Film korea yang akan tayang pada bulan oktober 2019 ini mengambil tema percintaan romantis. Berjudul “Love Again”, film ini akan dibintangi oleh aktor veteran korea “Kwon Sang Woo” yang akan beradu akting dengan “Lee Jung Hyun”.
Cerita film ini berseting pada kehidupan orang -orang yang telah matang di rentang usia 30an, dan sedang bermasalah dengan kehidupan cintanya.
Movie: Love, Again (English title) / Shall We Do It Twice (literal title)
Revised romanization: Doobeonhalkkayo
Hangul: 두번할까요
Director: Park Yong-Jib
Writer: Park Yong-Jib
Producer:
Cinematographer:
Release Date: October 17, 2019 —
Runtime: 112 min.
Genre: Romantic-Comedy
Distributor: Little Big Pictures
Language: Korean
Country: South Korea
Sinopsis Film LOve Again.
Hyun-Woo (Kwon Sang-Woo) dan Sun-Young (Lee Jung-Hyun) menjalani upacara perceraian dan mereka sekarang secara resmi bercerai. Hyun-Woo menikmati status lajang, tetapi mantan istrinya tiba-tiba muncul di depannya suatu hari.
Sun-Young bersama pacar barunya Sang-Cheol (Lee Jong-Hyuk). Sang-Cheol tidak menyadari bahwa Sun-Young pernah menikah dengan Hyun-Woo.
25 tahun berselang, 3 sekuel telah dibuat: Die Hard 2 (1990), Die Hard With a Vengeance (1995), dan Live Free or Die Hard (2007). Namun, John McClane seperti belum kehabisan bahan bakar untuk terus menghajar penjahat. Di film ke-5 ini, ia bahkan bukan beraksi di negaranya, Amerika Serikat, melainkan Rusia.
Dalam film berjudul A Good Day To Die Hard tersebut, aktor Bruce Willis AKA Detective “John McClane” akan mengunjungi Moscow untuk sebuah reuni kecil dengan putranya Jack McClane yang diperankan oleh bintang serial Spartacus: Blood and Sands Jai Courtney.
Bagai buah apel yang jatuh tak jauh dari pohonnya, Jack McClane sendiri
memiliki temperamen yang kurang lebih hampir sama seperti ayahnya,
bahkan aksi ketangguhan dan nekat dari sosok John McClane-pun turut
menurun ke putranya. Keduanyapun akan dihadapkan pada plot aksi penuh ledakan yang melibatkan sejumlah kalimat Fwords di dinginnya cuaca Russia yang mematikan. John tidak tahu apa pekerjaan Jack, karena ia sudah lama berpisah dengan Holly, istrinya, dan jarang mendapat kabar tentang keluarganya. Tidak disangka, ternyata Jack adalah seorang agen rahasia CIA terlatih yang sedang menjalankan misi berbahaya di Moskow. Ia tengah menyusup ke dalam sebuah organisasi teroris yang berencana mencuri senjata nuklir.
Saat identitas Jack terungkap, keadaan menjadi berbalik, dan ia menjadi sasaran para teroris Rusia. Di tengah pelariannya lah, Jack bertemu sang ayah. Meskipun sangat terkejut mengetahui putranya adalah seorang agen rahasia, tidak butuh waktu lama bagi John untuk memberikan bantuannya. Kini, tim ayah-anak tersebut bahu membahu bekerja sama menggagalkan rencana organisasi teroris nuklir itu.
Ketika film ke-4, Live Free or Die Hard (LFoDH), rilis 6 tahun lalu,
banyak penggemar yang kecewa, karena film tersebut diberi rating PG-13, alias untuk remaja. Ini seolah mengkhianati tradisi Die Hard yang selalu memiliki rating R (Dewasa), dengan adegan yang penuh kekerasan, darah, dan umpatan. Meskipun LFoDH sukses secara komersil, konten film yang lebih ‘aman’ membuatnya seperti bukan bagian dari Die Hard. Seolah mendengar keluhan penggemar, A Good Day to Die Hard kembali ke akar dengan rating R. Jadi, penonton bisa mengharapkan adegan-adegan aksi yang brutal, umpatan-umpatan, serta tentunya versi bebas sensor dari “Yippee Ki-Yay, Motherf*cker!”
