Pekanbaru adalah ibu kota dari Provinsi Riau dan menjadi salah satu kota paling sibuk di Pulau Sumatra selain Medan dan Palembang. Sebagai kota terbesar di provinsi Riau tentunya Pekanbaru memiliki daya tarik yang sangat beragam. Mulai dari kulinernyal yang lezat seperti roti canai, roti jala, lempok durian dan banyak lagi jajanan khas di Pekanbaru. Juga untuk destinasi wisata, Pekanbaru memiliki beragam destinasi mulai dari pegunungan hingga bangunan bersejarah yang cocok dijadikan sebagai tempat menghabiskan waktu dengan orang yang istimewa.
Destinasi Wisata di Pekanbaru
Wahana wisata air yang cukup terkenal di Pekanbaru adalah Riau Fantasi, lalu ada Taman Rekreasi Alam Mayang yang sangat cocok untuk menghilangkan stress karena alamnya yang masih asri, lalu ada Taman Agro Sei Pinang yang memiliki banyak spot cantik untuk foto-foto, balai terbuka, kolam pancingan, dan flying fox.
Untuk wisata sejarah, Pekanbaru memiliki destinasi Istana Siak Indrapura yang merupakan peninggalan istimewa kesultanan Siak di masa lalu. Bangunan megah berwarna putih ini seolah menjadi kunjungan wajib ketika berkunjung ke Riau. Ragam peninggalan sultan bisa kita lihat di sini dan masih terawat dengan baik. Berikutnya ada Candi Muara Takus yang merupakan salah satu candi Budha yang istimewa. Candi ini sangat unik dan cukup direkomendasikan untuk dikunjungi.
Akomodasi di Pekanbaru
Sebagai Ibu Kota Provinsi, Pekanbaru sudah memiliki akomodasi yang lengkap untuk menyambut para pengunjung yang datang. Karena bagaimanapun ketika kita berlibur, bukan hanya tempat wisata yang harus dipilih namun tentu saja hotel pun harus mempunyai pilihan yang cocok. Hal itu sangat penting karena bisa membuat liburan semakin menyenangkan. Memilih hotel yang nyaman dan sesuai budget adalah yang paling penting, dan pastikan cocok dengan kebutuhan.
Jika anda berwisata di kota Pekanbaru di rekomendasikan untuk bermalam di Hotel Aryaduta. Hotel Murah di Pekanbaru ini memiliki pelayanan yang luar biasa
Kelebihan Hotel Aryaduta Pekanbaru.
1. Letak Strategis dan mudah untuk menjangkau pusat keramaian Pekanbaru.
2. Fleksibel dalam Pembatalan dan Perubahan sehingga kita tidak khawatir jika ingin mengcancel ataupun menjadwal ulang reservasi kamar hotel.
2. Upgrade gratis ke tipe kamar berikutnya jika masih tersedia, sehingga kita dapat menikmati upgrade kamar secara gratis jika type kamar tersebut masih tersedia.
3. Check out sampai jam 4 sore jika masih tersedia.
4. Menjamin harga terjangkau apalagi dengan adanya promo yang menarik.
Nah tunggu apalagi, ayo berkunjung ke Pekanbaru dan nikmati ragam kuliner yang memanjakan lidah, destinasi wisata yang menakjubkan serta akomodasi lengkap yang membuat liburan semakin sempurna.
Bulan Ramadan tanpa terasa sudah berlangsung seminggu lebih, alhamdulilahnya tahun ini kita bisa menjalaninya dengan lebih leluasa. Pandemi yang selama ini membatasi kegiatan sudah semakin mereda. Syiar di mesjid kembali semarak, tarawih dan pengajian kembali digelar menjadikan ramadan vibes semakin terasa.
Salah satu tradisi yang sangat lekat dengan ramadan adalah Bukber alias buka puasa bersama. Bukber bukan hanya sekedar bertemu dan makan bareng tetapi lebih dari itu juga sebagai ajang untuk mempererat hubungan silaturahmi.
