengusung kisah petualangan Alex (Ben Stiller), Marty (Chris Rock), Gloria (Jada Pinkett Smith) dan Melman (David Schwimmer). Kali ini kisah dimulai ketika Alex ingin kembali ke kebun binatang Central Park, New York, tempat dia dibesarkan. Alex pun mantap meninggalkan Afrika bersama teman-temannya. Mereka kemudian menemui para Pinguin ber-IQ tinggi (karena digambarkan selalu cerdas dan punya seribu jurus jitu dalam melewati masalah) dan para simpanse yang menjadi rekan kerja Pinguin di Casino Monte.
Dalam perjuangannya kembali pulang, Alex cs dihadang oleh pengawas binatang asal Perancis yang ganas, Chantel Dubois (Frances McDormand). Penonton bakal dibuat tertawa (atau setidaknya terkikik) saat disuguhi adegan kejar-kejaran antara Alex cs dan Dubois yang lucu di awal film.
Alex cs kemudian ditolong oleh rombongan Sirkus yang kehilangan masa kejayaannya. Menyamar sebagai pemain sirkus, Alex semakin menyadari bahwa kebun binatang bukanlah tempat terbaik untuknya. Beberapa pesan moral ikut diselipkan sutradara Eric Darnell, Tom McGrath dan Conrad Vernon ke dalam film berdurasi sekitar 1,5 jam itu.
Namun karakter pendukung yang justru menjadi daya tarik utama film ini sepertinya Sonya, beruang betina yang menjadi cinta pada pandangan pertama King Julian XIII (si Raja Lemur yang lebay). Baik penonton dewasa dan anak-anak bakal dijamin tertawa melihat kisah cinta Sonya dan King Julian.
Bisa dibilang setiap adegan Sonya dan King Julian-lah yang mengandung unsur humor paling tinggi dibanding adegan karakter lainnya. Mulai saat adegan slow motion Sonya makan ikan (yang dibuat bak iklan shampo) sehingga membuat King Julian jatuh cinta, adegan saat mereka pergi bersama ke Roma (dan mencuri cincin emas Paus di Vatikan), hingga sepeda Sonya patah tapi oleh King Julian diganti dengan motor Ducati (bisa dibayangkan beruang besar imut nan cute naik motor Ducati yang macho).
Film Korea Aloners mengangkat tema kriminal misteri, ini adalah proyek film pertama dari Gong Seung Yeon di layar lebar. Sebelumnya ia telah banyak membintangi drama korea, seperti “Are you Human? dan Flower Crew: Joseon Marriage Agency“.
Aloners dijadwalkan tayang perdana pada perhelatan Jeonju Film Festival yang berlangsung pada tanggal 29April hingga 8 Mei lalu. Film yang memiliki durasi 91 menit ini akankah menarik untuk ditonton? simak dulu sinopsinya yuk.
Detail Film Korea Aloners
Movie: Aloners
Revised romanization: Honja Saneun Saramdeul
Hangul: 혼자 사는 사람들
Director: Hong Sung-Eun
Writer:
Producer:
Cinematographer:
World Premiere: April 30, 2021 (Jeonju IFF)
Release Date: May 19, 2021
Runtime: 91 min.
Distributor: Deokub
Language: Korean
Country: South Korea
Sinopsis Drama Aloners
Jin-A yang diperankan oleh Gong Seung-Yeon adalah seorang karyawan yang bekerja di bagian call center kartu kredit. Dia melakukan pekerjaannya dengan baik, tetapi dia seorang yang tertutup sehingga tidak memiliki hubungan dengan siapa pun di tempat kerja atau dalam kehidupan pribadinya.
Dia tinggal sendiri dan bekerja sendiri. Suatu hari, tetangganya yang terkadang mengobrol dengannya ditemukan tewas. Tubuhnya ditemukan seminggu setelah dia meninggal. Jin-A kaget dengan kematiannya. Dia memutuskan untuk menyalakan kamera yang dipasang di rumah ibunya sejak lama.
Film Horor Indonesia berjudul “Makmum” akan tayang di Bioskop pada bulan Agustus ini. Film ini adalah adaptasi dari film pendek garapan Riza pahlevi yang sebelumnya tayang di Youtube. Bagaimanapun, film ini menggabungkan dua hal yang benar-benar dekat dengan kehidupan orang Indonesia yaitu “Horor dan Agama“. Sangat menarik apakah film ini akan mampu menampilkan story yang apik dan memuaskan para penontonnya.