Cast: Ryan Gosling, Josh Brolin, Emma Stone, Sean Penn, Nick Nolte, Anthony Mackie, Giovanni Ribisi
Director: Ruben Fleischer
Sinopsis: Kerajaan kelam yang dipimpin oleh Mickey Cohen (Sean Penn) dengan
sukses mengatur bisnis narkotik, senjata dan prostitusi di bawah
lindungan para politisi dan penegak hukum yang dibayar. Geram melihat
bisnis jahat yang bergeliat hebat ini, kelompok LAPD rahasia dipimpin
oleh Sersan John O’Mara (Josh Brolin) dan Jerry Wooters (Ryan Gosling)
mencari cara untuk menggulingkan mereka.
Bulan ini bioskop kembali kedatangan film horor terbaru yang kali ini berjudul “Jailangkung Sandekala“. Film ini adalah karya dari Kimo Stamboel yang juga cukup sukses menyutradarai film horor lainya “Ivanna”. Jailangkung sendiri adalah franhise film horor yang cukup fenomenal di kanah layar lebar.
Detail Jailangkung Sandekala
Produser: Wicky V Olindo, Justin Kim
Sutradara: Kimo Stamboel
Penulis: Kimo Stamboel, Rinaldy Puspoyo
Pemeran: Titi Kamal, Dwi Sasono, Syifa Hadju, Muzakki Ramdhan
Tanggal edar: Thursday, 22 September 2022
Sinopsis Film Jaelangkung Sandekala
Teror supranatural berpusat pada Adrian (Dwi Sasono), istrinya Sandra (Titi Kamal), serta dua anak mereka, Niki (Syifa Hadju) dan Kinan (Muzakki Ramdhan), yang sedang berlibur ke luar kota. Ketika berada di sebuah danau yang menjadi destinasi wisata mereka, Kinan secara misterius menghilang tanpa jejak saat matahari terbenam.
Keluarga tersebut mencari-cari Kinan di daerah yang sangat asing bagi mereka. Sama sekali tidak ada jejak, tetapi terdapat sebuah boneka jailangkung yang mereka temukan di tengah-tengah pencarian yang menegangkan.
Film korea terbaru ini dijadwalkan tayang pada 4 April 2019 ini, dibintangi oleh Soyoung eks SNSD dan Sunsuke Tanaka. Film ini terinspirasi dari kumpulan cerita pendek “Deddo Endo no Omoide” karya Banana Yoshimoto. Menjadi menarik untuk disimak film kolaborasi antara Korea Selatan dan Jepang ini dengan genre drama dan percintaan. Menilik pemerannyapun cukup menjanjikan dan layak untuk ditonton.
Movie: Memories of a Dead End
Revised romanization: Makdareun Kolmokui Chueok
Hangul: 막다른 골목의 추억
Director: Choi Hyun-Young
Writer: Banana Yoshimoto (short story)
Producer:
Cinematographer:
World Premiere: October, 2018 (Busan IFF)
Release Date: April 4, 2019 (South Korea) / February 16, 2019 (Japan)
Runtime: 89 min.
Language: Korean, Japanese
Country: South Korea, Japan
Sinopsis Film Korea “Memories of a Dead End”.
Tunangan Yoo-Mi (Sooyoung) Tae-Goo (Ahn Bo-Hyun) saat ini bekerja di luar negeri di Nagoya, Jepang. Dia memutuskan untuk pergi ke Nagoya untuk menemuinya. Sesampai di sana, Yoo-Mi mengetahui bahwa ia jatuh cinta dengan wanita lain. Yoo-Mi juga mengetahui bahwa Tae-Goo dan wanita itu bertunangan.
Yoo-Mi jatuh dalam keputusasaan. Dia berkeliaran di sekitar kota Nagoya yang tidak dikenal dan kebetulan berakhir di End Point Cafe dan Guest House. Di sana, dia bertemu dengan manajer Nishiyama (Shunsuke Tanaka). Yoo-Mi memutuskan untuk tinggal di wisma. Dia bertemu orang-orang di sana dengan berbagai kisah mereka.
