Traveling

Beranda Traveling Halaman 4

Ingin Berwisata Religius di Solo? Kunjungi Saja Masjid Pura Mangkunegaran

0

Setiap orang memiliki pilihan yang berbeda-beda dalam berwisata. Salah satu pilihan wisata menarik yang menjadi pilihan bagi sebagian besar orang adalah wisata religius. Apakah Anda kebetulan sedang berada di Kota Solo sekarang? Anda bisa berkunjung ke Masjid Pura Mangkunegaran. Masjid yang berada di Jalan Kartini Solo ini merupakan salah satu masjid terkenal di Kota Solo. Anda bisa menemukan Masjid Pura Mangkunegaran dengan mudah karena lokasinya yang mudah dijangkau. Dengan menggunakan rental mobil Solo, perjalanan wisata Anda di kota Solo akan semakin menyenangkan dengan biaya yang terjangkau. Peta Google Maps : https://goo.gl/maps/djDcpahYvHw

Pesona Masjid Pura Mangkunegaran

Ketika Anda ingin melakukan wisata religius di kota Solo, maka jangan lewatkan untuk mengunjungi Masjid Pura Mangkunegaran. Masjid ini adalah salah satu dari beberapa masjid peninggalan bersejarah atau masjid Tua di kota Surakarta. Setiap masjid memang didirikan dan dibangun dengan indah agar umat muslim dapat beribadah dengan semakin khusyuk di dalamnya. Namun, masjid Pura Mangkunegaran ini memang memiliki gaya islam yang begitu unik namun menarik. Bagaimana Masjid pura Mangkunegaran ini terlihat begitu mempesona?

1. Suasana masjid yang menentramkan
Bagi Anda umat muslim yang berkunjung sejenak ke masjid ini pasti akan merasakan kenyamanan dan ketentraman hati. Docar memang tidak salah untuk mengajak Anda untuk melakukan wisata religius di masjid keren ini. Anda akan melihat gapura kerucut dengan tulisan-tulisan ayat dari Al Qur’an yang membuatnya semakin indah. Dengan demikian, hawa sejuk tidak hanya akan Anda rasakan di dalam masjid, namun juga sedari Anda memasuki gapura masjid.

Terdapat 2 gapura yang berada di masjid Pura Mangkunegaran. Gapura pertama merupakan gapura utama yang besar sebagai jalan masuk ke halaman masjid. Sedangkan gapura kedua yang lebih kecil merupakan jalan yang bisa Anda gunakan menuju serambi masjid.

2. Kaligrafi Arab di berbagai penjuru masjid
Rental mobil Fortuner Solo yang membawa Anda ke Masjid Pura Mangkunegaran ternyata juga akan menunjukkan kaligrafi-kaligrafi unik yang berada di setiap sudut masjid yang keren ini. Anda bisa melihat kaligrafi dengan bunyi potongan nukilah hadis di berbagai tiang atau saka guru masjid. Nukilan hadis dalam bahasa Arab yang berada di saka guru masjid membuat bangunan ini semakin bersemarak.

3. Banyak kegiatan religius yang diadakan
Seperti di kebanyakan masjid-masjid lainnya, Masjid Pura Mangkunegaran juga memiliki berbagai macam kegiatan religius yang dilaksanakan pada saat-saat tertentu. Kegiatan yang paling banyak dilakukan adalah di bulan Ramadhan. Kegiatan tersebut meliputi pengajian sebelum manghrib, TPQ setelah Ashar, tarawih dan tadarus Al Qur’an, sahur bersama, dan buka puasa bersama secara gratis untuk umum yang diselenggarakan selama bulan Ramadhan. Cobalah untuk mengunjungi masjid ini ketika bulan Ramadhan tiba. Suasananya sangat ramai dan hangat.

