Riuh ini memekakan,megisi telinga
Riuh Ini menyesakan,mengisi dada
Riuh ini tak bermakna,linglung aku

Riuh itu milikmu??
Bukan?
siapa?  dia kah ??
bukan??

Riuh sekedar siul,
nyanyian acak,..
mengambil sisa sisa,remah-remah roti
yang tak habis di telan detik,..
temaram lentera menunggu padam,….
 —-*—-

Semarang 20.04.2012
#puisipatahhati,#puisicinta,#puisi

comments

Artikulli paraprakPuisi: Apa Kabarmu? Sekeping Hati
Artikulli tjetërIDOL Kpop yang Comeback di Bulan Mei
Seorang yang sangat suka dengan dunia internet, dan doyan nonton film korea.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini