Traveling

Beranda Traveling Halaman 4

Lucy in the Sky, Pilihan Wisata Kuliner Malam Hari di Jakarta

0

Selama ini orang lebih mengenal Lucy in the Sky sebagai tempat nongkrong anak-anak muda lengkap dengan dentuman musik yang memekakkan telinga. Tapi siapa sangka, dibalik citranya tersebut, cafe yang berada di kawasan Sudirman Jakarta ini merupakan pilihan wisata kuliner bagi warga Ibukota, khususnya di malam hari.

Cafe ini boleh dibilang cukup ramah. Meskipun disukai anak-anak muda sebagai tempat mangkal, namun sama sekali tidak ada kesan “urakan”. Banyak orang lebih memilih menu khas Lucy in the Sky, karena bisa sambil menikmati pemandangan kebun hijau di sekitar restoran.

Cafe Lucy in the Sky
Tidak salah jika warga Jakarta menjadikan cafe ini sebagai destinasi wisata kuliner di malam hari. Restoran ini menawarkan pesona keindahan yang sangat menarik untuk dikunjungi. Wahana wisata di cafe ini juga cocok untuk mengisi liburan kamu.

Nuansa pemandangan yang indah di tengah Ibukota, suasananya yang hangat dan nyaman, serta sajian menu makanannya yang menggoda selera, menjadikan cafe ala Barat ini makin digandrungi kawula muda. Berikut review selengkapnya.

1. Daya Tarik
Yang menjadi daya tarik dari cafe ini adalah konsepnya yang cukup unik. Cafe & Bar ini tidak hanya menawarkan sajian menu istimewa, namun juga menawarkan wahana wisata malam hari. Layak, jika Lucy in the Sky menjadi salah satu rooftop bar paling populer di Jakarta.

Cafe ini menjadi tempat favorit untuk nongkrong anak gaul dan kaum milenial di Jakarta karena menyuguhkan live music yang seru. Spot wisata ini juga dikenal hanya untuk kalangan terbatas, karena tempat dan sajian menunya yang cukup mewah dan mahal.

Desain interiornya juga membuat pengunjung makin betah nongkrong di cafe yang mengusung konsep green house ini. Suasananya pun lebih adem, karena cafe ala resto ini didesain layaknya sebuah garden party. Kamu pun akan merasakan seperti di sebuah taman dengan tanaman hijau di sekitar cafe.

Bagi yang ingin menikmati pemandangan kota di malam hari, disediakan bar panjang dengan kursi dan deretan sofa. Untuk kamu yang ingin mengambil gambar city view, sebaiknya ambil tempat duduk di pinggiran rooftop.

Selain mengambil foto, pengunjung bisa lebih santai sambil menikmati makanan dan minuman yang dipesan. Di pinggiran rooftop, kamu bisa melihat alam terbuka, memandang langit dengan gedung-gedung pencakar langit yang tegak berdiri.

2. Fasilitas
Fasilitas di Lucy in the Sky Jakarta cukup lengkap, mulai area parkir kendaraan yang luas serta kamar mandi dan toilet yang bersih. Bagi pengunjung yang ingin bersantai sejenak juga disiapkan tempat untuk istirahat. Di dalam juga disediakan lantai dansa, area merokok, dan live music.

3. Daftar & Harga Menu
Restoran ini menyediakan aneka menu khas dan unik. Untuk kamu yang ingin mencoba menu unik di Lucy in the Sky, dapat memesan nasi jeruk dan sop buntut. Bagi yang suka menu ala Barat, layak dicoba rasanya Spicy Sunbathing Prawn, Pork Belly, Beef Short Ribs dan Bone Marrow Rice.
Untuk menu yang lain, kamu dapat pula mencicipi lezatnya banana cake yang dipadukan dengan potongan nanas, walnut, dan cream cheese. Untuk harganya rata-rata dibanderol Rp400.000 untuk 2 orang. Sedangkan harga 1 botol bir sekitar Rp70.000.