Itulah beberapa hal yang membuat Masjid Pura Mangkunegaran semakin mempesona. Anda tidak perlu repot ketika ingin mengunjungi masjid ini karena rental mobil xenia Solo dari Docar siap memandu dan menemani Anda untuk pergi ke sana. Tidak hanya pergi ke Masjid Pura Mangkunegaran, namun Docar siap membawa Anda untuk mengunjungi objek-objek wisata menarik yang berada di kota Solo. Kunjungi segera situs online yang resmi dari Docar untuk melihat berbagai mobil yang bisa disewakan dengan harga yang murah dan terjangkau. Ingin berwisata religius, berwisata budaya, atau pun berwisata keluarga dapat Anda nikmati dengan aman, nyaman, dan menyenangkan bersama dengan Docar sewa mobil.

Rental mobil Solo dari Docar akan membawa Anda berjalan-jalan untuk menikmati wisata religius di berbagai penjuru kota Solo. Anda bisa mengunjungi Docar dot co dot id untuk melihat penawaran murah dari Docar.

Royal Golden Eagle Selamatkan Lahan Gambut Dengan RER

0
Source: Aprildialog.com

Jika dirawat, ia akan menjadi sahabat, namun kalau dirusak, ia akan berbalik merugikan. Begitulah peran lahan gambut bagi kita umat manusia. Oleh karena itu, sudah seharusnya kita selalu menjaganya dengan baik. Inilah yang kini tengah dilakukan oleh Royal Golden Eagle (RGE) dengan mencanangkan program Restorasi Ekosistem Riau (RER).

Lahan gambut ternyata memiliki peran yang sangat signifikan bagi kelangsungan hidup manusia. Area ini bisa menjadi cadangan air yang berlimpah. Bayangkan saja, jika masih berfungsi normal dan belum rusak, lahan gambut mampu menyimpan air antara 0,8 hingga 0,9 m3/m3. Bukan hanya itu, lahan gambut diketahui sangat berpengaruh terhadap keseimbangan iklim. Area unik ini bisa menyimpan karbon. Namun, jika rusak akibat kebakaran misalnya, hal yang terjadi sebaliknya. Karbon akan mereka lepaskan ke udara. Dampaknya fatal. Efek rumah kaca semakin meningkat dan mendorong suhu bumi terus naik.

Royal Golden Eagle tahu persis hal tersebut. Maka, mereka rela menggulirkan RER yang sejatinya tidak mudah dilakukan. Maklum saja, selain kedua peran tersebut, lahan gambut diketahui menyimpan keanakeragaman hayati yang luar biasa dan menjadi habitat alami beragam flora serta fauna. Berbagai alasan itu sudah cukup untuk membuat grup yang dulu bernama Raja Garuda Mas tersebut segera mengambil langkah strategis. Patut diketahui, oleh pendirinya, Sukanto Tanoto, RGE diharapkan untuk ikut aktif dalam menjaga keseimbangan iklim.  Hal itu bahkan digariskannya sebagai prinsip kerja di semua unit usaha Royal Golden Eagle. Langkah RGE ini terbilang unik. Pasalnya, sebagai grup yang memanfaatkan sumber daya alam, perusahaan seperti Royal Golden Eagle ini sering dianggap tidak memerhatikan kelestarian alam. Namun, kenyataan yang terjadi sebaliknya. RER yang mereka gagas adalah bukti nyatanya.

Korporasi yang dulu bernama awal Raja Garuda Mas ini mulai mencanangkan RER pada 2013. Mereka bekerja sama dengan sejumlah pihak seperti Flora & Fauna International, Bidara, dan The Nature Conservancy untuk menjalankannya. Sejumlah institusi tersebut dipilih oleh RGE karena dinilai kompeten dalam perlindungan dan pelestarian alam. Pada dasarnya, RER merupakan upaya perlindungan dan perbaikan area lahan gambut yang sudah rusak. RGE secara khusus memfokusnya di salah satu hutan gambut terluas di Asia Tenggara yang terletak di Semenanjung Kampar dan Pulau Padang yang ada di Provinsi Riau. Luas area yang direstorasi oleh RGE juga sangat luas. Mereka menangani lahan seluas 150 ribu hektare. Melalui program RER, area yang perannya sudah menurun tersebut hendak dipulihkan seperti sedia kala.