Diperankan oleh Titi Kamal, Ali Syakieb dan Tissa Biani Film Makmun akan perdana tayang pada tanggal 15 Agustus 2019.
Detail Film Makmum
Produser Dheeraj Kalwani
Sutradara Hadrah Daeng Ratu
Penulis Alim Sudio, Vidya Talisa Ariestya, Riza Pahlevi
Pemeran Titi Kamal, Ali Syakieb, Tissa Biani
Tanggal edar Thursday, 15 August 2019
Warna Warna
Sinopsis Flm Makmum
Film ini mengambil seting cerita di sebuah asrama yang dihantui oleh sosok ghaib yang mereka sebut sebagai “Makmum“. Sosok ini senantiasa mengganggu para penghuni asrama, dan intensitasnya semakin kerap sejak Rini (Titi Kamal) kembali datang dan tinggal di asrama untuk merawat Bu Kinanti (Jajang C Noer) yang kesehatannya terus memburuk.
Sebaliknya dengan pemimpin asrama Rosa (Reny Yuliana), ia sama sekali tidak percaya dengan sosok ghaib tersebut dan menganggap hanyala rekaan tiga siswi: Nurul (Tissa Bianni), Nisa (Bianca Hello), Putri (Adila Fitri) yang saat itu sedang diperbolehkan keluar asrama pada masa liburan, karena hasil ujian mereka yang buruk.
Putri semakin sering kesurupan, membuat suasana semakin tidak karuan. Rini menyadari ada sesuatu yang tidak beres diantara semua kejadian ini. Ia mencoba membantu teman-temannya dan berusaha memecahkan misteri tersebut. Keputusannya tersebut, ternyata dapat mengancam jiwanya.
Film Lawless (2012) ini merupakan sebuah film adaptasi novel berjudul The Wettest County in The World (2008). Ini merupakan kisah nyata yang dituliskan oleh Matt Bondurant, cucu dari salah satu karakter yang diperankan dalam produksi film ini.
# Lawless Movie :
* Tayang Indonesia: Mei 2013
* Rilis Bioskop: 29 Agustus 2012 (Nation)
* Genre: Drama Crime
* Director: John Hillcoat
* Screenwriter: Nick Cave
* Companies: The Weinstein Company
* Rating: R
* Runtime: 110 minutes
* From: weinsteinco.com
* Official Site: Lawless-film.com
* Cast:
– Shia LaBeouf -as- Jack Bondurant
– Tom Hardy -as- Forrest Bondurant
– Jessica Chastain -as- Maggie
– Mia Wasikowska -as- Bertha Minnix
– Jason Clarke
– Guy Pearce -as- Special Agent Charlie Rakes
Sinopsis Film Terbaru Lawles
Diadaptasi dari novel kisah nyata berjudul The Wettest County in the World, film arahan sutradara John Hillcoat ini mengangkat kisah 3 bersaudara selama masa depresi di pinggiran Virginia. Karena krisis ekonomi, ke-3 bersaudara itu jadi pembuat minuman terlarang, dan dalam bisnis haram ini mereka mendapatkan banyak saingan.
Pada era ’20 – ’30-an di Franklin County, Virginia, Amerika Serikat, Bondurant bersaudara, Forrest (Tom Hardy), Howard (Jason Clarke), dan Jack (Shia LaBeouf), merupakan pengelola bisnis haram minuman keras terlarang. Produksi minuman keras mereka distribusikan ke rekanan bisnis mereka bernama Cricket Pate (Dane DeHaan) yang menggelola sebuah bar.
Usaha mereka sejauh ini tak mengalami hambatan hingga suatu ketika Jack menyaksikan seorang bandit bernama Floyd Banner (Gary Oldman) menghabisi kompetitor bisnis Bondurant bersaudara. Jack tak digubris oleh Floyd hingga ia selamat sampai ke bar milik kakaknya.
Tak lama berselang, seorang aparat penegak hukum bernama Charlie Rakes (Guy Pearce) datang berkunjung ke bar itu dan meminta uang perlindungan kepada siapa saja yang melakukan bisnis pembuatan minuman keras ilegal di wilayah Franklin. Forrest menolak memberi sogokan pada Rakes dan hal ini membuat Rakes berang.