Genre: Horor/Dewasa
Durasi: 100minutes
Jenis Film : Horror
Produser : Barbara Muschietti, J. Miles Dale
Produksi : UNIVERSAL PICTURES
Sutradara : Andy Muschietti
Homepage : www.mamamovie.com/
Cast:
Jessica Chastain berperan sebagai Annabel
Nikolaj Coster-Waldau berperan sebagai Lucas
Megan Charpentier berperan sebagai Victoria
Isabelle Nelisse berperan sebagai Lilly
Sinopsis:
Lima tahun yang lalu, Victoria dan Lilly menghilang tanpa jejak. Sejak itu, paman mereka, Lucas (Nikolaj Coster-Waldau) dan kekasihnya, Annabel (Jessica Chastain), terus mencari. Secara mengejutkan Victoria dan Lily ditemukan disebuah kabin tua, pasangan ini tak pernah menduga bahwa gadis-gadis kecil tersebut bukanlah satu-satunya tamu yang mereka sambut dirumah mereka.
Annabel mencoba untuk memperkenalkan kehidupan
normal pada Victoria dan Lily sekaligus yakin bahwa ada roh jahat di rumah mereka. Apakah kakak beradik ini mengalami stres traumatis?. Bagaimana mereka dapat bertahan tahun-tahun sendirian di dalam hutan?. Saat mencoba mencari jawabannya, ia mengetahui bahwa kematian mengincarnya.
Hummingbird merupakan film action terbaru yang dibintangi oleh Jason Statham, setelah sebelumnya bermain di film “Parker” bersama Jlo kini Jason Statham masih memerankan lakon action di Humminngbird. memang sepertinya sekarang ini aktor action telah lekat betul dalam diri JAson Statham.
Film ini berkisahnya tentang seorang mantan tentara pasukan khusus bernama Joey Jones (Jason Statham) yang kemudian menjadi seorang tunawisma setelah melarikan diri dari pengadilan militer.
Dia terjebak dalam dunia kriminal di kota London yang akhirnya secara tidak sengaja menggunakan identitas orang lain. Dengan identitas barunya dia berubah menjadi penyelamat para anak kecil yang terjebak dalam dunia perbudakan.
Setelah babak belur dihajar pandemi, Tahun 2022 bisa dibilang sebagai tahun kebangkitan bagi perfilman Indonesia. Rekor film paling banyak ditonton akhirnya dipecahkan oleh KKN Desa Penari setelah hampir 6 tahun dipegang oleh Warkop DKI Reborn. Selain itu, 10 film yang berada di list film terlaris tahun 2022 paling rendah juga mencatatkan diatas 1,5 juta penonton.
Bagaimanapun orang-orang rindu buat nonton di bioskop. Bayangkan betapa membosankannya setelah hampir dua tahun dipaksa untuk mengurangi kegiatan diluar rumah. Untuk itu film yang rilis di tahun ini mendapatkan perhatian yang sangat meriah.
Walaupun genre horor masih menjadi primadona bagi penonton tanah air, tetapi setidaknya kini sudah ada film genre lain ikut meraih banyak penonton. Ada film aksi remaja “Mencuri Raden Saleh“, atau film adaptasi dari Korea “Miracle in Cell no 7“, ada juga tema keluarga seperti “Ngeri-ngeri Sedap” dan “Sayap-sayap Patah“.
Film Korea Aloners mengangkat tema kriminal misteri, ini adalah proyek film pertama dari Gong Seung Yeon di layar lebar. Sebelumnya ia telah banyak membintangi drama korea, seperti “Are you Human? dan Flower Crew: Joseon Marriage Agency“.
Aloners dijadwalkan tayang perdana pada perhelatan Jeonju Film Festival yang berlangsung pada tanggal 29April hingga 8 Mei lalu. Film yang memiliki durasi 91 menit ini akankah menarik untuk ditonton? simak dulu sinopsinya yuk.
Detail Film Korea Aloners
Movie: Aloners
Revised romanization: Honja Saneun Saramdeul
Hangul: 혼자 사는 사람들
Director: Hong Sung-Eun
Writer:
Producer:
Cinematographer:
World Premiere: April 30, 2021 (Jeonju IFF)
Release Date: May 19, 2021
Runtime: 91 min.
