Film Korea Suspect X atau Perfect Number ini yang saya tonton beberapa hari kemarin, Film yang bagus dengan romansa khas korea yang pandai memainkan perasaan ^_^. Di Korea Selatan sendiri Film ini tayang di bioskop tanggal 18 Oktober 2012 . Suspect ini merupakan adaptasi dari Novel berbahasa jepang Karangan Keigo Higashino, yang juga telah di angkat ke dalam Dorama Jepang Berjudul Galileo yang merupakan Seri Dorama Detektif.

Suspect Number bercerita tentang sebuah tragedi pembunuhan yang melibatkan Kim Seok Go seorang Guru Matematika dingin dan nyaris tanpa ekspresi ”Si Maniak Phytagoras” dengan tetangga satu flat di apartemen nya Baek Hwa sun. Sepanjang film kita tidak akan bertanya-tanya tentang siapa pembunuh nya ataupun apa motif pembunuhan itu namun justru menerka-nerka cara apa dan alasan apa hingga si Maniak Phytagoras menolong sang pembunuh Asli. Film berjalan lambat, pergerakan scene yang smooth dengan backsound musik sendu, setiap dialog di film ini penting  untuk disimak karena memiliki nilai yang menentukan keseluruhan Film ini kalau menonton meloncat-loncat dijamin bingung deh nyimak nya  hhaha .

Movie: Perfect Number (English title) / Suspect X (literal title)

Revised romanization: Yonguija X
Hangul: 용의자X
Director: Bang Eun-Jin
Writer: Keigo Higashino (novel)
World Premiere: October 7, 2012 (Busan International Film Festival)
Release Date: October 18, 2012
Genre: Thriller/Romance
Distributor: CJ Entertainment
Language: Korean
Country: South Korea

Main Cast
Ryoo Seung Bum as Seok Go
Lee Yo Won as Baek Hwa Sun
Cho Jin Woong as Detective Jo Min Bum

Sinopsis Film Korea Suspect X a.k.a Perfect Number

 “Meski kau menyelesaikan soal itu, terkadang  jawabannya malah akan
menyakitkan dan bahkan mungkin takkan mengubah apapun” Seok go

” Ini Bukan tentang Otak ku, tapi ini tentang Hati ku” Seok Go




Film dibuka dengan Kim Suk Go bangun tidur mendengar tetangga kamar apartemen nya (Baek Hwa Sun) sedang bercakap-cakap, dengan malas ia lalu menggosok gigi nya sambil berjalan menuju jendela tak disangka dari jendela Hwa Sun melambaikan tangan nya kontan saja si Guru Matematika kuper ini keder sampai tersedak (kasihan).

Sebelum berangkat kerja sang guru itu mampir ke warung Baek Hwa Sun untuk membeli sarapan, tanpa banyak bicara ia dilayani hwa sun satu “paket makan selamat pagi”, hwa sun digoda rekan kerja nya yang melihat sang guru itu terus saja membeli makan di tempatnya, hwa sun mengelak dan bilang tak ada apa-apa. Sementara di kelas sang guru matematika itu menjelaskan rumus kepada murid-muridanya. di tengah penjelasan itu murid-murid malah cuek dan bermain gitar, sang guru menghampiri si murid itu dan berujar bahwa kumpulan kord musik itu di temukan oleh Phytagoras, serempak murid berguman dasar “Maniak Pytagoras:

Pulang dari tepat kerja Hwa Sun mendapati Yoon Ah terbaring lemas karena sakit, di saat yang sama sang guru yang baru pulang mengajar melihat Hwa Sun sedang memapah Yoon ah (keponakan Hwa Sun ) sakit, dengan segera sang guru membawa nya ke dokter dengan menggendong Yoon Ah. Di saat ia membawa obat untuk diserahkan ke Hwa sun dan Yoon Ah Suk Go tidak berani melakukan nya malah minta bantuan perawat untuk melakukan nya, ( suk go pria yang sudah terbiasa kesepian dan tak tau cara meng-ekspresikan perasaan nya dengan lugas)

Di suatu malam berikut nya Hwa
Sun didatangi mantan suaminya Kim Cheol Min. Cheol Min adalah lelaki
kejam yang gemar melakukan kekerasan. Setelah berhasil menemukan tempat
tinggal Hwa Sun, ia memukuli dan berusaha memperkosanya. selain itu Ia juga mengancam Yoon Ah, hingga Hwa Sun marah dan melakukan perlawanan. Di balik tembok Sang guru mendengar semua kejadian itu dengan seksama antara perasaan mau menolong atau tidak. Perlawanan Hwa Sun kebablasan dan mengakibatkan kematian Cheol Min.
Ia tewas setelah dicekik menggunakan kabel setrika oleh Hwa Sun. Hwa Sun tak melakukannya sendiri, ia dibantu Yoon Ah. Hwa Sun hendak menyerahkan diri pada polisi, namun tak mau melibatkan
Yoon Ah. Ia amat mencintai keponakannya. Ia bingung mencari cara
melindungi Yoon Ah dari ancaman penjara.

Saat itu datanglah Suk Go (sang Guru). Setelah mengetahui apa yang terjadi, Suk Go berusaha membantu keduanya. Ia melarang Hwa Sun menyerahkan diri kepada polisi dan mempergunakan
kejeniusannya untuk merancang alibi yang sempurna bagi Hwa Sun dan Yoon
Ah.

Scene berubah pada Sesosok
mayat lelaki ditemukan di tepi Sungai Han. Wajah korban rusak tak bisa
dikenali dan tak memungkinkan proses identifikasi forensik melalui
pemeriksaan gigi. Jari-jari tangan korban hancur, hingga tak
memungkinkan juga diambil sidik jarinya. Kedua hal tersebut menyulitkan proses identifikasi korban. Tapi
korban berhasil dikenali setelah ditemukan sepeda sewaan dan kunci motel
atas nama Kim Cheol Min tak jauh dari TKP. DNA dari rambut yang ditemukan di motel cocok dengan DNA mayat korban. Korban diperkirakan tewas tanggal 9 November antara pukul 4 sampai 11 p.m..  
apakah disini kita berasumsi mayat itu mayan Cheol Min ,.. agreee? hohoho 

Detektif yang menangani kasus ini adalah  Jo Min Bum yang merupakan teman masa SMA Seok Go , well selanjutnya kita sepanjang film akan berfikir apa yang sebenarnya terjadi dengan si guru maniak Phytagoras ini,.. Bagaimana Hwa Sun memandang Seok Go, bagaimana Detektif Jo menangani kasus ini juga membuat keseluruhan film begitu menarik untuk disimak,..

kalau saya rangkumkan sampai akhir rasanya saya akan berdosa karena membocorkan hal paling peting dari film ini, jadi silahkan nonton film nya dan mari diskusikan disini kesan kamu saat menonton nya 🙂