4. Lokasi & Jam Buka
Lokasi Lucy in the Sky berada di kawasan SCBD, Jl. Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta. Untuk sampai ke lokasi cafe juga mudah. Kamu bisa menggunakan kendaraan pribadi, taksi atau bisa pakai busway. Cafe ini dibuka setiap hari, mulai 16.00 WIB – 01.00 WIB.

Untuk kamu yang suka dunia malam, nongkrong di Lucy in the Sky layak dicoba. Suasana cafe yang environmentally friendly justru menjadi keunikan tersendiri dan banyak disukai banyak kalangan. Penasaran? Segera reservasi untuk membuktikannya.

Keistimewaan Menginap di Hotel Dekat Candi Borobudur

0

Borobudur yang merupakan salah satu dari keajaiban dunia merupakan salah satu tempat dan juga destinasi wisata yang sangat diminati oleh beberapa warga dan juga turis dunia serta turis local. Kemegahan dari candi yang merupakan salah satu tempat yang pernah di bangun pada beberapa abad silam ini memang selalu menyimpan cerita dan keindahan yang tidak pernah membosankan. Tetapi rasanya aneh jika Anda memiliki domisili yang jauh dari kota gudeg ini tetapi tidak menghabiskan beberapa malam untuk menikmati keindahan dari candi Borobudur. Bagi Anda yang ingin menikmati keindahan dari candi ini lebih maka Anda juga bisa memanfaatkan beberapa fasilitas berupa hotel dekat candi Borobudur.

Berbicara mengenai penginapan rasanya memang kurang lengkap tanpa membicarakan mengenai bintang atau juga grade dari hotel tersebut karena berkenaan atau juga memiliki hubungan dengan beberapa jenis layanan yang diberikan kepada pengunjungnya. Berikut ini adalah beberapa hotel atau juga penginapan dengan kelas bintang 4 diantaranya adalah villa Borobudur dan juga pelataran Borobudur.

Berikut ini adalah ulasan mengenai hotel bintang 4 candi Borobudur diantaranya:

1.    Villa Borobudur. Hotel ini memiliki nilai dari ulasan pengunjung sekitar 9,5 dari skala maksimal 10. Hotel ini menawarkan beberapa keindahan dan juga fasilitas yang bisa dibilang masih tradisional. Hotel ini memiliki jarak kurang lebih 0,6 kilo meter atau juga 10 menit dari candi Borobudur.
2.    Pelataran Borobudur. Hotel yang satu ini memiliki jarak kurang lebih sekitar 1,4kilo meter dari candi Borobudur. Karena lokasinya yang berada di bukit dari desa tanjungan maka Anda bisa menikmati keindahan desa dari hotel ini.

Sedangkan berikut ini adalah beberapa hotel dekat candi Borobudur yang memiliki grade atau kelas bintang 3 di sekitaran dari candi Borobudur diantaranya adalah:

1.    Rumah Boedi Private Residence. Hotel ini memiliki jarak kurang lebih 2,3 kilo meter dari candi Borobudur. Hotel ini mendapatkan nilai 8 dari skala 10 mengenai tingkat dari kepuasan pengunjungnya.
2.    Jaolan Jalan Homestay. Hotel ini memiliki jarak yang lebih dekat dari pada hotel bintang 3 di atas. Jarak antara hotel ini dengan candi Borobudur adalah sekitar 1,8 kilo meter saja.
3.    Saraswati Borobudur.

Kepraktisan di Neo Kuta Jelantik

0

Berbicara mengenai Bali maka akan tahu mengenai Neo Kuta Jelantik yang merupakan salah satu hotel yang cukup terkenal di Bali. Hotel ini akan membuat anda dengan mudah menemukan beberapa tempat yang ada di Bali. Ini adalah hotel yang cukup memiliki banyak fasilitas dan juga banyak lokasi disekitarnya yang akan membantu kita dalam melakukan liburan. Liburan di Bali memang menjadi favorit bagi banyak orang karena akan memiliki banyak tempat yang sesuai dengan keinginan anda.

Ada beberapa tempat di sekitar hotel ini yang bisa anda jelajahi. Ini merupakan tempat yang menjadi favorit bagi beberapa orang yang memang ingin berlibur di Bali. Anda tidak perlu khawatir dengan tempat-tempat yang ada di sekitar hotel ini karena merupakan tempat berlibur yang menyenangkan. Ini akan sangat menjadi tempat yang bisa menjadi favorit anda. Berikut ini adalah beberapa tempat menarik tersebut antara lain:

1.    Pantai Kuta, tempat menyaksikan pemandangan matahari terbenam yang indah.
2.    Beach Walk, sebuah mall yang sangat menyuguhkan pemandangan indah di pinggir pantai.
3.    Tempat hiburan malam, akan menghibur anda yang memang suka dengan hiburan malam.
4.    Grauda Wisnu Kencana, tempat menikmati budaya yang ada di Bali.
5.    Waterpark, tempat yang menarik untuk berenang bersama keluarga.

Beberapa tempat wisata yang ada di atas akan sangat dengan mudah anda tempuh jika anda menginap di Hotel Neo ini. Ini merupakan hotel yang berada dekat dengan beberapa tempat wisata tersebut. Hal ini akan membantu anda yang akan berpergian ke tempat tersebut agar dapat dengan mudah mencapainya dan mendapatkan apa yang anda butuhkan.

Anda tidak perlu khawatir dengan beberapa fasilitas yang disediakan di hotel ini, sudah lengkap fasilitas yang dimilikinya. Mulai dari kolam renang, restoran, ruang tunggu dan antar jemput bandara. Neo Kuta Jelantik memang merupakan hotel yang baik bagi anda yang belum berkeluarga ataupun yang sudah berkeluarga. Jadi jangan ragu menginap di hotel ini yang memang akan memberikan anda pengalaman baru.

Royal Golden Eagle Selamatkan Lahan Gambut Dengan RER

0
Source: Aprildialog.com

Jika dirawat, ia akan menjadi sahabat, namun kalau dirusak, ia akan berbalik merugikan. Begitulah peran lahan gambut bagi kita umat manusia. Oleh karena itu, sudah seharusnya kita selalu menjaganya dengan baik. Inilah yang kini tengah dilakukan oleh Royal Golden Eagle (RGE) dengan mencanangkan program Restorasi Ekosistem Riau (RER).

Lahan gambut ternyata memiliki peran yang sangat signifikan bagi kelangsungan hidup manusia. Area ini bisa menjadi cadangan air yang berlimpah. Bayangkan saja, jika masih berfungsi normal dan belum rusak, lahan gambut mampu menyimpan air antara 0,8 hingga 0,9 m3/m3. Bukan hanya itu, lahan gambut diketahui sangat berpengaruh terhadap keseimbangan iklim. Area unik ini bisa menyimpan karbon. Namun, jika rusak akibat kebakaran misalnya, hal yang terjadi sebaliknya. Karbon akan mereka lepaskan ke udara. Dampaknya fatal. Efek rumah kaca semakin meningkat dan mendorong suhu bumi terus naik.

Royal Golden Eagle tahu persis hal tersebut. Maka, mereka rela menggulirkan RER yang sejatinya tidak mudah dilakukan. Maklum saja, selain kedua peran tersebut, lahan gambut diketahui menyimpan keanakeragaman hayati yang luar biasa dan menjadi habitat alami beragam flora serta fauna. Berbagai alasan itu sudah cukup untuk membuat grup yang dulu bernama Raja Garuda Mas tersebut segera mengambil langkah strategis. Patut diketahui, oleh pendirinya, Sukanto Tanoto, RGE diharapkan untuk ikut aktif dalam menjaga keseimbangan iklim.  Hal itu bahkan digariskannya sebagai prinsip kerja di semua unit usaha Royal Golden Eagle. Langkah RGE ini terbilang unik. Pasalnya, sebagai grup yang memanfaatkan sumber daya alam, perusahaan seperti Royal Golden Eagle ini sering dianggap tidak memerhatikan kelestarian alam. Namun, kenyataan yang terjadi sebaliknya. RER yang mereka gagas adalah bukti nyatanya.

Korporasi yang dulu bernama awal Raja Garuda Mas ini mulai mencanangkan RER pada 2013. Mereka bekerja sama dengan sejumlah pihak seperti Flora & Fauna International, Bidara, dan The Nature Conservancy untuk menjalankannya. Sejumlah institusi tersebut dipilih oleh RGE karena dinilai kompeten dalam perlindungan dan pelestarian alam. Pada dasarnya, RER merupakan upaya perlindungan dan perbaikan area lahan gambut yang sudah rusak. RGE secara khusus memfokusnya di salah satu hutan gambut terluas di Asia Tenggara yang terletak di Semenanjung Kampar dan Pulau Padang yang ada di Provinsi Riau. Luas area yang direstorasi oleh RGE juga sangat luas. Mereka menangani lahan seluas 150 ribu hektare. Melalui program RER, area yang perannya sudah menurun tersebut hendak dipulihkan seperti sedia kala.

RGE mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Indonesia dalam melaksanakan RER. Mereka mendapat izin restorasi ekosistem di sana selama 60 tahun dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup. Kurun waktu tersebut hendak dimanfaatkan secara maksimal oleh Royal Golden Eagle untuk memulihkan fungsi dan peran lahan gambut di sana. Supaya proses pemulihan hutan gambut di Semenanjung Kampar dan Pulau Padang berjalan dengan baik, RGE melakukan empat tahap di dalam RER. Pertama mereka melakukan perlindungan terlebih dulu. Areanya dijaga dari ancaman tangan-tangan tak bertanggung jawab yang kerap menjadi perusak hutan.

Dalam hal ini, peran Royal Golden Eagle dalam melindungi kelestarian alam kian kentara. Sebab, seiring dengan proses restorasi, dalam RER, RGE juga melakukan konservasi terhadap 400 ribu area hutan gambut lainnya. Selanjutnya, RGE melakukan riset dan penelitian. Hal ini menjadi modal dalam melakukan tindakan selanjutnya di dalam RER yakni proses restorasi. Ini yang tidak mudah dilakukan. Butuh kesabaran ekstra dan kerja keras dalam mengembalikan fungsi dan peran hutan yang sudah menurun.

Adapun tahap terakhir adalah pengelolaan lahan. Ini juga butuh komitmen dan keseriusan. Pasalnya, tidak mudah untuk mengelola lahan gambut. Ambil contoh tentang pengaturan air. Lahan ini tidak boleh kering supaya tidak mudah terbakar sehingga aliran air harus terus-menerus dipantau tanpa henti.

KESERIUSAN RGE

Source: Berita Satu

Akan tetapi, Royal Golden Eagle memang sudah berkomitmen untuk mengembalikan peran dan fungsi lahan gambut di Semenanjung Kampar seperti sedia kala. Mereka membuktikannya dengan mengucurkan investasi sebesar 100 juta dollar Amerika Serikat selama sepuluh tahun ke depan untuk pelaksanaan RER sejak 2015. Royal Golden Eagle mengikuti ajang konferensi tingkat tinggi dalam perlindungan alam dunia, COP21 di Paris, Prancis, pada Desember 2015 lalu. Di hadapan pihak-pihak yang berkiprah dalam perlindungan alam dunia, RGE menandaskan komitmennya.

“Komitmen ini menggambarkan bahwa pihak swasta juga memiliki andil secara nyata, bukan hanya ikrar, tapi dengan benar-benar menunjukkan hasil,” kata Managing Director APRIL Group Indonesia, Tony Wenas, seperti dikutip dari Berita Satu.

RGE bertekad melakukannya karena tahu persis kondisi lahan gambut. Area ini merupakan kawasan yang “sensitif” sehingga sangat membutuhkan perlindungan. Secara khusus, lahan gambut di Semenanjung Kampar tersebut juga menjadi habitat sejumlah fauna yang keberadaannya terancam. Lihat saja di sana ditemukan Macan Sumatera, Beruang Madu, dan sejumlah spesies kucing hutan yang langka.

Sejak mulai dilakukan hingga sekarang, dampak positif RER mulai terlihat. Area tersebut bebas dari kebakaran. Padahal, pada tahun 2015 terjadi musim kering yang parah di kawasan Asia Tenggara.

Selain itu, kawasan terlindungi yang seluas enam kali Singapura tersebut mulai “hidup” kembali. Hal tersebut tergambar dari penemuan sejumlah fauna langka yang terekam kamera jebakan pengelola RER. Ini menandakan fungsi dan peran kawasan Semenanjung Kampar sebagai habitat alami sejumlah fauna perlahan-lahan mulai kembali normal.

Hasil menggembirakan tersebut semakin menambah semangat RGE untuk melaksanakan RER. Menurut Direktur Royal Golden Eagle, Anderson Tanoto, langkah yang diambil pihaknya ini merupakan perwujudan nyata dari prinsip kerja perusahaan. Royal Golden Eagle ingin memberi manfaat kepada pihak lain khusus masyarakat dan negara. Bersamaan dengan itu, RGE juga berkiprah aktif dalam perlindungan iklim.

“Kami terus belajar dari pengalaman dan mengembangkan pendekatan demi memberikan manfaat bagi lingkungan, kesempatan ekonomi melalui kesempatan kerja dan pembangunan infrastruktur, sekaligus memberikan faedah bagi masyarakat lokal,” tutur Anderson Tanoto di Berita Satu.

Agar RER bisa berjalan sukses, RGE menggandeng masyarakat sekitar. Mereka tahu persis peran warga lokal akan sangat signifikan dalam perlindungan alam. Oleh karena itu, RER juga melibatkan warga setempat yang berdomisili di sekitar Semenanjung Kampar dan Pulau Padang.

Ada sejumlah langkah yang dilakuan oleh RGE. Grup yang dulu pernah bernama Raja Garuda Mas ini memastikan terjaganya praktik tradisional dalam kegiatan memancing ikan dan mengumpulkan madu. Selain itu, mereka juga menciptakan sumber penghasilan dan kegiatan bisnis skala kecil. Hal ini penting karena tuntutan ekonomi kerap menjadi pendorong pemanfaatan hutan secara tidak bertanggung jawab.

Tak kalah penting juga RGE aktif melakukan pendidikan supaya masyarakat memahami pentingnya upaya konservasi dan perlindungan keanekaragaman hayati. Hal itu dibarengi dengan beragam upaya peningkatan ekonomi lokal sebagai bukti bahwa kegiatan konservasi mampu menciptakan kesejahteraan.

Diharapkan semua kegiatan yang dilakukan Royal Golden Eagle dalam RER mampu berjalan maksimal. Sebab, hasilnya tidak hanya dinikmati oleh warga sekitar maupun RGE. Semua rakyat Indonesia akan menikmati buahnya karena keseimbangan iklim ikut terjaga seiring fungsi dan peran lahan gambut yang membaik.

Artikel Menarik

daftar film kungfu jet li

Daftar Film Kungfu Jet Li Terbaik yang Harus Kamu Tonton

0
Jet Li adalah salah satu legenda seni bela diri di dunia, film-filmnya telah mencapai kepopuleran yang luarbiasa selama lebih dari empat dekade. Dia membuat...