Distributor: Deokub
Language: Korean
Country: South Korea
Sinopsis Drama Aloners
Jin-A yang diperankan oleh Gong Seung-Yeon adalah seorang karyawan yang bekerja di bagian call center kartu kredit. Dia melakukan pekerjaannya dengan baik, tetapi dia seorang yang tertutup sehingga tidak memiliki hubungan dengan siapa pun di tempat kerja atau dalam kehidupan pribadinya.
Dia tinggal sendiri dan bekerja sendiri. Suatu hari, tetangganya yang terkadang mengobrol dengannya ditemukan tewas. Tubuhnya ditemukan seminggu setelah dia meninggal. Jin-A kaget dengan kematiannya. Dia memutuskan untuk menyalakan kamera yang dipasang di rumah ibunya sejak lama.
Film Korea Daisy, diperankan oleh si cantik jeon ji hyeon yang saya kenal lewat akting nya di film korea yang fenomenal My Sassy Girl.
Kategory:Movies
Genre:Drama
Pemeran : Jeon Ji-Hyeon, Jeong Woo-Seong, Lee Song-Jae
Sutradara : Andrew Lau
Skenario : Felix Chong
Studio : i Film Co Ltd
Durasi : 110 menit
Kategori : >13 tahun (adegan kekerasan)
Segmen Penonton :
Perpaduan adegan aksi dan drama dalam satu cerita tentang dua kehidupan yang saling bertolak belakang. Kehidupan seorang gadis pelukis potret yang lembut bertemu dengan kehidupan keras seorang polisi dan seorang pembunuh bayaran. Cukup cocok buat kaum hawa yang cenderung akan lebih menyukai faktor drama di film ini, tapi juga cocok bagi kaum adam yang mencari adegan tembak-tembakan maupun pertumpahan darah. Suatu kombinasi yang dapat menarik minat baik penonton cowok maupun cewek.
Sinopsis :
Hye Young (Jeon Ji-hyeon) adalah seorang gadis lembut yang bekerja di toko antik kakeknya di Amsterdam. Selain itu, ia juga bekerja sebagai artis jalanan yang membuat lukisan potret bagi para turis. Kehidupannya setiap hari selalu diseliputi tanda tanya, karena ia selalu saja menerima kiriman bunga daisy tanpa ia pernah tahu siapa yang mengantarnya.
Semua berawal dari kejadian jatuhnya Hye Young dari sebuah jembatan kayu saat menyeberang melewati daerah pedesaan. Ketika seseorang tak dikenal telah memperbaiki jembatan itu khusus untuknya, dan juga mengembalikan tas gambar yang sebelumnya ikut hanyut saat ia jatuh, Hye Young mulai jatuh hati pada pangeran misteriusnya itu.
Suatu ketika, seorang pria muncul di hadapan Hye Young dengan menggenggam bunga daisy dan minta Hye Young untuk mengggambar potret dirinya. Melihat bunga daisy itu, Hye Young langsung merasa lelaki itu adalah sang pangeran misterius. Jeong Woo (Lee Seong Jae) sendiri sebenarnya adalah seorang petugas Interpol, yang memanfaatkan Hye Young sebagai kedok untuk mengamat-amati kegiatan kriminalitas yang sedang ditanganinya. Lama kelamaan, Jeong Woo akhirnya benar-benar jatuh hati kepada Hye Young.
Sampai suatu saat, terjadi adu tembak di lokasi itu, dan Hye Young terluka di leher yang membuat ia harus rela kehilangan suaranya. Merasa bersalah, Jeong Woo menghilang dari hidup Hye Young, dan itu malah membuat Hye Young semakin kehilangan. Hye Young belakangan lalu bertemu dengan Park Yi (Jeong Woo Seong), seorang pembunuh bayaran yang sangat perhatian kepadanya.
Walaupun begitu, perhatian yang diberikan Park Yi tetap tak bisa menghapus harapan Hye Young untuk bertemu kembali dengan Jeong Woo. Sampai akhirnya, Hye Young sadar bahwa sosok Park Yi yang baru dikenalnya itu, justru ternyata adalah orang yang selama-lama ini ia nantikan….
Jet Li adalah salah satu legenda seni bela diri di dunia, film-filmnya telah mencapai kepopuleran yang luarbiasa selama lebih dari empat dekade. Dia membuat...