RGE mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Indonesia dalam melaksanakan RER. Mereka mendapat izin restorasi ekosistem di sana selama 60 tahun dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup. Kurun waktu tersebut hendak dimanfaatkan secara maksimal oleh Royal Golden Eagle untuk memulihkan fungsi dan peran lahan gambut di sana. Supaya proses pemulihan hutan gambut di Semenanjung Kampar dan Pulau Padang berjalan dengan baik, RGE melakukan empat tahap di dalam RER. Pertama mereka melakukan perlindungan terlebih dulu. Areanya dijaga dari ancaman tangan-tangan tak bertanggung jawab yang kerap menjadi perusak hutan.

Dalam hal ini, peran Royal Golden Eagle dalam melindungi kelestarian alam kian kentara. Sebab, seiring dengan proses restorasi, dalam RER, RGE juga melakukan konservasi terhadap 400 ribu area hutan gambut lainnya. Selanjutnya, RGE melakukan riset dan penelitian. Hal ini menjadi modal dalam melakukan tindakan selanjutnya di dalam RER yakni proses restorasi. Ini yang tidak mudah dilakukan. Butuh kesabaran ekstra dan kerja keras dalam mengembalikan fungsi dan peran hutan yang sudah menurun.

Adapun tahap terakhir adalah pengelolaan lahan. Ini juga butuh komitmen dan keseriusan. Pasalnya, tidak mudah untuk mengelola lahan gambut. Ambil contoh tentang pengaturan air. Lahan ini tidak boleh kering supaya tidak mudah terbakar sehingga aliran air harus terus-menerus dipantau tanpa henti.

KESERIUSAN RGE

Source: Berita Satu

Akan tetapi, Royal Golden Eagle memang sudah berkomitmen untuk mengembalikan peran dan fungsi lahan gambut di Semenanjung Kampar seperti sedia kala. Mereka membuktikannya dengan mengucurkan investasi sebesar 100 juta dollar Amerika Serikat selama sepuluh tahun ke depan untuk pelaksanaan RER sejak 2015. Royal Golden Eagle mengikuti ajang konferensi tingkat tinggi dalam perlindungan alam dunia, COP21 di Paris, Prancis, pada Desember 2015 lalu. Di hadapan pihak-pihak yang berkiprah dalam perlindungan alam dunia, RGE menandaskan komitmennya.

“Komitmen ini menggambarkan bahwa pihak swasta juga memiliki andil secara nyata, bukan hanya ikrar, tapi dengan benar-benar menunjukkan hasil,” kata Managing Director APRIL Group Indonesia, Tony Wenas, seperti dikutip dari Berita Satu.

RGE bertekad melakukannya karena tahu persis kondisi lahan gambut. Area ini merupakan kawasan yang “sensitif” sehingga sangat membutuhkan perlindungan. Secara khusus, lahan gambut di Semenanjung Kampar tersebut juga menjadi habitat sejumlah fauna yang keberadaannya terancam. Lihat saja di sana ditemukan Macan Sumatera, Beruang Madu, dan sejumlah spesies kucing hutan yang langka.

Sejak mulai dilakukan hingga sekarang, dampak positif RER mulai terlihat. Area tersebut bebas dari kebakaran. Padahal, pada tahun 2015 terjadi musim kering yang parah di kawasan Asia Tenggara.

Selain itu, kawasan terlindungi yang seluas enam kali Singapura tersebut mulai “hidup” kembali. Hal tersebut tergambar dari penemuan sejumlah fauna langka yang terekam kamera jebakan pengelola RER. Ini menandakan fungsi dan peran kawasan Semenanjung Kampar sebagai habitat alami sejumlah fauna perlahan-lahan mulai kembali normal.

Hasil menggembirakan tersebut semakin menambah semangat RGE untuk melaksanakan RER. Menurut Direktur Royal Golden Eagle, Anderson Tanoto, langkah yang diambil pihaknya ini merupakan perwujudan nyata dari prinsip kerja perusahaan. Royal Golden Eagle ingin memberi manfaat kepada pihak lain khusus masyarakat dan negara. Bersamaan dengan itu, RGE juga berkiprah aktif dalam perlindungan iklim.

“Kami terus belajar dari pengalaman dan mengembangkan pendekatan demi memberikan manfaat bagi lingkungan, kesempatan ekonomi melalui kesempatan kerja dan pembangunan infrastruktur, sekaligus memberikan faedah bagi masyarakat lokal,” tutur Anderson Tanoto di Berita Satu.

Agar RER bisa berjalan sukses, RGE menggandeng masyarakat sekitar. Mereka tahu persis peran warga lokal akan sangat signifikan dalam perlindungan alam. Oleh karena itu, RER juga melibatkan warga setempat yang berdomisili di sekitar Semenanjung Kampar dan Pulau Padang.

Ada sejumlah langkah yang dilakuan oleh RGE. Grup yang dulu pernah bernama Raja Garuda Mas ini memastikan terjaganya praktik tradisional dalam kegiatan memancing ikan dan mengumpulkan madu. Selain itu, mereka juga menciptakan sumber penghasilan dan kegiatan bisnis skala kecil. Hal ini penting karena tuntutan ekonomi kerap menjadi pendorong pemanfaatan hutan secara tidak bertanggung jawab.

Tak kalah penting juga RGE aktif melakukan pendidikan supaya masyarakat memahami pentingnya upaya konservasi dan perlindungan keanekaragaman hayati. Hal itu dibarengi dengan beragam upaya peningkatan ekonomi lokal sebagai bukti bahwa kegiatan konservasi mampu menciptakan kesejahteraan.

Diharapkan semua kegiatan yang dilakukan Royal Golden Eagle dalam RER mampu berjalan maksimal. Sebab, hasilnya tidak hanya dinikmati oleh warga sekitar maupun RGE. Semua rakyat Indonesia akan menikmati buahnya karena keseimbangan iklim ikut terjaga seiring fungsi dan peran lahan gambut yang membaik.

Semua Tentang Bandung

0

Lagam Art Deco yang datang dari Perancis adalah satu kombinasi arsitektur yang mempesona dari bermacam style, terhitung style Eropa masa lampau, arsitektur Maya, Aztec, serta China, dan style moderen yang di pengaruhi kubisme, futurisme, serta ekspresionisme. Amati oleh Anda bagaimana style dekoratifnya yang megah serta menawan ini mempunyai ciri-ciri wujud geometris yang kuat, warna mencolok, serta garis yang tajam.

"daftar hotel murah Bandung"

Tahun 2001 Kota Bandung dianugerahi predikat peringkat 9 dari 10 World Cities of Art Deco untuk kota yang banyak mempunyai koleksi gedung lama berlanggam Art Deco. Sebagian gedung yang kerap ditafsirkan berlanggam Art Deco di Bandung yaitu Hotel Preanger, Hotel Savoy Homann, Bank Jabar, Jaarbeurs, Gedung Merdeka, dan sebagian pertokoan lama di sepanjang Jalan Braga.

Khusus untuk Gedung Merdeka di Jalan Asia Afrika, tempat berlangsungnya Konferensi Asia Afrika pertama tahun 1955, awalnya bernama Societeit Concordia. Dibangun tahun 1895 untuk gedung club, lalu direkonstruksi tahun 1921 oleh CP Wolff Schoemaker. Nuansa konservatif tampak kental pada pintu masuk utama karenanya ada pilar silinder simpel bergaya Eropa yang dipercantik dengan lampu kaca pada puncaknya. Demikian juga tempelan ornament berupa geometris pada bidang-bidang vertikal yang memisahkan jendela-jendela menunjukkan unsur Eropa, gabungannya dengan aksen tradisional berbentuk ukiran-ukiran pada bagian pojok atas bangunan terlihat menarik meskipun tak dominan. Pada bagian sisi kanan tampak kesederhanaan unsur modern dengan massa bangunan yang berbentuk bundar serta melingkar mengikuti pola jalan, tidak sama dengan penyelesaian massa pada sisi kiri yang condong classic. Tak hanya anda mengamati arsitekturnya maka jangan ragu untuk masuk ke dalam museumnya mengingat kembali bagaimana berlangsungnya Konferensi Asia Afrika yang pertama kali serta telah mempengaruhi pandangan politik negera-negara di Asia serta Afrika.

Tempat Menarik Di Bandung
Kampung Gajah, Untuk suatu obyek wisata one stop recreation Kampung Gajah ini dapat disebutkan cukup komplit. Untuk Anda penggemar kuliner, disini juga ada empat jenis restoran yang menyajikan makanan khas Jepang, Western, Asia serta juga Indonesia. Disini juga ada Factory outlet untuk Anda penggemar feshion yang up to date.

Saung Angklung Udjo, Ini yaitu suatu tempat untuk pertunjukan, serta juga adalah pusat kerajinan tangan yang terbuat berbahan bambu, dan workshop beragam instrumen musik yang datang dari bambu. Diluar itu, Saung Angklung Udjo juga memiliki maksud untuk jadi suatu laboratorium pendidikan serta juga jadi pusat untuk belajar pelihara kebudayaan khas Sunda, terutama yaitu angklung.

Hotel Murah Di Bandung
Pertambahan pengunjung tiap-tiap tahun membuat pengusaha-pengusaha di Bandung melirik bisnis perhotelan, dibawah ini ada beberapa daftar hotel murah di Bandung:

1. Grand Aquila Hotel
Jl. Dr. Djundjunan 116 Bandung 40173, Indonesia Phone. (62-22) 2039280 – Fax : (62-22) 2039282, situs : www.aquila-international.com, e-mail : [email protected]

2. Grand Hotel Preanger
Jl. Asia Afrika 82, Bandung, Jawa Barat 40111, Indonesia. Phone : 022 4231631, fax : 022 4230034, situs : www.preanger.aerowisata.com, e-mail : [email protected]

3. Hilton Hotel Bandung
Jln. HOS Tjokroaminoto No. 41-43, Bandung 40171, Jawa Barat, Indonesia. Phone : 022-8606-6888

Tips Booking Hotel Di Bandung
Bawa Kartu Kredit, Lantaran pemesanan hotel dengan cara on-line dikerjakan dengan kartu kredit, maka kartu kredit Anda tak boleh lupa dibawa untuk check in di kamar hotel. Pihak hotel membutuhkannya untuk konfirmasi data. Bila Anda pesan dengan kartu kredit orang lain, Anda dapat meminjamnya bila itu punya anggota keluarga atau teman baik anda.

Bila anda mau melakukan pemensanan hotel melalui on-line, sebaiknya anda memakai komputer pribadi atau memakai smartphone pribadi. Hal semacam ini utama karena anda mesti mengantisipasi ada pembajakan data pribadi anda oleh pihak-pihak yg tidak diinginkan. Dengan mencermati panduan pesan kamar hotel lewat on-line diatas sekurang-kurangnya bakal mempermudah memperoleh kamar hotel diluar negeri atau dalam negeri sekalipun.

Cara Menghemat BBM Saat Berkendara ke Luar Kota

0
cara menghemat bbm

Beberapa waktu lalu banyak dari kita melakukan tradisi tahunan yaitu mudik, berbondong-bondong manusia, mobil, dan motor meninggalkan kota besar menuju kampung halamannya masing-masing. Jakarta yang penuh dengan kemacetan, tiba-tiba sepi dan jalanan seketika menjadi lancar. Yang terjadi kemudian justru penumpukan kendaraan di jalur-jalur mudik. Terjebak berjam-jam tidak menjadi soal, dan bahkan hal tersebut justru menambah romantisme mudik. Ratusan kilometer rela ditempuh demi bisa berlebaran dan berbagi keceriaan bersama keluarga tercinta.

Untuk yang mudik memakai kendaraan mobil, mereka harus benar-benar menyiapkan kondisi kendaraannya dalam keadaan fit. Jangan sampai kemudian susah dijalan karena mobilnya mogok dan mudik kita menjadi tersendat. Beberapa komponen vital dari kendaraan wajib dicek, seperti Mesin, Ban, Rem, Lampu-lampu, dan Radiator. Yang tidak kalah pentingnya adalah jangan sampai ketinggalan kelengkapan mobil seperti dongkrak dan kunci-kunci. Jarak tempuh yang jauh terkadang tidak bisa diprediksi, ada kemungkinan kejadian tidak terduga yang bisa datang kapan saja. Untuk itu kita harus siapkan mobil dan fisik dengan baik.

Komponen biaya utama dalam perjalanan jauh adalah bahan bakar atau BBM. Jika kita berhasil mengurangi komponen ini tentu saja perjalanan mudik akan semakin hemat. Apalagi jika jarak yang ditempuh sangat jauh, biaya bahan bakar akan terasa sekali perhitungannya. Tidak heran jika kemudian banyak pemudik mencari cara menghemat bbm agar biaya yang mereka keluarkan untuk bahan bakar bisa ditekan.

cara hemat bbm

Cara menghemat BBM disaat mudik bisa dilakukan dengan cara menerapkan eco driving. Menghemat BBM memang bukan hanya semata tentang kondisi kendaraan tetapi juga gaya mengemudi cukup dominan dalam mempengaruhi konsumsi BBM. Berita baiknya, Cara mengemudi Eco driving bukan hanya bisa menghemat konsumsi bahan bakar tetapi juga bisa mengurangi reskiko kecelakaan. Dalam mengaplikasikan Eco driving pengemudi diajak untuk melakukan teknik mengemudi yang lebih terkontrol, lebih berhati-hati dalam mengatur emosi, bertanggung jawab, dan pada akhirnya menghindari dari stress. Untuk mengemudi jarak jauh seperti mudik metode eco driving akan sangat cocok untuk diterapkan.

Kunci dari Eco Driving adalah berkendara dengan halus dan menghindari menyentak gas dan rem. Seperti pergantian gigi kecepatan sebaiknya bisa dilakukan pada putaran mesin diantara 2.000-3.000 rpm untuk mesin bensin dan untuk mesin diesel kisaran 1.500-2.000 rpm. Jaga Kecepatan dengan konstan, hindari gaya berkendara yang agresif atau ugal-ugalan. Dan sebaiknya ikuti alur kondisi lalu lintas. Gunakan gigi 1 saat lalu lintas tersendat. Lalu sebaliknya, gunakan gigi tertinggi ketika lalu lintas lancar.

Dalam menginjak pedal gas saat ingin menambah kecepatan lakukanlah dengan halus dan perlahan, begitupun saat mengerem sebaiknya dilakukan dengan halus, jangan mendadak menginjak pedal rem kecuali dalam keadaan terpaksa. Dengan manajemen berkendara seperti ini niscaya konsumsi BBM akan lebih hemat. Untuk pengemudi juga akan merasa lebih rileks dalam berkendara.

Artikel Menarik

daftar film kungfu jet li

Daftar Film Kungfu Jet Li Terbaik yang Harus Kamu Tonton

0
Jet Li adalah salah satu legenda seni bela diri di dunia, film-filmnya telah mencapai kepopuleran yang luarbiasa selama lebih dari empat dekade. Dia membuat...