Jadwal Bukber biasanya sudah berdatangan memasuki minggu kedua ramadan, undangan berbuka dengan teman lama, rekan kerja juga keluarga terkadang membuat kita bingung untuk mengaturnya agar tidak berlangsung berbarengan. Jika sudah begini sebaiknya kita harus membuat skala prioritas, kita tidak perlu mengiyakan semua undangan bukber yang datang.
Lalu sudah ada rencana buka bersama belum nih? Nah jika masih bingung mau bukber dimana, kamu yang berada di sekitar jawa timur bisa mempertimbangkan untuk mengambil promo buka puasa di hotel Surabaya 2022. Beberapa hotel berbintang di Surabaya seperti Hotel JW Marriot, Hotel Majapahit, dan Hotel Mercure Grand Mirama menyediakan ragam menu berbuka dengan tema Buffet Nusantara yang familiar di lidah kita. Ini tentunya akan membuat momen berbuka kita semakin seru dan mengasyikan.
Bila ingin menikmati suasana berbeda yang tidak hanya sekedar berbuka puasa, kita bisa lanjut Pesan hotel terdekat & penginapan murah harga promo. Gunakan aplikasi tiket.com untuk menemukan beragam tawaran menginap di hotel dengan tarif yang terjangkau. Ini tentunya akan menjadi pengalaman yang menyenangkan staycation ditengah bulan ramadan.
Rencanakan Libur Lebaran Ke Bali
Kabar baik lainnya yang datang di ramadan tahun ini adalah Pemerintah menetapkan cuti bersama selama 4 hari mulai dari tanggal 29 April, 4,5, dan 6 Mei. Dengan libur lebaran yang berlangsung cukup panjang ini maka tidak ada salahnya untuk merencanakan liburan ke Bali.
Bagaimanapun Pulau Dewata Bali masih menjadi tujuan utama liburan yang menawarkan beragam tujuan wisata dengan dukungan akomodasi yang lengkap. Mulai dari pantainya yang indah, pesona pegunungan dan air terjunnya, dan tentu saja keunikan tradisinya yang masih kuat. Sewa villa murah di Bali dengan kolam renang akan membuat libur lebaran tahun ini lebih memorable.
Destinasi Wisata favorit di Bali untuk Liburan Lebaran
Pantai Kuta
Pantai kuta adalah destinasi yang paling terkenal yang ada di Pulau Bali. Rasanya jika tidak mengunjunginya belumlah afdol berwisata di Bali. Pantai pasir putihnya dengan deburan ombaknya sungguh sangat indah. Vitamin Sea yang membuat pikiran kembali fresh dan segar. Ketika sore beranjak, kita bisa menyaksikan matahari terbenam dengan anggunnya.
Bali Safari and Marine Park
Mengenalkan aneka satwa kepada anak-anak dengan mengunjungi Bali Safari Park akan menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi mereka. Destinasi seluas 40 hektar dengan koleksi satwa hingga 400 satwa ditambah dengan berbagai pertunjukan dan show binatang yang wajib ditonton membuatnya sebagai destinasi wisata yang sangat lengkap. Selain itu terdapat juga berbagai Spot foto yang menarik.
Desa Adat Penglipuran
Ini adalah salah satu desa adat di Bali yang rekomended untuk dikunjungi. Desa Penglipuran terletak di Kabupaten Bangli, tepatnya Bali bagian timur, satu wilayah dengan Kintamani dan Gunung Batur.
Salah satu keunggulan desa ini adalah tradisinya yang sangat kental sehingga kita bisa merasakan kehidupan Bali yang masih asli. Kebersihannya sangat terjaga sehingga dinobatkan sebagai desa terbersih di dunia.
Tanah Lot
unsplash
Tanah Lot bisa dicapai dari Denpasar dengan jarak hanya 20 kilometer saja. Di Tanah Lot kita bisa melihat pemandangan yang sangat epik, mulai dari pantai, tebing, pura, taman dan ada pusat cindera mata yang siap untuk kita pilih sebagai oleh-oleh.
Pantai Pendawa
Pulau Bali memiliki banyak sekali pantai yang indah, salah satunya adalah Pantai Pendawa. Ini adalah pantai dengan pasir putih yang menawan terletak di Kabupaten Badung. Berjarak sekitar 20,6 kilometer dari Denpasar. Pantai ini menawarkan beragam aktifitas seperti kayaking, kanoing, surfing atau hanya bersantai juga sama menyenangkannya.
Kawasan Garuda Wisnu Kencana
Ini adalah kawasan yang sangat luas dengan patung Raksasa Garuda Wisnu kencana yang sangat epik. Untuk menjelajahinya kita harus menyewa mobil yang sudah disediakan. Ada museum dibagian bawahnya untuk mengetahui proses pembuatan dan literatur tentang tradisi Bali.
Ada juga beragam atraksi tari Bali, seperti Kecak pada jam-jam tertentu. Disini juga terdapat tempat menjual oleh-oleh dan souvenir khas Bali.
Pura ulun Danu
unsplash
Pura ulun Danu terletak di kawasan Bedugul Bali sebelah Utara yang berjarak sekitar 54 kilometer dari Denpasar. Disini kita bisa melihat pura dengan arsitektur khas Bali dengan latar danau Beratan dan pegunungan yang sangat indah. Cuacanya juga sejuk sehingga begitu nyaman untuk dikunjungi. Ada banyak restoran spot foto dan wahana bermain bagi anak-anak yang akan membuat mereka merasa betah disini.
Pasar Seni Sukawati
Setelah puas berjalan-jalan, maka ini waktunya untuk berbelanja oleh-oleh untuk dibawa pulang. Mengunjungi Pasar Seni Sukawati akan menjadi destinasi terakhir yang sangat pas untuk menutup rangkaian wisata di Bali.
Pasa Seni Sukawati terletak di Kabupaten Gianyar, berjarak sekitar 28 kilometer dari Bandara Ngurah Rai. Disini kita bisa menemukan berbagai cinderamata khas bali mulai dari gelang, kalung, kain hingga pakaian khas Bali.
Kesimpulan
Mengingat liburan yang panjang dan baru saja lepas dari pandemi, rasanya akan banyak sekali traveler yang akan menuju ke Bali. Libur lebaran ke Bali tahun ini bisa jadi adalah peak season atau puncaknya liburan. Untuk itu kita bisa mulai menyusun rencana dari sekarang, cari tiket pesawat dan booking hotel bisa menggunakan aplikasi Tiket.com sehingga lebih mudah dilakukan.
Jika dirawat, ia akan menjadi sahabat, namun kalau dirusak, ia akan berbalik merugikan. Begitulah peran lahan gambut bagi kita umat manusia. Oleh karena itu, sudah seharusnya kita selalu menjaganya dengan baik. Inilah yang kini tengah dilakukan olehRoyal Golden Eagle (RGE) dengan mencanangkan program Restorasi Ekosistem Riau (RER).
Lahan gambut ternyata memiliki peran yang sangat signifikan bagi kelangsungan hidup manusia. Area ini bisa menjadi cadangan air yang berlimpah. Bayangkan saja, jika masih berfungsi normal dan belum rusak, lahan gambut mampu menyimpan air antara 0,8 hingga 0,9 m3/m3. Bukan hanya itu, lahan gambut diketahui sangat berpengaruh terhadap keseimbangan iklim. Area unik ini bisa menyimpan karbon. Namun, jika rusak akibat kebakaran misalnya, hal yang terjadi sebaliknya. Karbon akan mereka lepaskan ke udara. Dampaknya fatal. Efek rumah kaca semakin meningkat dan mendorong suhu bumi terus naik.
Royal Golden Eagle tahu persis hal tersebut. Maka, mereka rela menggulirkan RER yang sejatinya tidak mudah dilakukan. Maklum saja, selain kedua peran tersebut, lahan gambut diketahui menyimpan keanakeragaman hayati yang luar biasa dan menjadi habitat alami beragam flora serta fauna. Berbagai alasan itu sudah cukup untuk membuat grup yang dulu bernama Raja Garuda Mas tersebut segera mengambil langkah strategis. Patut diketahui, oleh pendirinya, Sukanto Tanoto, RGE diharapkan untuk ikut aktif dalam menjaga keseimbangan iklim. Hal itu bahkan digariskannya sebagai prinsip kerja di semua unit usaha Royal Golden Eagle. Langkah RGE ini terbilang unik. Pasalnya, sebagai grup yang memanfaatkan sumber daya alam, perusahaan seperti Royal Golden Eagle ini sering dianggap tidak memerhatikan kelestarian alam. Namun, kenyataan yang terjadi sebaliknya. RER yang mereka gagas adalah bukti nyatanya.
Korporasi yang dulu bernama awal Raja Garuda Mas ini mulai mencanangkan RER pada 2013. Mereka bekerja sama dengan sejumlah pihak seperti Flora & Fauna International, Bidara, dan The Nature Conservancy untuk menjalankannya. Sejumlah institusi tersebut dipilih oleh RGE karena dinilai kompeten dalam perlindungan dan pelestarian alam. Pada dasarnya, RER merupakan upaya perlindungan dan perbaikan area lahan gambut yang sudah rusak. RGE secara khusus memfokusnya di salah satu hutan gambut terluas di Asia Tenggara yang terletak di Semenanjung Kampar dan Pulau Padang yang ada di Provinsi Riau. Luas area yang direstorasi oleh RGE juga sangat luas. Mereka menangani lahan seluas 150 ribu hektare. Melalui program RER, area yang perannya sudah menurun tersebut hendak dipulihkan seperti sedia kala.
RGE mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Indonesia dalam melaksanakan RER. Mereka mendapat izin restorasi ekosistem di sana selama 60 tahun dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup. Kurun waktu tersebut hendak dimanfaatkan secara maksimal oleh Royal Golden Eagle untuk memulihkan fungsi dan peran lahan gambut di sana. Supaya proses pemulihan hutan gambut di Semenanjung Kampar dan Pulau Padang berjalan dengan baik, RGE melakukan empat tahap di dalam RER. Pertama mereka melakukan perlindungan terlebih dulu. Areanya dijaga dari ancaman tangan-tangan tak bertanggung jawab yang kerap menjadi perusak hutan.
Dalam hal ini, peran Royal Golden Eagle dalam melindungi kelestarian alam kian kentara. Sebab, seiring dengan proses restorasi, dalam RER, RGE juga melakukan konservasi terhadap 400 ribu area hutan gambut lainnya. Selanjutnya, RGE melakukan riset dan penelitian. Hal ini menjadi modal dalam melakukan tindakan selanjutnya di dalam RER yakni proses restorasi. Ini yang tidak mudah dilakukan. Butuh kesabaran ekstra dan kerja keras dalam mengembalikan fungsi dan peran hutan yang sudah menurun.
Adapun tahap terakhir adalah pengelolaan lahan. Ini juga butuh komitmen dan keseriusan. Pasalnya, tidak mudah untuk mengelola lahan gambut. Ambil contoh tentang pengaturan air. Lahan ini tidak boleh kering supaya tidak mudah terbakar sehingga aliran air harus terus-menerus dipantau tanpa henti.
Akan tetapi, Royal Golden Eagle memang sudah berkomitmen untuk mengembalikan peran dan fungsi lahan gambut di Semenanjung Kampar seperti sedia kala. Mereka membuktikannya dengan mengucurkan investasi sebesar 100 juta dollar Amerika Serikat selama sepuluh tahun ke depan untuk pelaksanaan RER sejak 2015. Royal Golden Eagle mengikuti ajang konferensi tingkat tinggi dalam perlindungan alam dunia, COP21 di Paris, Prancis, pada Desember 2015 lalu. Di hadapan pihak-pihak yang berkiprah dalam perlindungan alam dunia, RGE menandaskan komitmennya.
“Komitmen ini menggambarkan bahwa pihak swasta juga memiliki andil secara nyata, bukan hanya ikrar, tapi dengan benar-benar menunjukkan hasil,” kata Managing Director APRIL Group Indonesia, Tony Wenas, seperti dikutip dari Berita Satu.
RGE bertekad melakukannya karena tahu persis kondisi lahan gambut. Area ini merupakan kawasan yang “sensitif” sehingga sangat membutuhkan perlindungan. Secara khusus, lahan gambut di Semenanjung Kampar tersebut juga menjadi habitat sejumlah fauna yang keberadaannya terancam. Lihat saja di sana ditemukan Macan Sumatera, Beruang Madu, dan sejumlah spesies kucing hutan yang langka.
Sejak mulai dilakukan hingga sekarang, dampak positif RER mulai terlihat. Area tersebut bebas dari kebakaran. Padahal, pada tahun 2015 terjadi musim kering yang parah di kawasan Asia Tenggara.
Selain itu, kawasan terlindungi yang seluas enam kali Singapura tersebut mulai “hidup” kembali. Hal tersebut tergambar dari penemuan sejumlah fauna langka yang terekam kamera jebakan pengelola RER. Ini menandakan fungsi dan peran kawasan Semenanjung Kampar sebagai habitat alami sejumlah fauna perlahan-lahan mulai kembali normal.
Hasil menggembirakan tersebut semakin menambah semangat RGE untuk melaksanakan RER. Menurut Direktur Royal Golden Eagle, Anderson Tanoto, langkah yang diambil pihaknya ini merupakan perwujudan nyata dari prinsip kerja perusahaan. Royal Golden Eagle ingin memberi manfaat kepada pihak lain khusus masyarakat dan negara. Bersamaan dengan itu, RGE juga berkiprah aktif dalam perlindungan iklim.
“Kami terus belajar dari pengalaman dan mengembangkan pendekatan demi memberikan manfaat bagi lingkungan, kesempatan ekonomi melalui kesempatan kerja dan pembangunan infrastruktur, sekaligus memberikan faedah bagi masyarakat lokal,” tutur Anderson Tanoto di Berita Satu.
Agar RER bisa berjalan sukses, RGE menggandeng masyarakat sekitar. Mereka tahu persis peran warga lokal akan sangat signifikan dalam perlindungan alam. Oleh karena itu, RER juga melibatkan warga setempat yang berdomisili di sekitar Semenanjung Kampar dan Pulau Padang.
Ada sejumlah langkah yang dilakuan oleh RGE. Grup yang dulu pernah bernama Raja Garuda Mas ini memastikan terjaganya praktik tradisional dalam kegiatan memancing ikan dan mengumpulkan madu. Selain itu, mereka juga menciptakan sumber penghasilan dan kegiatan bisnis skala kecil. Hal ini penting karena tuntutan ekonomi kerap menjadi pendorong pemanfaatan hutan secara tidak bertanggung jawab.
Tak kalah penting juga RGE aktif melakukan pendidikan supaya masyarakat memahami pentingnya upaya konservasi dan perlindungan keanekaragaman hayati. Hal itu dibarengi dengan beragam upaya peningkatan ekonomi lokal sebagai bukti bahwa kegiatan konservasi mampu menciptakan kesejahteraan.
Diharapkan semua kegiatan yang dilakukan Royal Golden Eagle dalam RER mampu berjalan maksimal. Sebab, hasilnya tidak hanya dinikmati oleh warga sekitar maupun RGE. Semua rakyat Indonesia akan menikmati buahnya karena keseimbangan iklim ikut terjaga seiring fungsi dan peran lahan gambut yang membaik.
Tasikmalaya adalah kota yang sangat dinamis di Jawa Barat. Kota yang memiliki julukan sebagai “mutiara priangan timur” ini diberkahi alam yang indah sehingga memiliki berbagai destinasi wisata yang menarik. Mulai dari pegunungan, hingga pantai bisa kita temukan di Tasikmalaya. Bahkan tidak hanya itu, wisata belanja dan budaya juga bisa kita temukan disini.
Bagi kamu yang sedang berkunjung ke Tasikmalaya, inilah dia destinasi wisata yang harus kamu kunjungi.
Destinasi wisata di Tasikmalaya.
Gunung Galunggung
Salah satu destinasi wisata unggulan Tasikmalaya adalah gunung Galunggung. Jaraknya hanya sekitar 20 kilometer dari pusat kota Tasik, akses jalannya sudah cukup baik sehingga bagi para wisatawan yang mau datang tidak perlu khawatir. Disini kita bisa naik ke atas kawah Gunung Galunggung dan menikmati view kota Tasik dari atas ketinggian. Namun yang perlu diperhatikan adalah persiapkan fisik, karena untuk bisa ke puncak kita harus menapaki ratusan anak tangga yang curam.
Ada dua tangga yang bisa dipilih, yakni tangga kuning berjumlah 620 tangga dan tangga biru berjumlah 512 tangga. Walaupun tangga biru lebih sedikiti memiliki anak tangga, tetapi ternyata kecuramannya bisa dibilang ekstrim. Saya sendiri ketika menaiki tangga ini cukup kerepotan dan terengah-engah bahkan beberapa kali berhenti untuk mengambil nafas. Setelah berada di puncak rasanya sangat lega dan melihat pemandangan yang luas ke arah kota Tasik.
Selepas naik ke kawah, jangan langsung pulang tetapi mampir dahulu ke pemandian air panas yang berada di bagian bawah destinasi wisata ini. Berendam dan relaksasi sejenak akan kembali menyegarkan tubuh. Ada beberapa pilihan kolam rendam, bahkan ada yang berbentuk kamar mandi privat.
tangga biru galunggung
Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pada gelaran agenda wisata tahunan bertajuk “Memories of Galunggung“, sebuah acara yang dimaksudkan untuk memperingati kejadian meletusnya gunung ini pada tahun 1982. Berbagai kegiatan menarik digelar mulai dari Glamping, Festival Budaya, hingga Galunggung Coffeecamp yang pastinya akan seru untuk di ikuti. Dan pada 2019 ini sepertinya ada penataan yang sedang dilakukan, dan semoga kedepannya Galunggung semakin menarik untuk dikunjungi.
Karang Resik
Karang Resik adalah destinasi wisata yang sudah cukup melegenda di Tasikmalaya, terkenal di era 90an dan sempat tenggelam di sekitar tahun 2000an kini Karang Resik kembali dengan konsep lebih modern dan kekinian. Dibangun spot-spot foto instagenik untuk menarik pengunjung milenial. Selain ity Taman wisata seluas 32 hektar ini juga dilengkapi dengan sejumlah wahana seperti wisata air, museum 3D, rumah pohon, farm house, flying fox melintasi Sungai Citanduy, bahkan agro wisata.
Karang resik cocok bagi tempat destinasi wisata keluarga, tiket masuknya hanya 15ribu rupiah dan letaknya tidak jauh dari pusat kota Tasik.
Pantai di Tasikmalaya
Tasikmalaya memiliki garis pantai yang eksotik, namun sayang belum banyak dikembangkan secara serius oleh pemerintah setempat. Setidaknya terdapat beberapa pantai yang terletak disini mulai dari Cipatujah, Sindangkerta dan Pantai Karang Tawulan. Susananya masih cukup sepi dan tidak banyak pengunjung, tiket masuk juga sangat terjangkau. Namun untuk mencapainya dari pusat kota Tasik membutuhkan waktu yang cukup lama, yakni sekitar 2 jam lebih dengan jarak sekitar 71 kilometer.
Di pantai ini kita bisa menikmati pantai yang indah dengan debur ombak yang berkejaran. Jika perut keroncongan, terdapat warung yang menyediakan sajian seafood yang akan terasa cocok sambil menikmati pantai ke laut lepas.
Kampung Naga
Ingin detinasi yang berbeda ?, Tasikmalaya juga mempunyai destinasi wisata dengan kearifan lokal yang sangat menarik, yakni Kampung Naga. Kampung yang masih memegang teguh adat tradisi ini terletak di Salawu Tasikmalaya dan berjarak sekitar 30kilometer dari pusat kota Tasik. Disini bangunan rumah warga masih berupa rumah panggung yang sederhana. Atapnya dari ijuk dan dindingnya dari anyaman bambu, sebuah gambaran kehidupan yang sangat bersahaja.
Pengunjung bisa belajar budaya setempat, karena Kampung Naga masih memiliki kearifan lokal yang terjaga dengan baik. Disini kita juga bisa membeli cendera mata khas yang sungguh unik.
Ke Tasikmalaya kini Bisa Naik Pesawat.
Destinasi menarik Tasikmalaya ini sayangnya belum banyak diketahui oleh khalayak ramai. Lokasi adalah salah satu alasan kenapa kota ini nampak kurang diminati oleh para wisatawan dari Jakarta maupun Bandung. Jika memakai transportasi mobil, dibutuhkan waktu yang lumayan panjang dan seringkali arus lalu lintas tersendat kemacetan di daerah Gentong dan Nagreg. Begitupun jika memilih transportai Kereta Api, dibutuhkan waktu setidaknya 7 jam.
Namun kini Traveling ke Tasikmalaya semakin mudah berkat dibukanya akses transportasi udara ke kota ini. Bagi kamu yang berasal dari Jakarta, bisa langsung menuju Tasikmalaya hanya dengan durasi terbang 55 menit saja. Maskapai yang melayani penerbangan ini adalah Wings Air dengan pesawat ATR 70 dan berangkat dari Bandara Halim Perdanakusumah menuju Bandara Wiradinata Tasikmalaya. Harganya cukup terjangkau, berada di kisaran 500 ribuan sekali jalan.
Tiket Pesawat bisa dipesan dengan mudah melalui aplikasi online Pegipegi. Asyiknya terbang dengan Pegipegi adalah karena sudah dilengkapi dengan Travel Protection yang merupakan asuransi Penerbangan baik domestik maupun internasional. Dengan adanya fitur ini maka penumpang akan merasakan perjalanan yang aman dan terjamin karena sudah diberikan berbagai jenis perlindungan untuk bahkan dari kemungkinan keterlambatan penerbangan atau delay sekalipun.
Selain destinasi wisata diatas, masih ada yang lain seperti Situ Gede, Tonjong Canyon, Pasir Kirisik dan Wahana air artifisial seperti Teejay Waterpark. Dan, jangan dilupakan juga bahwa Tasikmalaya adalah tempat berbelanja bagi produk seperti bordir, anyaman dan kelom geulis yang legendaris.
Nah, yang pasti jika kamu ke berkunjung ke Tasikmalaya akan banyak sekali destinasi menarik dan sayang untuk dilewatkan begitu saja. Jadi kapan nih kamu akan ke Tasikmalaya ?.
Jet Li adalah salah satu legenda seni bela diri di dunia, film-filmnya telah mencapai kepopuleran yang luarbiasa selama lebih dari empat dekade. Dia membuat...