Traveling

Beranda Traveling Halaman 4

Semua Tentang Bandung

0

Lagam Art Deco yang datang dari Perancis adalah satu kombinasi arsitektur yang mempesona dari bermacam style, terhitung style Eropa masa lampau, arsitektur Maya, Aztec, serta China, dan style moderen yang di pengaruhi kubisme, futurisme, serta ekspresionisme. Amati oleh Anda bagaimana style dekoratifnya yang megah serta menawan ini mempunyai ciri-ciri wujud geometris yang kuat, warna mencolok, serta garis yang tajam.

"daftar hotel murah Bandung"

Tahun 2001 Kota Bandung dianugerahi predikat peringkat 9 dari 10 World Cities of Art Deco untuk kota yang banyak mempunyai koleksi gedung lama berlanggam Art Deco. Sebagian gedung yang kerap ditafsirkan berlanggam Art Deco di Bandung yaitu Hotel Preanger, Hotel Savoy Homann, Bank Jabar, Jaarbeurs, Gedung Merdeka, dan sebagian pertokoan lama di sepanjang Jalan Braga.

Khusus untuk Gedung Merdeka di Jalan Asia Afrika, tempat berlangsungnya Konferensi Asia Afrika pertama tahun 1955, awalnya bernama Societeit Concordia. Dibangun tahun 1895 untuk gedung club, lalu direkonstruksi tahun 1921 oleh CP Wolff Schoemaker. Nuansa konservatif tampak kental pada pintu masuk utama karenanya ada pilar silinder simpel bergaya Eropa yang dipercantik dengan lampu kaca pada puncaknya. Demikian juga tempelan ornament berupa geometris pada bidang-bidang vertikal yang memisahkan jendela-jendela menunjukkan unsur Eropa, gabungannya dengan aksen tradisional berbentuk ukiran-ukiran pada bagian pojok atas bangunan terlihat menarik meskipun tak dominan. Pada bagian sisi kanan tampak kesederhanaan unsur modern dengan massa bangunan yang berbentuk bundar serta melingkar mengikuti pola jalan, tidak sama dengan penyelesaian massa pada sisi kiri yang condong classic. Tak hanya anda mengamati arsitekturnya maka jangan ragu untuk masuk ke dalam museumnya mengingat kembali bagaimana berlangsungnya Konferensi Asia Afrika yang pertama kali serta telah mempengaruhi pandangan politik negera-negara di Asia serta Afrika.

Tempat Menarik Di Bandung
Kampung Gajah, Untuk suatu obyek wisata one stop recreation Kampung Gajah ini dapat disebutkan cukup komplit. Untuk Anda penggemar kuliner, disini juga ada empat jenis restoran yang menyajikan makanan khas Jepang, Western, Asia serta juga Indonesia. Disini juga ada Factory outlet untuk Anda penggemar feshion yang up to date.

Saung Angklung Udjo, Ini yaitu suatu tempat untuk pertunjukan, serta juga adalah pusat kerajinan tangan yang terbuat berbahan bambu, dan workshop beragam instrumen musik yang datang dari bambu. Diluar itu, Saung Angklung Udjo juga memiliki maksud untuk jadi suatu laboratorium pendidikan serta juga jadi pusat untuk belajar pelihara kebudayaan khas Sunda, terutama yaitu angklung.

Hotel Murah Di Bandung
Pertambahan pengunjung tiap-tiap tahun membuat pengusaha-pengusaha di Bandung melirik bisnis perhotelan, dibawah ini ada beberapa daftar hotel murah di Bandung:

1. Grand Aquila Hotel
Jl. Dr. Djundjunan 116 Bandung 40173, Indonesia Phone. (62-22) 2039280 – Fax : (62-22) 2039282, situs : www.aquila-international.com, e-mail : [email protected]

2. Grand Hotel Preanger
Jl. Asia Afrika 82, Bandung, Jawa Barat 40111, Indonesia. Phone : 022 4231631, fax : 022 4230034, situs : www.preanger.aerowisata.com, e-mail : [email protected]

3. Hilton Hotel Bandung
Jln. HOS Tjokroaminoto No. 41-43, Bandung 40171, Jawa Barat, Indonesia. Phone : 022-8606-6888

Tips Booking Hotel Di Bandung
Bawa Kartu Kredit, Lantaran pemesanan hotel dengan cara on-line dikerjakan dengan kartu kredit, maka kartu kredit Anda tak boleh lupa dibawa untuk check in di kamar hotel. Pihak hotel membutuhkannya untuk konfirmasi data. Bila Anda pesan dengan kartu kredit orang lain, Anda dapat meminjamnya bila itu punya anggota keluarga atau teman baik anda.

Bila anda mau melakukan pemensanan hotel melalui on-line, sebaiknya anda memakai komputer pribadi atau memakai smartphone pribadi. Hal semacam ini utama karena anda mesti mengantisipasi ada pembajakan data pribadi anda oleh pihak-pihak yg tidak diinginkan. Dengan mencermati panduan pesan kamar hotel lewat on-line diatas sekurang-kurangnya bakal mempermudah memperoleh kamar hotel diluar negeri atau dalam negeri sekalipun.

Hotel Bintang 3 di Yogyakarta Paling Ternama

0

Ketika berlibur di Yogyakarta, sekarang banyak sekali wisatawan yang lebih memilih hotel bintang 3 di Yogyakarta. Hal ini di karenakan keamanan hotel pun juga di perhatikan. Kebanyakan dari wisatawan, memang lebih memilih referensi dari teman-teman yang sudah pernah berkunjung ke Yogyakarta. Selain itu, mereka juga memilih hotel yang sudah memiliki nama serta pengalaman.

Selain budget, lokasi, fasilitas juga perlu di perhatikan. Jangan sampai anda keteteran karena fasilitas yang kurang memadai. Sebelum anda berwisata, akan lebih baik anda melihat terlebih dahulu review-review hotel yang berada di Yogyakarta. Setelah itu anda bisa langsung memesan ke pihak hotel jauh-jauh hari, agar anda tidak kehabisan kamar. Beberapa hotel ternama yang berada di Yogyakarta adalah:

1.    Hotel Ibis Styles, tarif Rp 700.000. Berlokasi di Jalan Dagen 109, Yogyakarta. Hotel ini memiliki akses yang sangat mudah untuk ke pusat kota. Dekat sekali dengan Dagen Street, Kartika Trekking, serta Bakpia Pathok 25.
2.    Hotel Jayakarta, tarif 500.000. Jalan Laksda Adisucipto, Yogyakarta. Hotel ini sangat dekat dengan bandara Adi Sucipto Yogyakarta. Fasilitas dari hotel memang tidak perlu di ragukan lagi. Ada spa, balkon pribadi, mini bar, dan yang lainnya.
3.    Hotel Duta Garden, tarif 650.000. Terletak di Timuran, Yogyakarta. Hotel ini menjadi favorit para wisatawan karena hotel ini terletak di desa, yang jauh dari keramaian kota.
4.    Hotel Grand Tjokro, Tarif 500.000. Jl Pemuda Selatan. Dilengkapi oleh 54 kamar, hotel ini banyak sekali tersedia fasilitas. Hotel ini memang memiliki gaya tradisional yang sangat kental. Ornament-ornamen tradisional, sangat menambah kesan harmonis yang di berikan.

Itulah beberapa hotel bintang 3 di Yogyakarta yang memang banyak menjadi tujuan bagi wisatawan-wisatawan, wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara. Jangan lupa untuk menghitung budget yang akan anda keluarkan, agar tidak terjadi hal yang di inginkan nantinya. Catat pula tempat yang ingin anda kunjungi. Bila memungkinkan pesanlah hotel jauh-jauh hari, agar mendapatkan tarif kamar yang anda kehendaki tentunya.

Royal Golden Eagle Selamatkan Lahan Gambut Dengan RER

0
Source: Aprildialog.com

Jika dirawat, ia akan menjadi sahabat, namun kalau dirusak, ia akan berbalik merugikan. Begitulah peran lahan gambut bagi kita umat manusia. Oleh karena itu, sudah seharusnya kita selalu menjaganya dengan baik. Inilah yang kini tengah dilakukan oleh Royal Golden Eagle (RGE) dengan mencanangkan program Restorasi Ekosistem Riau (RER).

Lahan gambut ternyata memiliki peran yang sangat signifikan bagi kelangsungan hidup manusia. Area ini bisa menjadi cadangan air yang berlimpah. Bayangkan saja, jika masih berfungsi normal dan belum rusak, lahan gambut mampu menyimpan air antara 0,8 hingga 0,9 m3/m3. Bukan hanya itu, lahan gambut diketahui sangat berpengaruh terhadap keseimbangan iklim. Area unik ini bisa menyimpan karbon. Namun, jika rusak akibat kebakaran misalnya, hal yang terjadi sebaliknya. Karbon akan mereka lepaskan ke udara. Dampaknya fatal. Efek rumah kaca semakin meningkat dan mendorong suhu bumi terus naik.

Royal Golden Eagle tahu persis hal tersebut. Maka, mereka rela menggulirkan RER yang sejatinya tidak mudah dilakukan. Maklum saja, selain kedua peran tersebut, lahan gambut diketahui menyimpan keanakeragaman hayati yang luar biasa dan menjadi habitat alami beragam flora serta fauna. Berbagai alasan itu sudah cukup untuk membuat grup yang dulu bernama Raja Garuda Mas tersebut segera mengambil langkah strategis. Patut diketahui, oleh pendirinya, Sukanto Tanoto, RGE diharapkan untuk ikut aktif dalam menjaga keseimbangan iklim.  Hal itu bahkan digariskannya sebagai prinsip kerja di semua unit usaha Royal Golden Eagle. Langkah RGE ini terbilang unik. Pasalnya, sebagai grup yang memanfaatkan sumber daya alam, perusahaan seperti Royal Golden Eagle ini sering dianggap tidak memerhatikan kelestarian alam. Namun, kenyataan yang terjadi sebaliknya. RER yang mereka gagas adalah bukti nyatanya.

Korporasi yang dulu bernama awal Raja Garuda Mas ini mulai mencanangkan RER pada 2013. Mereka bekerja sama dengan sejumlah pihak seperti Flora & Fauna International, Bidara, dan The Nature Conservancy untuk menjalankannya. Sejumlah institusi tersebut dipilih oleh RGE karena dinilai kompeten dalam perlindungan dan pelestarian alam. Pada dasarnya, RER merupakan upaya perlindungan dan perbaikan area lahan gambut yang sudah rusak. RGE secara khusus memfokusnya di salah satu hutan gambut terluas di Asia Tenggara yang terletak di Semenanjung Kampar dan Pulau Padang yang ada di Provinsi Riau. Luas area yang direstorasi oleh RGE juga sangat luas. Mereka menangani lahan seluas 150 ribu hektare. Melalui program RER, area yang perannya sudah menurun tersebut hendak dipulihkan seperti sedia kala.

RGE mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Indonesia dalam melaksanakan RER. Mereka mendapat izin restorasi ekosistem di sana selama 60 tahun dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup. Kurun waktu tersebut hendak dimanfaatkan secara maksimal oleh Royal Golden Eagle untuk memulihkan fungsi dan peran lahan gambut di sana. Supaya proses pemulihan hutan gambut di Semenanjung Kampar dan Pulau Padang berjalan dengan baik, RGE melakukan empat tahap di dalam RER. Pertama mereka melakukan perlindungan terlebih dulu. Areanya dijaga dari ancaman tangan-tangan tak bertanggung jawab yang kerap menjadi perusak hutan.

Dalam hal ini, peran Royal Golden Eagle dalam melindungi kelestarian alam kian kentara. Sebab, seiring dengan proses restorasi, dalam RER, RGE juga melakukan konservasi terhadap 400 ribu area hutan gambut lainnya. Selanjutnya, RGE melakukan riset dan penelitian. Hal ini menjadi modal dalam melakukan tindakan selanjutnya di dalam RER yakni proses restorasi. Ini yang tidak mudah dilakukan. Butuh kesabaran ekstra dan kerja keras dalam mengembalikan fungsi dan peran hutan yang sudah menurun.

Adapun tahap terakhir adalah pengelolaan lahan. Ini juga butuh komitmen dan keseriusan. Pasalnya, tidak mudah untuk mengelola lahan gambut. Ambil contoh tentang pengaturan air. Lahan ini tidak boleh kering supaya tidak mudah terbakar sehingga aliran air harus terus-menerus dipantau tanpa henti.

KESERIUSAN RGE

Source: Berita Satu

Akan tetapi, Royal Golden Eagle memang sudah berkomitmen untuk mengembalikan peran dan fungsi lahan gambut di Semenanjung Kampar seperti sedia kala. Mereka membuktikannya dengan mengucurkan investasi sebesar 100 juta dollar Amerika Serikat selama sepuluh tahun ke depan untuk pelaksanaan RER sejak 2015. Royal Golden Eagle mengikuti ajang konferensi tingkat tinggi dalam perlindungan alam dunia, COP21 di Paris, Prancis, pada Desember 2015 lalu. Di hadapan pihak-pihak yang berkiprah dalam perlindungan alam dunia, RGE menandaskan komitmennya.

“Komitmen ini menggambarkan bahwa pihak swasta juga memiliki andil secara nyata, bukan hanya ikrar, tapi dengan benar-benar menunjukkan hasil,” kata Managing Director APRIL Group Indonesia, Tony Wenas, seperti dikutip dari Berita Satu.

RGE bertekad melakukannya karena tahu persis kondisi lahan gambut. Area ini merupakan kawasan yang “sensitif” sehingga sangat membutuhkan perlindungan. Secara khusus, lahan gambut di Semenanjung Kampar tersebut juga menjadi habitat sejumlah fauna yang keberadaannya terancam. Lihat saja di sana ditemukan Macan Sumatera, Beruang Madu, dan sejumlah spesies kucing hutan yang langka.

Sejak mulai dilakukan hingga sekarang, dampak positif RER mulai terlihat. Area tersebut bebas dari kebakaran. Padahal, pada tahun 2015 terjadi musim kering yang parah di kawasan Asia Tenggara.

Selain itu, kawasan terlindungi yang seluas enam kali Singapura tersebut mulai “hidup” kembali. Hal tersebut tergambar dari penemuan sejumlah fauna langka yang terekam kamera jebakan pengelola RER. Ini menandakan fungsi dan peran kawasan Semenanjung Kampar sebagai habitat alami sejumlah fauna perlahan-lahan mulai kembali normal.

Hasil menggembirakan tersebut semakin menambah semangat RGE untuk melaksanakan RER. Menurut Direktur Royal Golden Eagle, Anderson Tanoto, langkah yang diambil pihaknya ini merupakan perwujudan nyata dari prinsip kerja perusahaan. Royal Golden Eagle ingin memberi manfaat kepada pihak lain khusus masyarakat dan negara. Bersamaan dengan itu, RGE juga berkiprah aktif dalam perlindungan iklim.

“Kami terus belajar dari pengalaman dan mengembangkan pendekatan demi memberikan manfaat bagi lingkungan, kesempatan ekonomi melalui kesempatan kerja dan pembangunan infrastruktur, sekaligus memberikan faedah bagi masyarakat lokal,” tutur Anderson Tanoto di Berita Satu.

Agar RER bisa berjalan sukses, RGE menggandeng masyarakat sekitar. Mereka tahu persis peran warga lokal akan sangat signifikan dalam perlindungan alam. Oleh karena itu, RER juga melibatkan warga setempat yang berdomisili di sekitar Semenanjung Kampar dan Pulau Padang.

Ada sejumlah langkah yang dilakuan oleh RGE. Grup yang dulu pernah bernama Raja Garuda Mas ini memastikan terjaganya praktik tradisional dalam kegiatan memancing ikan dan mengumpulkan madu. Selain itu, mereka juga menciptakan sumber penghasilan dan kegiatan bisnis skala kecil. Hal ini penting karena tuntutan ekonomi kerap menjadi pendorong pemanfaatan hutan secara tidak bertanggung jawab.

Tak kalah penting juga RGE aktif melakukan pendidikan supaya masyarakat memahami pentingnya upaya konservasi dan perlindungan keanekaragaman hayati. Hal itu dibarengi dengan beragam upaya peningkatan ekonomi lokal sebagai bukti bahwa kegiatan konservasi mampu menciptakan kesejahteraan.

Diharapkan semua kegiatan yang dilakukan Royal Golden Eagle dalam RER mampu berjalan maksimal. Sebab, hasilnya tidak hanya dinikmati oleh warga sekitar maupun RGE. Semua rakyat Indonesia akan menikmati buahnya karena keseimbangan iklim ikut terjaga seiring fungsi dan peran lahan gambut yang membaik.

Ini 5 Tempat Wisata Tersembunyi di Bukittinggi yang Paling Mengagumkan

0

Sebagai kota terindah di Indonesia, Bukittinggi menyimpan tempat wisata tersembunyi dengan lanskap mengagumkan. Meski harus menempuh waktu perjalanan lebih dari 50 menit, banyak travelers yang berkunjung ke sana. Keunikan, keindahan, dan sisi eksotis seakan menyatu di kawasan tersebut.

Tempat mana sajakah yang jarang terjamah orang, tetapi memiliki pemandangan menawan? Berikut ini ada 5 surga tersembunyi dengan panorama instagramble.

  1. Tarusan Kamang

Didominasi pepohonan dan hamparan rumput, Danau Tarusan Kamang ikut menghijau. Seolah, kawasan wisata air ini menjadi cermin bagi tumbuhan di sekitarnya. Namun, pemandangan tersebut akan hilang pada waktu yang tidak bisa ditentukan. Pastinya, ketika itu, air danau mengering sehingga hanya terlihat lapangan rumput hijau.

Karena fenomena itulah, Tarusan Kamang dijuluki danau bermuka dua. Air tanah yang mendadak naik, lantas membasahi seluruh rerumputan. Lambat laun, air tersebut menutupi permukaannya. Penasaran dengan keunikan tempat ini? Berarti, Anda harus menempuh perjalanan selama 30 menit dari pusat kota ke arah Bukit Barisan.

  1. Telaga Dewi

Anda pernah mendaki Gunung Singgalang? Sempatkan mampir ke Telaga Dewi di Puncak Singgalang. Para pendaki kerap menyebut tempat ini sebagai surga tersembunyi. Hal itu karena Telaga Dewi menawarkan lanskap danau berair yang tampak membiru jika terkena pantulan sinar matahari.

Bagi para petualang, Telaga Dewi menjadi oase manakala kelelahan selama pendakian. Pasalnya, jalur menuju kawasan ini tergolong terjal, kadang berbatu, serta ditumbuhi rumput riang-riang. Namun, letih itu kelak terbayar oleh panorama indah di sekitar Telaga Dewi.

  1. Air Terjun Langkuik Tinggi Malalak

Sekitar 54 menit dari pusat Kota Bukittinggi, Anda akan menemukan surga kecil yang jatuh ke bumi. Orang menyebutnya, Air Terjun Langkuik Tinggi. Dengan menyuguhkan lima curug sekaligus, tempat ini terlihat sangat indah.

Air terjunnya jatuh dari tebing bebatuan yang tinggi dan curam. Di samping kanan dan kiri curug terdapat aneka flora berwarna hijau. Jika memungkinkan, Anda bisa menempuh perjalanan sampai ke air terjun kelima. Selain itu, di tempat ini juga ada sebuah sungai jernih dengan arus deras.

  1. Lembah Harau

Terletak di pedalaman Kecamatan Harau, sekitar 1,5 jam dari Kota Bukittinggi, tempat ini menawarkan panorama alam instagramable. Air terjun dengan ketinggian 100 meter dan bebatuan granit aneka warna merupakan lanskap utama di Lembah Harau. Tinggi batu granit tersebut kurang lebih 100-500 meter. Sebagian permukaannya tertutupi pohon yang tampak hijau dari kejauhan.

  1. Taruko Cafe Bukittinggi

Anda suka petualangan? Menyusuri jalan menuju Taruko Cafe Bukittinggi merupakan pilihan terbaik. Pasalnya, jalur tersebut menyuguhkan panorama perbukitan dan Ngarai Sianok yang menawan.

Ketika tiba di Taruko Cafe Bukittinggi, Anda akan disuguhi pemandangan yang unik. Interior kafe ini terbuat dari kayu dengan ornamen bergaya etnik. Menariknya lagi, atap rumah makan tersebut berbentuk lancip khas Padang. Jadi, meski tersembunyi, Taruko Cafe menjadi salah satu tempat wisata paling diminati.

Apakah sudah menentukan pilihan ke mana mesti memulai perjalanan? Sesungguhnya, lima tempat wisata tersebut sangat sayang jika dilewatkan. Pastikan Anda bisa menjelajahi semuanya, ya.

Nah, kalau soal pilihan tempat menginap, jangan khawatir karena ada Airy Rooms. Situs ini menawarkan ratusan kamar hotel murah di Bukittinggi dengan tujuh fasilitas mumpuni. Mulai dari televisi, AC, peralatan mandi, shower air hangat, tempat tidur bersih, dan koneksi WiFi secara gratis. Selain itu, proses booking kamarnya mudah, lho. Anda dapat menggunakan Apple Apps, Android, atau PC untuk mengakses form pemesanannya.

Artikel Menarik

daftar film kungfu jet li

Daftar Film Kungfu Jet Li Terbaik yang Harus Kamu Tonton

0
Jet Li adalah salah satu legenda seni bela diri di dunia, film-filmnya telah mencapai kepopuleran yang luarbiasa selama lebih dari empat dekade. Dia membuat...