Begitu Rakes pergi, Forrest lalu bersekongkol dengan para pembuat minuman terlarang di wilayah itu untuk melawan tindak korup Rakes. Tindakan Rakes selanjutnya yaitu menggerebek rumah Cricket Pate untuk mencari mesin penyulingan produk minuman keras. Karena tak menemui apa yang diincarnya, Rakes lalu memukuli Cricket Pate. Jack yang mencoba menengahi kebrutalan Rakes pun jadi sasaran bogem mentah sang polisi korup itu.
Mengetahui peristiwa itu, Forrest jadi gundah dan lalu mengajari Jack untuk bisa membela dirinya sendiri. Saat Forrest dan Howard tak jadi pergi ke Chicago untuk urusan bisnis mereka karena Forrest dikeroyok oleh orang suruhan Rakes, Jack terpaksa harus menggantikan mereka dan pergi bersama Cricket Pate. Sayangnya, kedatangan mereka ke Chicago justru merupakan jebakan. Untungnya Jack diselamatkan oleh Floyd.
Dari Floyd, Jack diberitahu siapa saja orang yang bertanggung jawab atas pengeroyokkan Forrest. Jack lalu menghabisi mereka untuk menyampaikan “pesan” pada Rakes. Rupanya “pesan” itu ditanggapi Rakes dengan mengincar Jack untuk mengarahkannya pada lokasi produksi penyulingan minuman terlarang milik Bondurant bersaudara.
Peristiwa itu membuat berang banyak pihak terutama mereka yang menjalankan bisnis haram tersebut dan merasakan kesewenangan Rakes. Mereka lalu mencegat Rakes dan gerombolannya hingga baku tembak pun tak bisa dielakkan.
Bagi kamu yang menginginkan sensasi berbeda saat menonton film korea, cobalah untuk menonton Film Horor “The Whispering”. Kebanyakan film korea memang mengambil tema drama atau action, tetapi jika sudah bicara horor biasanya akan sangat menakutkan seperti yang disajikan dalam film “The Wailing” dan “The Mimic”. Nah dalam film The Whispering ini, kita akan diajak untuk menyelami kisah sekumpulan remaja yang terjebak di tempat misterius.
Film ini dibintangi oleh Soo Jo Yeon, yang relatif masih baru dalam dunia entertainment korea. Selain itu ada juga Kim Min Kyu yang beberapa kali hadir menjadi cameo di drama “Because This Is My Firts Live” sebagai Bok-Nam.
Movie: The Whispering
Revised romanization: Sokdaksokdak
Hangul: 속닥속닥
Director: Choi Sang-Hun
Writer:
Producer:
Cinematographer:
Release Date: July 13, 2018
Runtime: 91 min.
Genre: Mystery
Language: Korean
Country: South Korea
Sinopsis Film The Whispering
Setelah mengikuti ujian masuk perguruan tinggi, 6 siswa sekolah menengah menemukan taman hiburan yang terlantar. Mereka melihat rumah hantu di taman hiburan dan memutuskan untuk masuk. Para siswa mulai mendengar bisikan dan mulai menghilang satu per satu.
Sebuah film korea dengan latar belakang sejarah akan segera ditayangkan. Film ini tepatnya akan mengambil latar kisah pada zaman Goguryeo dan akan menampilkan pertempuran yang intens orang korea melawan pasukan Tiongkok. Pemeran utama “The Great Battle” adalah Jo In Sung, setelah sebelumnya Park Bo Gum dan Lee Byung Hun menolak untuk membintangi film ini. Sangat menarik untuk menonton kisah heroik dan melihat kiprah sutradara Kim Kwang Sik membesut film ini.
Movie: The Great Battle (English title) / Ansi Fortress (literal title)
Revised romanization: Ansisung
Hangul: 안시성
Director: Kim Kwang-Sik
Writer:
Producer:
Cinematographer:
Release Date: September, 2018
Runtime:
Distributor: Next Entertainment World
Language: Korean
Country: South Korea
Sinopis Film The Great Battle.
Pada 645, Yang Man-Chun (Zo In-Sung) dan tentara Goguryeo mempertahankan Benteng Ansi melawan setengah juta pasukan Tang yang menyerang.
Jet Li adalah salah satu legenda seni bela diri di dunia, film-filmnya telah mencapai kepopuleran yang luarbiasa selama lebih dari empat dekade. Dia membuat...